4 Cerita Lucu Banget Tentang Mendaki

Kumpulan Cerita Lucu Tentang Mendaki – Pengertian Cerita Humor adalah cerita singkat dan pendek dengan struktur naratif yang bertujuan membuat orang tertawa ngakak terbahak-bahak. Cerita humor lucu biasanya berbentuk cerita dialog yang diakhiri dengan kalimat lucu yang dihasilkan lewat permainan kata, Ketidakcocokan dengan logika, bualan atau hal lainnya. Mayoritas cerita lucu / humor yang banyak ditemui di situs cerita lucu adalah cerita humor singkat atau cerita humor pendek.

riajenaka.com pada artikel ini mencoba untuk membagikan kumpulan cerita humor terbaru yang kami kumpulkan dari berbagai sumber. Ini adalah koleksi cerita lucu banget, terbaik, yang sudah diseleksi. Semoga Anda bisa tertawa ngakak dan menikmati kumpulan cerita lucu tentang mendaki dibawah ini.

4 Kumpulan Cerita Lucu Banget Tentang Mendaki

1. Cerita Lucu Mendaki: Nenek Penunggu Gunung

Ketika sedang mendaki gunung, Gareng bertemu dengan nenek-nenek yang berjalan mondar-mandir di bibir jurang sambil mengatakan “806.. 806.. 806..” tanpa henti dan terus melihat ke dasar jurang.

Gareng: “Ada apa nek? dari tadi saya dengar nenek selalu bicara angka 806, emangnya ada apa dengan angka itu??”.

Tetapi si nenek terus mengatakan 806.. 806.. tanpa menghiraukan Gareng..

Dengan penasarannya Gareng mendekat dan mengulangi pertanyaannya, tapi si nenek tetap cuek dengan 806-nya dan terus melihat ke dasar jurang. Dengan penasaran Gareng lebih mendekati si nenek dan ikut melihat kedasar jurang. Dengan tenangnya si nenek mendorong Gareng ke dasar jurang,..

Nenek: “807.. 807.. 807..”


2. Cerita Lucu Rencana Mendaki Gunung

Ratmib29: “Liburan ntar kita mendaki gunung yuk..”

Petruk: “Ga ah..”

Ratmib29: “Dih ga asyik banget sih kamu Mas!”

Petruk: “Kamu tuh yg ga asyik! Liburan tuh, daripada mendaki gunung lebih enak memeluk gunung tau ga sih beb? (Kedip kode sambil melirik dada).”


 

3. Kisah Lucu Mendaki: Suara Kuntilanak

Pada suatu hari gua bersama rekan-rekan OKP, GANESPA. Pergi mendaki gunung cermai, ketika gua sampai di lokasi ada sebuah kejadian yang sangat mengerikan. Tau tidak apa yang terjadi wah..! gila benar-benar gila lo pasti kaga percaya apa yang gua lihat dengan mata kepala gua sendiri. Tau tidak ada seorang yang baru meninggal di turunkan oleh ranger gua aja jujur deh.. kaga percaya. Tapi karena gua seorang petualang yah.. mau tidak mau gua harus tetap melanjutkan pendakian.

Awalnya sih…tidak di izinkan untuk rombongan naik pendakian pada hari itu, Namun dengan modal meyakinkan kuncen setempat pada akhirnya rombongan gua di izinkan untuk naik. wah…jujur loh gua bersama rombongan hanya modal nekat untuk menaklukan gunung cermai walau pada dasarnya kuncen itu tidak mau bertanggung jawab.

Pada hari pertama gua dapat masalah dengan turunnya hujan yang sampai tengah malam deras di tambah lagi dingin yang menggil wah…rekan-rekan pasti deh tidak bisa bayangkan bagai mana merasakan hujan di tengah gunung. Malam itu gua dapat giliran jaga pertama. tau tidak apa yang gua dengar suara kuntilanak lo..lo.. pasti tau lah bagai mana suara kuntilanak. Kalau lo pada kaga tahu berarti lo orang-orang kota yang bodoh masa kalah dengan orang desa yang selalu hidupnya menanti bintang, pada malam itu juga gua bangunkan rekan-rekan rombongan namun apa jawaban mereka” malah bilang gua penakut.”

Hari pada akhirnya sampai pada pagi namun hujan kembali berlanjut wah.. kaya cerbung aja tuh hujan pake nambah lagi. Dengan terpaksa gua dan rombongan menetap di tenda tanpa bisa apa-apa kita hanya berdiam diri dengan tenda dum yang ukuran delapan orang minim. hujan tak mau berhenti sampai kembnali pada tengah malam. Benarkan tuh hujan kaya cerbung aja, dan malam itu kawan gua Semar seorang petualang yang sejati dia dapat giliran gua jaga, apa yang terjadi dia mendengar apa yang sama gua dengarkan dengan bergegasnya dia membangunkan kawan-kawan dan yang anehnya semuanya mendengar suara yang aneh itu, suaranya Hi.. hii.. hiiii.. sungguh memyeramkan dengan keyakinan pada Tuhan kami semua ingin lebih tau suara apa itu sesungguhnya walau sebenarnya kami takut.

