8 Cerita Lucu Kepala Yang Bikin Gila

Kumpulan Cerita Lucu Tentang Kepala – Cerpen lucu atau cerita pendek lucu berikut ini dijamin membuat Anda tertawa. Silahkan disimak, dibaca lalu kemudian tertawa ngakak. Cerita lucu ini merupakan kumpulan cerpen lucu terbaru bertema Kepala yang disarikan dari berbagai sumber yang sudah diuji kelucuannya.

Artikel cerita humor terbaru ini didalamnya terdiri dari cerita2, kisah2, kalimat2 dan kata2 lucu berkaitan dengan Kepala yang disatukan menjadi sebuah kumpulan humor lucu dan cerita lucu yg bikin ngakak terpingkal-pingkal. Semoga Anda menikmati, terhibur dan menangis tertawa setelah membaca cerita lucu singkat, ataupun cerita lucu panjang yang kami sajikan berikut ini.

8 Kumpulan Cerita Lucu Tentang Kepala Yang Bikin Gila

1. Cerita Lucu Menepuk Kepala Botak

Pada suatu hari, 2 orang sahabat karib sedang bersama-sama masuk ke sebuah bar,

Pemuda 1: “Kamu mau bertaruh dengan diriku ngga? Aku berani menepuk kepala si kepala botak yang sekarang sedang duduk di depan kita ini.”

Pemuda 2: “Ah, kamu kok enak saja membual, badan orang itu begitu tegap, jika kamu berani dengan gegabah menepuk kepalanya awas digebuk setengah mampus olehnya nanti. Bila kamu nekad dan mau coba-coba, ya boleh saja. Taruhannya Rp. 130 ribu, bagaimana?”

Pemuda 1: (Berjalan perlahan-lahan menuju ke belakang si kepala botak. Ia dengan sigap menepuk kepalanya) “Hallo, Pak Mono!”

Kepala botak: (Membalikkan muka dan dengan heran) “Kamu siapa? Kamu salah mengenal orang, aku bukan Mono.”

Pemuda 1: “Sorry, Pak.”

Pemuda ini berjalan balik ke tempat duduk asalnya untuk menerima uang taruhan Rp. 130 ribu dari sahabatnya tadi. Tak lama kemudian,

Pemuda 1: “Apakah kamu berani bertaruh satu kali lagi? Aku pasti masih punya kesempatan menepuk kepalanya sekali lagi.”

Pemuda 2: “Ya, Rp. 130 ribu lagi, oke?”

Pemuda 1: (Sekali lagi berjalan menuju belakang si kepala botak, lalu dengan sigap menepuk kepalanya satu kali lagi) “Ah, Pak Mono, aku kenal diri Bapak kok, masa Bapak tak ingat akan diriku?”

Kepala Botak: “Tadi sudah kujelaskan, kamu salah mengenal orang. Aku benar-benar tak pernah mengenal dirimu. Silahkan pergi!”

Karena ketenangan hatinya diganggu dan tiada jalan lain, si kepala botak berusaha menukar tempat duduknya di sebelah sana. Tetapi tak berapa lama kemudian, orang ini segera menemukan tempat duduknya yang baru itu.

Pemuda 1: “Jika kita bertaruh sekali lagi, bagaimana? Aku pasti bisa menepuk kepalanya satu kali lagi, kamu percaya ngga?”

Pemuda 2: “Ok.”

Pemuda 1: (Melangkah menuju ke arah si kepala botak, ia sambil dengan sigap menepuk kepalanya dari belakang) “Aduh Pak Mono, aku ini sungguh apal, coba Bapak terkah apa yang telah terjadi, di sana aku telah salah orang, menganggap si kepala botak yang duduk di depanku itu sebagai dirimu, padahal kamu ada di sini, hehehe..”


2. Cerita Lucu Kepala: Pidato Pak Kades

Seorang Kepala Desa atau Kades di Desa duaratus lima puluh yang bernama Ateng, Kades Ateng juga telah menjabat selama hampir 3 periode, suatu bukti bahwa Kades Ateng sangat dicintai dan di percaya oleh warga Desanya. Memang Lurah Ateng juga sangat adil dan selalu memikirkan bagaimana cara untuk mensejahterakan warganya.

