27 Cerita Lucu Banget Tentang Belajar

11. Cerita Lucu Belajar Lawan Kata

Kelas yang tadi ribut-ribut tanpa guru, kini menjadi sunyi. Guru Bahasa Indonesia yang paling ditakuti dan disegani oleh semua murid telah masuk ke dalam kelas. Wajahnya garang seperti harimau kelaparan.

Murid-murid: “Selamat pagi, Bu Guru!”

Bu Guru: “Mengapa bilang selamat pagi saja? Kalau begitu siang, sore dan malam kalian mendoakan saya tidak selamat ya?”

Murid-murid: “Selamat pagi, siang dan sore Bu guru..”

Bu guru: “Kenapa panjang sekali? Tidak pernah orang mengucapkan selamat seperti itu! Katakan saja selamat sejahtera, bukankah lebih bagus didengar dan penuh makna? Lagipula ucapan ini meliputi semua masa dan keadaan.”

Murid-murid: “Selamat sejahtera Bu Guru!”

Bu guru: “Sama-sama, duduk! Dengar sini baik-baik. Hari ini Bu Guru mau menguji kalian semua tentang perlawanan kata atau antonim kata. Kalau Bu Guru sebutkan perkataannya, kamu semua harus cepat menjawabnya dengan lawan katanya, mengerti?”

Murid-murid: “Mengerti Bu Guru..”

Guru: “Pandai!”

Murid-murid: “Bodoh!”

Guru: “Tinggi!”

Murid-murid: “Rendah!”

Guru: “Jauh!”

Murid-murid: “Dekat!”

Guru: “Berjaya!”

Murid-murid: “Menang!”

Guru: “Salah itu!”

Murid-murid: “Betul ini!”

Guru (geram): “Bodoh!”

Murid-murid: “Pandai!”

Guru: “Bukan!”

Murid-murid: “Ya!”

Guru (mulai pusing): “Oh Tuhan!”

Murid-murid: “Ya Hamba!”

Guru: “Dengar ini.. ”

Murid-murid: “Bicara itu..”

Guru: “Diam!!”

Murid-murid: “Ribut !!!”

Guru: “Itu bukan pertanyaan, bodoh!!”

Murid-murid: “Ini adalah jawaban, pandai!!”

Guru: “Mati aku!”

Murid-murid: “Hidup kami!”

Guru: “Saya rotan baru tau rasa!!”

Murid-murid: “Kita akar lama tak tau rasa!!”

Guru: “Malas aku ngajar kalian!”

Murid-murid: “Rajin kami belajar bu guru…”

Guru: “Kalian gila semua!!”

Murid-murid: “Kami waras sebagian!!”

Guru: “Cukup! Cukup!”

Murid-murid: “Kurang! Kurang!”

Guru: “Sudah! Sudah!”

Murid-murid: “Belum! Belum!”

Guru: “Mengapa kamu semua bodoh sekali?”

Murid-murid: “Sebab saya seorang pandai!”

Guru: “Oh! Melawan, ya??!!”

Murid-murid: “Oh! Mengalah, tidak??!!”

Guru: “Kurang ajar!”

Murid-murid: “Cukup ajar!”

Guru: “Habis aku!”

Murid-murid: “Kekal kamu!”

Guru (putus asa): “O.K. Pelajaran sudah habis!”

Murid-murid: “K.O. Pelajaran belum mulai!”

Guru: “Sudah, bodoh!”

Murid-murid: “Belum, pandai!”

Guru: “Berdiri!”

Murid-murid: “Duduk!”

Guru: “Bego kalian ini!”

Murid-murid: “Cerdik kami itu!”

Guru: “Rusak!”

Murid-murid: “Baik!”

Guru (stres): “Kamu semua ditahan siang hari ini!!”

Murid-murid: “Dilepaskan tengah malam itu!!”

Bu Guru: “???&^&*(#%!!!”


