8 Cerita Lucu Humor Pasar Yang Bikin Ketawa

Kumpulan Cerita Lucu Tentang Pasar Terbaru – Anda penggemar cerita lucu? Ingin membaca cerita pendek paling lucu yang konyol, gokil, dan kocak? riajenaka.com tempatnya. Koleksi cerita humor disini terdiri dari beragam topik yang bisa membuat Anda tertawa lebih ngakak dari sebelumnya. Setiap terbitan artikel cerita lucu humor hanya disajikan dalam satu tema supaya Anda lebih puas dan terhibur.

Posting terbaru kali ini mengupas cerita lucu Pasar. Silahkan disimak dengan baik dan siapkan ekstra energi untuk tertawa setengah mati. Kumpulan cerita lucu banget tentang Pasar dikumpulkan dari berbagai sumber gokil cerita pendek lucu. Tentunya cerita humor Pasar paling lucu yang dipilih sudah lulus uji standar kelayakan ngakak dan konyol minimum yang disyaratkan oleh pemerintah. Akhir kata, selamat menikmati cerita lucu gokil bikin ngakak dibawah ini.

8 Cerita Lucu Humor Pasar Yang Bikin Ketawa

1. Cerita Lucu Beli Mangga ke Pasar

Ibu Yati pergi ke pasar untuk belanja mangga.

Ibu Yati: “Bang, mangganya sebiji berapa?”

Tukang mangga: “Lima ribu, Bu.”

Ibu Yati: “Lima ribu? Mahal banget Bang.”

Tukang mangga: “Memang mahal Bu, tapi dijamin manis-manis.”

Ibu Yati: “Ah, Abang. Kalau ternyata asem, gimana?”

Tukang mangga: “Kalau asem nggak usah bayar Bu.”

Ibu Yati: “Kalau gitu minta sepuluh biji yang asem-asem.”

Tukang Mangga: “&^%*$^*$#$$”


2. Cerita Lucu Di Pasar Burung

Di sebuah toko penjual burung di pasar burung, mempunyai 2 burung kakak tua. Kedua burung itu berbeda, yang satu suka bernyanyi dan yang satunya lagi hanya diam saja, datang seseorang ingin membeli burung kakak tua.

Pembeli: “Berapa harga burung kaka tua ini mas?”

Penjual: “Kalau yang suka nyanyi itu 500.000 rupiah, sedangkan yang diam itu 1.000.000 rupiah.”

Pembeli: “Lho kok yang suka nyanyi harganya lebih murah dari yang hanya diam saja.”

Penjual: “Yah.. jelas beda dong yang harganya 1.000.000 itu, memang tidak menyanyi tapi pencipta lagunya.”


3. Cerita Lucu Di Pasar: Membeli Jeruk

Seorang Ibu paruh baya sedang berbelanja di pasar. Si ibu kemudian melihat ada penjual jeruk yang kemudian mampir ingin beli buah jeruk.

Penjual Jeruk: “Jeruk bu ?”

Ibu: “Iyaa.. Jeruknya berapa ini, bang?”

Penjual Jeruk :”Satu kilonya 5 ribu bu.”

Ibu :”Waaaaah!! mahal banget sih bang? masa jeruk sebesar upil begini harganya 5 ribu?”

Tukang jeruk: “Eh bu, saya bayar 10 ribu kalau upil ibu sebesar jeruk ini.”


4. Cerita Lucu Di Pasar Ikan

Pedagang: “Buu.. silahkan di pilih ikan kembung’nya..”

Pembeli: “Hahhh!! lo kata ikan kembung. Ikan kecil-kecil gini kok dibilang ikan kembung.”

Pedagang: (Hanya bisa senyum sambil menahan jengkel) “Owhhh.. Kalo gitu coba ikan BELANAK ini bu.”

Pembeli: “Eehhh!! bang, dari dulu yang namanya ikan tuh bertelor, mana ada ikan BELANAK..”

Pedagang: (Mulai kesel).

Pembeli: “Sebenernya saya mau beli ikan BARONANG bangg.. disini ada gakk??”

Pedagang: “EHHH, BU DARI DULU SEMUA IKAN EMANG BARONANG MANA ADA IKAN NAIK BAJAJ!!”


5. Cerita Lucu Di Pasar: Pantat Ayam

Seorang bapak berencana membeli seekor ayam di pasar, yang kebetulan penjualnya seorang ibu.

Bapak: “Bu, ada ayam dari Madura nggak?”

Ibu: (Diambilnya ayam yang berwarna merah sambil bepikir bapak ini ada-ada saja) “nih, ayam Madura..” (Sambil menimbang berat ayam, si bapak menyodok p4nt4t ayam tersebut dengan jarinya).

Bapak: “Ini ayam dari Malang bu, coba yang lainnya..”

Ibu: “Kalau yang ini?” (sambil menyodorkan ayam warna putih).

Bapak: (Menyodok lagi p4nt4t ayam warna putih dengan jarinya) “Ini ayam dari Bandung bu.”

(Berkali-kali si bapak mengulang menyodok p4nt4t ayam yang lainnya. Hampir semua p4nt4t ayam disodok oleh bapak tersebut, tapi nggak ada yg cocok).