Suatu hari Kades Ateng mempunyai inisiatif untuk mengundang para Investor agar mau menanamkan modal di Desa yang dicintainya tersebut, tak disangka banyak sekali yang berminat untuk menanamlkan modal di Desa dua ratus lima puluh yang terkenal sebagai Desa bersih tersebut, hingga tercapailah kesepakatan dan sekarang waktu yang tepat untuk mengabarkan kabar gembira ini kepada seluruh warga. Maka diundanglah seluruh warga, tokoh masyarakat serta tidak lupa Bapak Camat serta jajaran stafnya.

Pada waktu yang telah ditentukan warga Desa dua ratus lima puluh telah hadir, tidak lupa seluruh tamu undangan telah duduk rapi di kursi kehormatan di depan panggung. Acarapun dimulai, hingga saatnya sekarang Kades Ateng untuk menyampaikan kabar baik yang telah ditunggu-tunggu oleh semua orang ini. Didampingi asistennya Kades Ateng pun naik keatas podium.

Kades Ateng: “Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh, Tamu Undangan yang saya hormati, warga Desa Dua ratus lima puluh yang saya cintai, di hari yang berbahagia ini saya inginmenyampaikan suatu kabar gembira, bahwa telah banyak investor yang akan menanamkan modalnya disini yaitu dengan mendirikan pabrik-pabrik di Desa kita, sehingga warga kita akan meningkat kesejahteraannya karena akan terbuka lapangan kerja yang luas, penghidupan yang lebih baik bagi warga masyarakat Desa kita tercinta ini. (Tanpa di Komando seluruh hadirin yang hadir bertepuk tangan riuh dan mengelu-elukan sang Kades) Baik-baik. terimakasih atas sambutan yang antusias ini, sekarang akan saya sampaikan dan beritahukan pabrik-pabrik yang akan kita bangun di Desa kita ini yaitu PABRIK SEPATU, (Gerrrr hadirin riuh bertepuk tangan) PABRIK ROTI, (Hadirin riuh bertepuk tangan kembali) PABRIK COKLAT, (Hadirin semakin riuh bertepuk tangan) dan yang terakhir adalah PABRIK TEKTIL.”

Asisten: “Kurang ‘S’ Pak” (bisiknya pelan).

Kades Ateng: (Menganggukan kepala) “Oh iya saya hampir lupa sodara-sodara, masih ada satu pabrik yang akan kita dirikan yaitu PABRIK ES.”

Sedangkan sang asisten menggaruk kepalanya yang tidak gatal di sambut oleh riuh rendah hadirin yang ikut senang akan adanya pabrik baru di desa mereka, yang tentu saja tanpa ‘PABRIK ES’.


3. Cerita Lucu Kepala: Seorang Lesbian

Seorang lelaki lugu memasuki sebuah cafe. Dilihatnya seorang perempuan yang sangat cantik duduk sendirian. Lelaki tersebut mendekatinya,

Pria: “Halo, aku traktir ya. Mau kan?”

Wanita: “Boleh aja. Tapi jangan mengharapkan apa-apa ya,”

Pria: “Lho kenapa?”

Wanita: “Karena aku lesbian.”

Pria: “Apa? Kamu orang lesbian?”

Wanita: “Kamu tidak tahu lesbian itu apa?”

Pria: (Menggelengkan Kepala).

Wanita: “Begini, Kamu lihat perempuan manis di seberang sana? Aku akan berkencan dengannya, menciuminya dan bercinta dengannya sepanjang malam.”

Pria: (Menundukkan kepala terlihat malu).

Wanita: “Kamu kenapa?”

Pria: (Mengangkat kepalanya) “Ya Tuhan, kayaknya aku lesbian juga.”


4. Kisah Lucu Kepala: Lomba Panahan

Suatu ketika diadakanlah lomba memanah dan diikuti 3 peserta yang masing-masing berasal dari Amerika, Inggris, dan Indonesia. Masing-masing negara menetukan sendiri objeknya yang diletakkan di atas kepala orang yang sedang berdiri.

Peserta dari Amerika meminta semangka diletakkan di kepala orang tersebut. Kemudian dibidiknya semangka itu. Wwwwusshhh.. Bbussshh.. Semangkanya hancur. Dan si Amerika pun dengan bangga berkata: “I’m Rambo.”