12. Cerita Lucu Belajar: Persiapan Ujian

Semar: “Gareng, bukannya besok elu ujian?”

Gareng: “Iya, bener! Emangnya kenapa, Bang? Emang ada masalah gituh?”

Semar: “Yeee, elu mah! Gua kan sebagai kakak harus ngingetin elu sebagai adik buat belajar!”

Gareng: “Emang kalo besok ujian, harus belajar gituh, Bang?”

Semar: “Elu ini gimana sih? Yaiyalah harus belajar, Garenggg!”

Gareng: “Gareng baru tau tuh, kalo mau ujian harus belajar, Bang!”

Semar: “Trus kalo nggak belajar, elu mau ngapain, Gareng?”

Gareng: “Yang Gareng tau sih dan Gareng kerjain selama ini, kalo ujian itu harus diisi, bukan dibelajarin, Bang!”

Semar bingung sama polah adik bungsunya yang bandel keblinger..


13. Cerita Lucu Belajar Memasak

Untuk mengisi waktu libur di rumah, banyak para ibu yang mengajari putrinya untuk memasak didapur. Berbagai masakan dan bumbu-bumbu yang diperlukan diajarkan oleh sang ibu kepada putrinya.

Ibu: “Nak ikuti perintah ibu ya..”

Anak: “Ya bu..”

Ibu: “Pertama taruh wajan di atas kompor terus nyalakan kompornya., setelah itu tuang minyak ke wajan jangan terlalu banyak..”

Anak: “Ya sudah bu..”

Ibu: “Setelah panas masukan bawang merah yang sudah diiris.. tunggu sampe matang baru masukan bumbu halus..”

Anak: “Ya sudah bu..”

Ibu: “Kalau sudah tunggu sebentar.. sampai bumbu matang dan baunya harum.. kalau sudah masukan santannya..”

Anak: “Iya sudah bu..”

Ibu: “Aduk-aduk sampai santan mendidih..”

Anak: “Sudah mendidih bu..”

Ibu: “kPetruk sudah kasih salam..”

Anak: (ngedeketin mukanya ke wajan) “ASSALAMU’ALAIKUUM..”

Ibu: “Haaa.. WA’ALAIKUM SALAM (sambil tersenyum..)


14. Cerita Lucu Belajar Menghitung

Ada seorang anak perempuan berumur lima tahun bernama Ratmib29. Ia bukan hanya imut, tetapi juga cantik dan pintar. Sebentar lagi Ratmib29 akan masuk TK, karena itu, sang ibu mencoba untuk mengajarinya pelajaran hitung-menghitung sedikit demi sedikit.

Ibu: “Ratmib29, malam ini kita belajar hitung-menghitung, ya.”

Ratmib29: “(Mengangguk)”

Ibu: “Anak pintar! Baik, kita belajar menghitung satu sampai sepuluh dulu, oke?”

Ratmib29: “Ah itu sih gampang, Bu. Ratmib29 sudah bisa. 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9.. 10.”

Ibu: “Wooooww, anak Ibu pintar sekali! Sekarang, coba lanjutkan hitungan kamu.”

Ratmib29: “Jack, Queen, King, As..”

Ibu: %?#$@!&^


15. Cerita Lucu Belajar: Menghafal Pancasila

Di desa suka maju, terdapat SD suka mundur.. Suatu pagi di SD suka mundur di ruangan kelas 5..

Guru: “Anak anak sekarang pelajaran PPKN, silahkan buka buku kalian di halaman 5, bab 2.. Tapi sebelumnya ibu mau ngetest kalian dulu.. Petruk.. Coba kamu berdiri dan sebutkan PANCASILA dari sila pertama sampe sila yang ke 5..”

Petruk: “Saya lupa bu guru..”

Bu guru: “Apa..?? dasar kamu.. Pokoknya kamu Ibu tugaskan untuk mencari dan menghafal PANCASILA di rumah..”

