8 Cerita Lucu Humor Om Yang Lucu Gila

Kumpulan Cerita Lucu Tentang Om Terbaru – Anda penggemar cerita lucu? Ingin membaca cerita pendek paling lucu yang konyol, gokil, dan kocak? riajenaka.com tempatnya. Koleksi cerita humor disini terdiri dari beragam topik yang bisa membuat Anda tertawa lebih ngakak dari sebelumnya. Setiap terbitan artikel cerita lucu humor hanya disajikan dalam satu tema supaya Anda lebih puas dan terhibur.

Posting terbaru kali ini mengupas cerita lucu Om. Silahkan disimak dengan baik dan siapkan ekstra energi untuk tertawa setengah mati. Kumpulan cerita lucu banget tentang Om dikumpulkan dari berbagai sumber gokil cerita pendek lucu. Tentunya cerita humor Om paling lucu yang dipilih sudah lulus uji standar kelayakan ngakak dan konyol minimum yang disyaratkan oleh pemerintah. Akhir kata, selamat menikmati cerita lucu gokil bikin ngakak dibawah ini.

8 Cerita Lucu Humor Om Yang Lucu Gila

1. Cerita Lucu Lagi Sibuk Om Pengacara

Sore itu seorang pengacara yang sedang menangani sebuah kasus mendesak, bermaksud menelepon sang klien. Dengan tergesa-gesa, ditekannya nomor telepon sang klien dengan telepon kantornya. Setelah berdering beberapa lama, akhirnya teleponnya pun dijawab oleh anak si klien.

Anak: (Berbisik) “Halo?”

Pengacara: “Halo? Apa papa kamu ada di rumah?”

Anak: (Berbisik) “Ada,”

Pengacara: “Bisa saya bicara dengan papa kamu?”

Anak: (Berbisik) “Papa lagi sibuk, Om.”

Pengacara: “Kalau mama kamu ada?”

Anak: (Berbisik) “Ada.”

Pengacara: “Kalau begitu, saya mau bicara dengan mama kamu saja. Bisa panggilkan mama kamu?”

Anak: (Berbisik) “Mama juga sedang sibuk, Om.”

Pengacara: “Ada siapa lagi di rumah?” tanya si pengacara dengan nada yang mulai kesal.

Anak: (Berbisik) “Ada Pak Polisi, Om.”

Pengacara: “Ya sudah, biarkan saya berbicara dengan Pak Polisi saja!”

Anak: (Berbisik) “Maaf, Om. Pak polisinya juga sedang sibuk sepertinya.”

Pengacara: “Di rumah kamu ada papa, mama, bahkan ada pak polisi, tapi kok semuanya sibuk? Memang mereka semua sedang apa? Kamu juga, kenapa harus bisik-bisik. Kalau bicara yang yang lantang donk,”

Anak: “Maaf, Om. Tapi papa, mama, dan Pak Polisi memang sedang sibuk. Mereka sedang sibuk mencari saya, makanya mereka tidak bisa diganggu.” (Bisik si anak yang kemudian diikuti dengan suara telepon yang ditutup).


2. Cerita Lucu Om Sebelah

Dalam sebuah angkot, ada seorang Ibu muda sedang menyusui anaknya, disampingnya duduk seorang anak muda sebut saja namanya Ateng. Melihat si bayi tidak mau menyusui,

Ibu: “Jika kamu gak mau, nanti saya kasih sama Om sebelah loh.”

(Mendengar itu Ateng, hanya senyum senyum, Beberapa saat kemudian Si bayi melepas lagi ‘susunya’).

Ibu: “Ihhh kamu nakal ya, sekali lagi kamu melepasnya, aku benar kasihhhh sama Om sebelah..” (dengan nada serius).

(Mendengar itu, Ateng melotot dan menelan ludah. hal itu terus berulang beberapa kali. Melihat itu si Ateng gak sabaran).

Ateng: “Mbak, kapan nih ngasihnya sama saya, kayaknya dari tadi saya sudah nunggu tapi kok gak dikasihhh, rumah saya sudah jauh kelewatannn nihhh, kasih kepastian donkkk..”


3. Cerita Lucu Om BBMan Dengan ABG

Om: “Lagi apa sayang?”

ABG: “l461 54nt41 4j4 n1h. Om l491 4p4”

Om: “kamu nulis apa sayang??”

ABG: “Om, 4q 54y4n9 5k4l1 54m4 Om..”

Om: “BB kamu rusak ya?!?”

ABG: “94k…3m4n6 k3n4p4..??”

Om: “kamu BBMan pake Blackberry apa kalkulator sih??”


4. Cerita Lucu Mulai Sekarang Panggil Dia Om

Suatu hari di padang rumput yg luas, seekor duda kancil bertemu anak singa yang sedang berjemur di padang rumput itu. Si kancil mendekati anak singa

Kancil: “Hai anak singa, bilang sama ibumu yg janda itu, dia akan aku perkosa.”

Anak singa: (Marah dan lari pada ibunya) “Mama-mama, kata kancil, mama mau diperkosa.”

Induk singapun terkejut dan segera mencari si kancil untuk dibunuh, namun si kancil sudah menyiapkan perangkap dan akhirnya aksi perkosaan pun sukses dan lancar. Besoknya kancil ketemu sama anak singa itu lagi..

Kancil: “Hai anak singa, bilang pada ibumu, dia akan aku perkosa lagi..”

Anak singa: (Langsung mengadu) “Mama-mama, kata kancil, mama mau diperkosa lagi.”

Induk Singa: (Membentak anaknya) “Hussss.. Gak sopan kamu. mulai sekarang panggil dia OM!”