Ibu: (Sambil menggerutu) “Bapak ini mau beli ayam nggak?”

Bapak: “Benar Bu, tapi yang dari Madura. Coba itu yg warna Hitam.”

Ibu: (Sambil menyodorkan ayam yang warna hitam)”ini yg terakhir.”

Bapak: (Setelah menyodok p4nt4t ayam hitam tersebut) “Ini baru ayam dari Madura. Berapa harganya?”

Ibu: (Masih marah) “Rp. 75.000” (Padahal biasanya harganya cuma Rp. 25.000/ekor).

Bapak: (Sambil menyerahkan uang Rp. 100.000) “Bu, kalau jualan jangan suka marah. Nanti nggak punya langganan lho, eh.. Ngomong-ngomong Ibu asal mana, Semarang ya?”

Ibu: (Masih marah) “Bukan.. Lihat aja sendiri..” (Sambil menyodorkan p4nt4tnya agar disodok oleh bapak itu).


6. Cerita Lucu Di Pasar: Beli Telur

Ada seorang ibu yang sedang berbelanja untuk kebutuhan sehari-hari di pasar. Kebetulan sebelum sampai di pasar, ibu tersebut mampir ke sebuah toko penjual telur.

Pembeli: “Mas, telurnya berapa satu kilo?”

Penjual: “Telor ayam atau telor bebek?”

Pembeli: “Telor ayam.”

Penjual: “Telor ayam biasa atau ayam kampung?”

Pembeli: “Ayam biasa.”

Penjual: “Yang lokal atau yang import?”

Pembeli: “Yang lokal aja.”

Penjual: “Yang lokalnya mau yang dari Jakarta, Bogor atau Depok?”

Pembeli: “Yang Jakarta deh..” (Sambil terlihat kesal).

Penjual: “Mau yang Jakarta Pusat, Barat, Timur, Utara, atau Selatan?”

Pembeli: “Mas ini jual telor atau mau jalan-jalan?”

Penjual: “Maaf Bu, saya ini penjual mie ayam di sebelah! Kebetulan yang jual telor lagi ke belakang. Saya disuruh ngobrol dulu sama pembeli sampe dia dateng.”


7. Cerita Lucu Di Pasar: Seorang Perokok

Disuatu pasar terdapat pedagang yang sedang berjualan sayur, pedagang itu keliling pasar sambil menawarkan dagangannya, dan berharap dagangannya segera habis terjual. Ketika pedagang itu tiba di depan toko, ia dipanggil pembeli dan disitu terjadi transaksi. sambil transaksi pedagang itu menanyai seorang pelajar yang sedang menunggu jemputan temannya,

Pedagang: “Kenapa kamu gak sekolah nak?”

Pelajar: “Sedang nunggu temen pak.”

Pedagang: “Eh kamu masih pelajar kok sudah merokok?”

Pelajar: “Tak apalah pak, daripada nganggur. hehe..”

Pedagang: “Sehari kamu bisa habis berapa?”

Pelajar: “Kadang satu bungkus, kadang lebih pak?”

Pedagang: “Hebat kau ini, dapet uang darimana?”

Pelajar: “Ya uang saku pak saya sisihkan untuk beli rokok.”

Pedagang: “Lebih baik uangmu itu kamu tabung, dan nantinya buat beli motor biar kamu gak nunggu jemputan temen lagi.”

Pelajar: “Eh saya boleh tanya bapak?”

Pedagang: “Boleh, tanya apa?”

Pelajar: “Bapak apa perokok?”

Pedagang: “Tentu bukan dek, merokok itu tidak baik untuk kesehatan.”

Pelajar: “Iya saya tau, tapi mana motor bapak? Kok gak ada, malah bawa becak..”


8. Cerita Lucu Menggantikan Ibu Berjualan Di Pasar

Seorang anak perempuan bernama Omas sedang membantu ibunya berjualan nasi uduk di pasar. Karena ada keperluan mendadak, si ibu harus pergi. Dan dia segera menitipkan dagangan pada anaknya yang agak ‘bolot’ sedikit.

Mama: “Anakku Omas, kamu jaga dagangan ini. Nanti kalau orang tanya kamu ini anak siapa, jawab anaknya Bu Nunung. Nasi uduk ini berapa harganya? kamu jawabnya 1000 rupiah. Kalau ditawar murah, bilang itu kurang. Kalau ia setuju harganya maka kamu harus bilang terima kasih ya.”

Setelah si ibu pergi, lalu datanglah petugas Kamtibmas untuk membersihkan tempat berdagang di sana, dan seorang petugas kamtibmas..

Petugas: “Kamu jualan apa..?”

Omas: “Saya anaknya Bu Nunung.”

Petugas: “Meledek sama petugas ya, mau saya tampar kamu?”

Omas: “Kalau 1000, boleh saja.”

Petugas: “Kamu anak nakal, malah minta tampar 1000 kali.”

Omas: “Itu sih kurang Pak, ayo dong tambahin.”

Petugas: “Bukannya takut malah nantang petugas..” (sambil pergi).

Omas: “Terima kasih ya Pak.”

Petugas: “?@&^%$!!”

loading...