5 Cerita Lucu Humor Lapangan Yang Bikin Mules

Kumpulan Cerita Lucu Tentang Lapangan Terbaru – Anda penggemar cerita lucu? Ingin membaca cerita pendek paling lucu yang konyol, gokil, dan kocak? riajenaka.com tempatnya. Koleksi cerita humor disini terdiri dari beragam topik yang bisa membuat Anda tertawa lebih ngakak dari sebelumnya. Setiap terbitan artikel cerita lucu humor hanya disajikan dalam satu tema supaya Anda lebih puas dan terhibur.

Posting terbaru kali ini mengupas cerita lucu Lapangan. Silahkan disimak dengan baik dan siapkan ekstra energi untuk tertawa setengah mati. Kumpulan cerita lucu banget tentang Lapangan dikumpulkan dari berbagai sumber gokil cerita pendek lucu. Tentunya cerita humor Lapangan paling lucu yang dipilih sudah lulus uji standar kelayakan ngakak dan konyol minimum yang disyaratkan oleh pemerintah. Akhir kata, selamat menikmati cerita lucu gokil bikin ngakak dibawah ini.

5 Cerita Humor Lapangan Paling Lucu

1. Cerita Lucu Di Lapangan: Main bola

Nunung baru saja di terima sebagai guru bimbingan konseling di sebuah sekolah menengah atas. Suatu hari dia melihat si Mono berdiri sendirian di pinggir lapangan belakang sekolah, sementara ada murid yang lain sedang asyik bermain bola. Karena merasa kasihan, Nunung mendekat dan menyapa dengan ramah.

Nunung: “Hai Mono, bolehkah Bu Guru menemani kamu?”

Mono: “Iya, Bu”, (Tapi pandangan mata anak itu masih tertuju pada teman-temannya di tengah lapangan).

Nunung: “Ah, anak ini kasihan sekali.. Pasti dia ingin ikut bermain.” (Di dalam hati).

Sebagai guru bimbingan konseling yang baik, Nunung ingin tahu masalah apa yang membuat Mono menyendiri di pinggir lapangan seperti itu.

Nunung: “Kenapa kamu berdiri di sini sendirian, Mono? kenapa kamu tidak ikut teman-temanmu bermain bola..”

Mono: “Saya sedang jadi kiper, Bu.”

Nunung: “@#$%?_&^(/???”


2. Cerita Lucu Di Lapangan: Jadi Kiper Aja

Di Sebuah lapangan..

Bagong: “Reng, lo jadi kiper gih.”

Gareng: “Gak Gong, gue striker aja.”

Bagong: “Udah kiper aja lo kan jomblo.”

Gareng: “Maksud lo?”

Bagong: “Iya lo kan jomblo, jadi udah terbiasa sendiri, cocok buat jadi kiper yang sendirian.”

Gareng: ” GAK ADA HUBUNGANNYA TAPIRRR!!”


3. Cerita Lucu Kencing Di Lapangan

Seorang pemabuk yang sedang mabuk berat dengan cueknya kencing di tengah-tengah lapangan. Tiba-tiba seorang petugas menghampiri dan menegurnya.

Petugas: “Hei.. Sembarangan kamu yaaa, nggak tau banyak orang apa? Cepat masukin ke celana kamu punya barang!!”

Pemabuk: “Baik baik pak.”

Pemabuk tersebut memasukkan anunya ke dalam celana dan mengancingkannya, tetapi tidak lama kemudian dia tertawa keras dan terpingkal pingkal.

Petugas: “Hheeeii.. Kenapa kamu ketawa.. menertawakan saya ya?”

Pemabuk: “Ennnngggaaaaaakk kok.. Bapak saya bohongin lhoo.. Barang sih sudah saya masukin tapi saya tetap kencing kok pak.”


4. Cerita Lucu Di Lapangan: Rumput Hijau Vs Rumput Hitam

Di sebuah lapangan golf tampak dua orang pemuda sedang asyik berbincang-bincang.

Mono: “Truk, kenapa ya kalo main golf yang mesti masuk bolanya?”

Petruk: (dengan santai) “Iya jelas Mon! Karena pada lapangan golf rumputnya hijau!”

Mono: (Semakin bingung) “Apa hubungannya dengan rumput hijau?”

Petruk: “Kalau rumputnya hitam yamg masuk bukan bolanya, tapi sticknya!”


5. Cerita Lucu Di Lapangan: Berlari Cepat

Dua orang ahli biologi sedang berada di lapangan untuk mencari jejak beruang liar. Tiba-tiba, beruang liar itu keluar dari sarangnya dan tepat berada di depan mereka. Mereka memanjat pohon terdekat, tetapi beruang mulai memanjat pohon itu lebih cepat dari mereka. Ahli biologi pertama dimulai melepas sepatu bot kulit hikingnya dan menarik sepasang sepatu lari dari tas punggungnya.

Ahli Biologi Kedua: (Dengan tatapan penuh kebingungan) “Apa yang sedang kamu lakukan?”

Ahli Biologi Pertama: “Aku akan menghitung ketika beruang itu mendekati kita, dan kita akan melompat turun dan lari.”

Ahli Biologi Kedua: “Apakah kau gila? Kita berdua tahu kamu tidak dapat berlari lebih cepat dari beruang liar dewasa?”

Ahli Biologi Pertama: “Aku tidak perlu berlari lebih cepat dari beruang itu, aku hanya perlu berlari lebih cepat dari kamu!”

loading...