Setelah pulang ke rumah, Petruk bertemu ayahnya yang sedang baca koran..

Petruk: “Yah, sila pertama PANCASILA apa..??”

Ayah: “DASAR BODOH KAMU.. MAKANNYA BELAJAR..!!”

Petruk: “Oooo..”

Petruk pun pergi ke dapur untuk bertanya pada ibunya.. Namun ternyata ibunya sedang makan ayam goreng..

Petruk: “Ma, sila ke dua PANCASILA apa..??”

Mama: “Hhhmmmm..lumayan juga rasanya..”

Setelah itu Petruk pergi ke ruang nonton dan bertanya pada kakaknya yang sedang menonton salah satu acara gosip yg menggosipkankan salah satu pelawak yaitu Gareng.

Petruk: “Kak, sila ke 3 PANCASILA apa..??”

Kakak: “Gareng.. PRIKITIIIIIEEEWW..!!”

Setelah mendapat 3 sila PANCASILA, Petruk pun berjalan – jalan ke luar rumah untuk mencari udara segar. Di tengah perjalanan, Petruk bertemu dengan pengamen..

Petruk: “Bang.. sila ke empat PANCASILA apa..??”

Pengamen: “Emang betull.. tul.. betul.. tuuulll..”

Akhirnya Petruk pun pulang ke rumahnya.. Tapi dalam perjalan pulang, Petruk bertemu dengan anak nakal yang memukuli Mono.

Mono: “Awas kamu… saya aduin sama ayah saya kamu..”

Petruk: “Hei.. tunggu dulu.. Sila Ke 5 PANCASILA apa..??”

Anak nakal: “Siapa takut..?? Saya tunggu kamu sama si bapak botak Di lapangan..”

Akhirnya Petruk pun pulang ke rumahnya dengan merasa senang karena telah mendapatkan jawaban dari tugasnya.. Besok paginya di kelas Petruk..

Bu guru: “Selamat pagi anak2..”

Anak2: “Pagi buuu..!!”

Bu guru: “Petruk,bagaimana..?? Kamu sudah tau sila2 PANCASILA..??”

Petruk: “Sudah bu..!!”

Bu guru: “Klo begitu, silahkan berdiri dan sebutkan dari sila pertama..”

Petruk: “(Sambil berdiri penuh percaya diri) “DASAR BODOH KAMU..MAKANNYA BELAJAR.!!”

Bu guru: “PPLLLAAAKKKK..!”

Petruk: “Hmmmm…Lumayan juga rasanya..”

Bu guru: “Siapa yang ajarin kamu begitu..??”

Petruk: “Gareng.. PRIKITIEEEEWWWWWW..!!”

Bu guru: “Dasar anak bandel kamu ya..!!”

Petruk: “Emang betuull.. tttuull.. betul.. tttuuuuuullll..!!”

Bu guru: “Awas kamu, Ibu aduin kamu ke kepala sekolah..”

Petruk: “Siapa takut..?? Saya tunggu kamu sama si bapak botak di lapangan..”

Bu guru: “+_)(*&^%$#@!~`-=?/><,.”


16. Kisah Lucu Belajar Bahasa Jepang

Ditangkep polisi: Ka zhi doku aza ne.

Orang edan: Ora na ta warase.

Orang berbulu: Monyet ni ye.

Tanda-tanda panuan: Yu gata gata.

Obral besar: Takazhimura.

Laper (sedikit): Ka zhi kue aza.

Laper (banget): Sikate abizh deh.

Mobil mogok: Akina soakne.

Orang kurang ajar: Mu shi di karate

Baru gajian: Doku na ba nyake.

Belom gajian: Tong pez ni ye.

Belom mandi: Baw takse dapne.

Bohong melulu: Tukan tepu.

Cewek kece: Azhika di li hate.

Cewek matre: Nicewe berate diong kose

Curigaan: Yakiniku dong.

Ngeborong di mall: Ngabizhin doku aza ni.