Rekan-rekan kami semua mendekati dengan berjalan sambil tiarap sudah seperti kaya ABRI mau latihan perang masalah nya kami berjalan dengan tiarap, semakin kami mendekati suara itu semakin kencang dan mengerikan. Jujur bulu kuduk kami semua pada merinding dan semakin kami dekat tau tidak kami melihat sebuah gubuk yang sudah reot tau-tau nya suara itu berasal dari situ kami terus mendekati tempat itu, setelah kami sampai di tempat itu dengan rasa panik di sertai takut kami mendobrak gubuk tua itu setelah terdobrak apa yang kami lihat dari suara yang sempat membuat kami takut tahu-tahu nya suara itu adalah dari suara seorang nenek-nenek yang sedang mencabutin bulu keteknya.


4. Cerita Lucu Mendaki: Mitos katak gunung

Suatu hari ada tiga perempuan yang merencanakan liburan mendaki gunung. Nunung, Omas dan RatmiB29. Nunung memiliki postur tubuh gemuk dan berkulit hitam, Omas memiliki postur tubuh sedang tapi tidak langsing juga, dan RatmiB29 memiliki kulit putih dan sedikit gemuk. Mereka sudah bersiap dengan segala persiapannya. Saat mereka akan mendaki gunung mereka pertama meminta izin pada penjaganya.

RatmiB29: “Misi Pak, kita mau mendaki.”

Penjaga Gunung: “Ohya, hati-hati. tapi ada satu pantangan kalo mau mendaki gunung. jangan sampai kalian menginjak katak, jika kalian menginjak katak maka jodoh kalian nanti jelek.”

Mereka hanya diam dan ingin menahan tawa. Terdengar seperti mitos, memang itu mitos. Nah, kini mereka bertiga mendaki gunung dengan riang. Nunung dan Omas berjalan mendahului RatmiB29. Karena tidak mau tertinggal RatmiB29 sedikit berlari. Sudah 3 jam mereka berjalan, tiba-tiba..

RatmiB29: “Aaaah, aku nginjak katak.”

Omas: “Hahahaha, jodohmu bakal jelek Mi, jeleeeeek!!!”

Akhirnya mereka memutuskan untuk beristirahat dahulu di bawah pohon sambil membicarakan soal jodoh RatmiB29 nantinya akan seperti apa.

Nunung: “Jodohmu nanti item kali ya?”

RatmiB29 hanya menekuk mukanya, namun dia tidak kesal dengan kedua sahabatnya itu. Lalu Mereka pun melanjutkan perjalanannya.

Mereka berjalan dengan ringan. Dan tanpa disengaja Omas menginjak katak juga. Gelegar tawa terdengar dari mulut RatmiB29, dia merasa puas melihat Omas.

RatmiB29: “Jodohmu Omas, Jodohmu jueeleeeeek! hahaha!”

Mereka melanjutkan perjalanan hingga akhir dengan penuh tawa dan cerita lucu selama mendaki. hingga akhir Nunung satu-satunya yang tidak menginjak katak.

RatmiB29: “Wah wah jodohmu nanti gak jelek.”

(6 TAHUN KEMUDIAN)

Tiga sahabat yang lama tidak berjumpa akhirnya bertemu dalam sebuah reuni. Omas, RatmiB29 dan Nunung menghadiri acara tersebut dengan menggandeng suami mereka. Saat mereka bertiga bertemu, suasana menjadi pecah dan ramai. Mereka berbagi cerita dan saling memperkenalkan suami masing-masing.

Nunung: “Wah Mi ini suamimu? kok bener ya, jodohmu itu jelek ahahaha..”

RatmiB29: “Suami kamu ini Omas?”

Omas: “Iya, kenalin, Rangga.”

Nunung: “Namanya si bagus tapi memang bener katak itu, suamimu jelek Omas”

Omas: “Wah wah kamu sombong Nung.”

RatmiB29: “Iya, suami kamu emang ganteng banget Des tapi jangan gitu dong.”

RatmiB29: (Berbisik ke Omas) “Kok suami Nunung mau ya?”

kemudian RatmiB29 mencoba bertanya pada suami Nunung saat Nunung pergi mengambil makanan.

Ratmi B29: “Heh, kamu kok mau sama Nunung?”

Suami Nunung: “Iya nih, aku waktu itu ngijak katak waktu mendaki gunung..”

hahahahahahahaha, gelegar suara RatmiB29 dan Omas membuat semua orang mengalihkan pandangan pada mereka.

loading...