5. Cerita Lucu Perut Buncit Om

Suatu ketika si Ateng yang seneng usil jalan-jalan di taman, pada saat bersamaan dia melihat Cewek hamil dan Cowok yang perutnya Buncit,

Ateng: “Om dan tante nanya dunk?”

Om dan Tante: “Mo nanya apaan Teng?”

Ateng: “Tante hamil ya?”

Tante: “Yup, betul sekali, anak pinter.”

Ateng: “Nah klo Om hamil juga?”

Om: “Ya enggak lah.”

Ateng: “Bedanya apaan? Tante yang lagi hamil sama Om yang perutnya buncit?”

Tante: “Kalau tante perutnya besar karena ada manusianya tapi masih kecil, kalo si Om, perutnya besar karena ada gajahnya.”

Ateng: “Ada gajahnya?”

Tante: “Kalau nggak percaya coba aja buka celana Omnya. pasti ada belalai gajahnya.”

Ateng: “Belalai??” (terbengong).


6. Kisah Lucu Om Penuh Tattoo

Suatu hari ayah Bagong mengundang teman masa SMA untuk makan malam. Temannya itu adalah bekas preman dan seluruh tubuhnya dipenuhi dengan tattoo. Bagong, yang masih kelas 5 SD, beserta ayah ibunya duduk satu meja makan saat itu.

Sejak tamu datang, Bagong tidak pernah melepaskan pandangannya dari tangan teman ayahnya yang penuh tatoo itu. Dari matanya terlihat seakan-akan dia menyimpan tanda tanya besar. Akhirnya dengan penuh kesopanan Bagong bertanya kepada teman ayahnya itu,

Bagong: “Maaf ya, Om. Apakah ibunya Om nggak pernah memberi kertas untuk menulis dan menggambar?”


7. Cerita Lucu Om: Melamar Pacar

– Lamaran 1

Om: “Siapa kamu berani ngelamar anak saya?”

Pemuda: “Saya Seno, Om.”

Om: “Owh.. Jadi kamu yang suka gangguin Nobita itu ya?”

Pemuda: “ITU SUNEO, OM!!”

Om: “Lah, terus kamu Seno mana?”

Pemuda: “SENO TO DRUG!!”

– Lamaran 2

Om: “Kamu siapa berani ngelamar anak saya?”

Pemuda: “Saya Ateng, Om.”

Om: “Kerja apa?”

Pemuda: “Pengangguran, Om.”

Om: “Hah!”

Pemuda: “Biarpun saya pengangguran, tapi tanah saya banyak, Om.”

Om: “Oh yah? Dimana aja?”

Pemuda: “Di tangan, di kaki, di muka. Saya gembel, Om.”

Om: “&*#%$&@%#@&*”

– Lamaran 3

Petruk: “Saya ingin melamar anak om..”

Orang Tua: “Punya apa kamu?”

Petruk: “Saya punya 50 juta dollar di bank om.”

Orang Tua: “Wah kaya bangett donk! Di bank apa?”

Petruk: “Bank zynga poker om..”

(Lansung Diusir).


8. Cerita Lucu Om: Ayah Geblek

Bell berdering keras tanda waktu pulang sekolah, anak – anak SD pun berlarian menuju gerbang sekolah menuju mobil jemputan masing masing, Sebuah mobil tepat parkir di depan sekolah. Di dalam mobil tersebut terdapat seorang penculik sedang menunggu mangsa untuk dia culik.

Di dalam mobil tersebut penculik itu melihat sosok anak kecil di luar gerbang sekolah yang sedang berdiri dengan ekpresi kebingungan. Ia Gareng siswa kelas 1 SD Belum beranjak pulang juga karena ayahnya belum juga menjemputnya.
Seperti seekor harimau sedang melihat mangsa empuk di depannya, penculik itu langsung turun dari mobil dan menghampiri anak kecil tersebut.

Penculik: “Dek, kenapa kok belum pulang juga?”

Gareng: “Iya nih om ayah belum jemput juga.“ (dengan wajah cemberut).

Penculik: “Ikut om aja yuk, ntar om anterin kamu pulang.“

Mendengar akan di antar pulang wajah Gareng yang tadinya cemberut sontak berganti dengan wajah ceriannya.

Gareng: “Beneran om, yeeee!!“

Tanpa ada tindakan pemaksaan Gareng pun langsung masuk kedalam mobil penculik tersebut.

Penculik: “Gampang banget di kibulin nih bocah.“ (dalam hati).

Singkat cerita penculik itu membawa Gareng ke Markasnya..

Gareng: “Ini kan bukan rumah Gareng Om, Om nyulik Gareng yaa? Lepasin Gareng om lepasinnnnn..“

Wajah ceria Gareng kini berubah menjadi ekspresi ketakutan. Di pegang tangan Gareng kuat – kuat oleh penculik itu karena Gareng sesekali memberontak.

Penculik: “Diamm!! “ (Dengan nada yang keras sehinga membuat Gareng menangis).

Dicarinya sesuatu sampai–sampai mengobrak-abrik tas Gareng. Ternyata yang dia cari adalah Kartu Nama orang tua Gareng.

Penculik: “Nah ini yang gua cari akhirnya ketemu juga.“

Setelah menemukan kartunama Orang tua Gareng yaitu Kartu Nama Ayahnya Gareng Penculik itu langsung menelpon dan mengancam orang tua Gareng..

Penculik: “Halooo “ Dengan nada Keras.

Ayah Gareng: “Halo Ini siapa yah?”

Penculik: “Anak bapak saya culik, bila anda ingin bertemu dengan anak bapak siapkan uang 100 juta.“ (Mengancam).

Ayah: “Ambil aja anak saya itu, saya gak butuh. BISA BUAT LAGI!!“

Penculik: “!#$!%@%@^@&“