Pingin minggat: Kaburaza ah.

Suka nyeleweng: Tak zhetie.

Ibu hamil baring dipantai: kukira kura kura.


17. Cerita Lucu Belajar Matematika

Pada hari Senin, Pak Bagong yang merupakan seorang guru matematika ingin menguji pemahaman siswa-siswanya setelah belajar materi penjumlahan dan pengurangan. Berikut percakapan Pak Bagong dan Siswa-siswanya.

Pak Bagong: “Baru saja kita belajar materi penjumlahan dan pengurangan, sekarang Bapak akan menguji kalian semua dengan soal cerita, apakah kalian siap?”

Siswa-siswa : ”Siaappp!!”

Pak Bagong: “Kemarin Septi mempunyai uang Rp 1500 dan Septi menggunakan uangnya untuk membeli bakso seharga Rp 750, lalu berapa uang kembaliannya?”

Siswa-siswa: “Rp 750 Pak.”

Pak Bagong: “SALAH, yang benar Rp 250.”

Siswa-siswa: “Kok bisa Pak?”

Pak Bagong: “Kan uang yang Septi berikan ke tukang bakso Rp 1000, hahahaa kena kalian semua.”

Siswa-siswa: “Wuuuuuu, bapak ni..”


18. Cerita Lucu Belajar Ukuran Sudut Segitiga

Pada hari Selasa, Bu Omas dan siswa-siswanya belajar matematika. Mereka Belajar tentang sudut segitiga.

Bu Omas: “Anak-anak sudut ABC sama dengan 60 dera..?”

Siswa-siswa: “jat.”

Bu Omas: “Sudut BAC sama dengan 60 dera..?”

Siswa-siswa: “jat.”

Bu Omas: “Jadi kedua sudut itu sama be..?”

Siswa-siswa: “jat”

Bu Omas: “huss,, salah.. yang benar adalah kedua sudut itu sama besar.”


19. Cerita Lucu Belajar Segitiga Sama Kaki

Pada hari kamis Pak Bagong dan siswa-siswanya belajar matematika. Ketika sedang belajar, Pak Bagong menunjuk salah satu murid yg bernama Ateng untuk menggambar.

Pak Bagong: “Ateng, coba kamu buat segitiga sama kaki!”

Ateng: “Maaf pak, saya kan tidak bisa membuat segitiga sama kaki., tapi saya bisanya menggambar segitiga sama tangan.”

Pak Bagong: “hehhh.. kamu ni ada-ada saja Ateng.”

Ateng: “Hehee.. maaf Pak,, itu cuma main-main saja.. baiklah Pak, akan saya buat.”


20. Cerita Lucu Belajar Komputer Bersama

Ada sepasang teman karib yang lagi belajar komputer bersama, yang satu belum begitu familiar tentang penggunaan tool tool yang ada di computer. Sebut saja si Bagong dan Gareng.

Bagong: “Boleh tanya gak Reng,,? Fungsi dari ENTER apa sich,,?”

Gareng: “Kayaknya sich buat mempercepat Program Gong..!!”

Bagong: “Hah,, memepercepat gimana Reng???”

Gareng: “Ya kerjanya biar cepet Gong,, kalau lama bukan ENTER namanya, tapi ENTAR…!!”

Bagong: “Hahahaha.. bisa aja loe.. boleh Tanya lagi ga..? Aku masuk di internet, aku cari cari Facebook.com,, kok ga ada mulu yah.” knapa tuh Reng??

Gareng: “Di depanya sudah di ketik WWW nya belum,,?”

Bagong: “Belum Reng.. Emangnya harus,,? Emang apaan sih WWW itu,,??

Gareng: “Ehmm.. kasih tau ga yach..? Ya pokoknya kalau mau masuk website ya harus ketik WWW dulu,,
kalau ga salah, itu singkatan dari Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh,”

Bagong: “Owh gitu yach Reng..? jadi harus salam dulu,,? Keren yach..”