Kemudian peserta dari Inggris meminta apel. Kemudian.. Wwwwussshh.. Busshh.. hancur juga. Si Inggris pun berkata: “I’m Robin Hood.”

Kemudian peserta dari Indonesia dengan pede-nya meminta objek “SEBUTIR NASI”. Kemudian dengan gagah perkasa, diangkatnya busur beserta anak panahnya, lalu dibidiknya ke sasaran. Wwush.. Gedebugghh. Hasilnya, nasinya nggak kena, tapi orang yang berdiri yang kena. Dan dengan bangga pula si Indonesia berkata: “I’m Sorry.”


5. Cerita Lucu Geleng-Geleng Kepala

Setelah Jalan-jalan, Ateng memasuki pelataran sebuah rumah makan. Dia kelaparan. Dilihatnya masih ada satu tempat yang kosong, langsung dia menghampiri pelayan untuk memesan makanan. Beberapa menit kemudian pesanan pun datang dan tanpa menunggu lama dia langsung menyantap hidangan.

Lagi asyiknya makan, datanglah seorang cewek cantik. Wajahnya oriental, Pakai celana pendek. Karena semua tempat penuh, cewek itu lalu bergabung semeja dengan Ateng. Jadi, satu meja dua tempat duduk. Ateng terpana melihat kecantikan cewek itu, sampai-sampai dia menunda santapannya. Entah kenapa, tiba-tiba Ateng tersadar dan dengan reflek dia menutup mulutnya pakai kedua belah tangannya.

Cewek: “Mas, kenapa nggak makan. Panas dalam ya?”

Ateng: (Geleng-geleng kepala).

Cewek: “Susah buang air ya?”

Ateng: (Tetap geleng-geleng kepala).

Cewek: “Mas pasti sariawan. Bibirnya pecah-pecah ya?”

Ateng: (Sambil membuka kedua belah tangannnya dari mulutnya), ”Iya, pecahnya besar sekali.”

Rupanya bibir Ateng sumbing.


6. Cerita Lucu Sakit Kepala Bukan Main

Bos datang ke kantor mengatakan kepalanya sakit bukan main. Seorang bawahannya menceritakan pengalaman yang pernah dialaminya sendiri.

Karyawan: “Beberapa hari yang lalu, kepala saya juga bukan main nyerinya, tapi sebentar sudah baik. Istri saya waktu itu menarik diriku ke sofa, sebentar memeluk saya dengan erat-erat, sebentar lagi mencium tak henti-hentinya. Dengan begini, nyeri kepala saya itu berangsur-angsur sembuh sendiri.”

Bos: (Segera mengenakan topinya dan dengan suara yang rendah) “Aku juga ingin mencoba dengan cara ini. Istrimu sekarang ada di rumah nggak?”


7. Cerita Lucu Kepala: Mengejar Bus

Sebuah bus yang penuh dengan muatan penumpang sedang melaju dengan cepat menelusuri jalanan yang menurun, ada seseorang yang mengejar bus ini dari belakang. Seorang penumpang mengeluarkan kepala keluar jendala bus,

Penumpang: “Hai kawan! Sudahlah Anda tak mungkin bisa mengejar!”

Pengejar Bus: “Saya harus mengejarnya. (Dengan nafas tersenggal-senggal) Saya adalah pengemudi dari bus ini!”


8. Cerita Lucu Beli Obat Sakit Kepala

Pada suatu hari, seorang lelaki berjalan masuk ke sebuah apotik.

Lelaki: “Aku memerlukan obat sakit kepala. Di sini apa ada dijual?”

Apoteker mengambil sebuah botol dari rak obat, kemudian meletakkan botol itu di bawah hidung lelaki tersebut, lalu dengan cekatan mencabut sumbatnya. Bau obat itu kerasnya bukan main, sampai air mata lelaki itu tak tahan mengalir keluar menyusuri kedua pipinya.

Lelaki: “Apa yang sedang kamu perbuat?” (dengan marah).

Apoteker: “Tapi obat ini bisa membuat sakit kepalamu baikan sedikit, bukan?”

Lelaki: “Bukan! Yang sakit kepala adalah istriku, bukan diriku!”