11 Cerita Lucu Banget Tentang Mancing

Kumpulan Cerita Lucu Tentang Mancing – Pengertian Cerita Humor adalah cerita singkat dan pendek dengan struktur naratif yang bertujuan membuat orang tertawa ngakak terbahak-bahak. Cerita humor lucu biasanya berbentuk cerita dialog yang diakhiri dengan kalimat lucu yang dihasilkan lewat permainan kata, Ketidakcocokan dengan logika, bualan atau hal lainnya. Mayoritas cerita lucu / humor yang banyak ditemui di situs cerita lucu adalah cerita humor singkat atau cerita humor pendek.

riajenaka.com pada artikel ini mencoba untuk membagikan kumpulan cerita humor terbaru yang kami kumpulkan dari berbagai sumber. Ini adalah koleksi cerita lucu banget, terbaik, yang sudah diseleksi. Semoga Anda bisa tertawa ngakak dan menikmati kumpulan cerita lucu tentang mancing dibawah ini.

11 Kumpulan Cerita Lucu Banget Tentang Mancing

1. Cerita Lucu Putus Asa Saat Memancing

Bapak Semar untuk pertama kali pergi memancing di tepi danau, ia menunggu di situ lama sekali dengan hati berdebar-debar, namun tak juga kelihatan ada ikan yang terkail.

Pemancing Lain: “Umpan yang kamu berikan tak benar, ikan-ikan di sini hanya menyukai umpan yang baunya harum.”

Semar segera pergi membeli umpan itu di toko peralatan pancing yang letaknya tak seberapa jauh dari situ, tetapi akhirnya hasilnya tetap nihil, yaitu tiada seekor ikan pun yang makan umpan dan terpancing.

Kakek: “Mengail ikan harus menggunakan umpan hidup!”

Pak Semar pun segera pergi membeli cacing, namun sampai matahari turun pada senja hari masih juga tak kelihatan ada ikan yang tertangkap dengan kail. Maka itu Semar akhirnya dengan geram mengeluarkan uang sebesar Rp. 20 ribu dari sakunya, lalu langsung melemparkannya ke dalam kolam itu.

Semar: “Aku benar-benar sudah tak ada jalan lainnya lagi, kalian ingin makan apa, ya belilah sendiri menurut selera masing-masing!”


2. Cerita Lucu Memancing Ikan Mas Sumedang

Ada seorang manusia, dia itu orang kota yang sangat gemar memancing bernama “Jow”. Hampir semua tempat mancing ikan di Bandung raya sudah dia ubek-ubek , nah satu ketika ia mendengar kabar kalo mancing ikan mas di Sumedang itu umpannya harus pake tahu Sumedang, kalo gak pake tahu gak akan nyaut-nyaut.

Jow: “Kok mancing umpannya bisa pake tahu aneh, Biasanya mancing kan umpannya pake cacing atau bahan-bahan yang berbau anyir tapi di sumedang harus pake tahu.”

Ia pun akhirnya berangkat ke sumedang untuk mencobanya. Kaget dan tercengang jow yang beberapa kali melemparkan kail berisikan umpan selain tahu itu. Tidak ada satu ikan pun yang menyaut umpan buatannya, akhirnya Jow mencoba menggunakan tahu sebagai umpannya. Dan kabar tersebut benar adanya, Jow pun langsung mendapatkan tarikan pertama setelah menggunakan tahu, tak tanggung-tanggung ikan yang ia dapatkan berukuran besar dengan berat mencapai 2kg.

Saat mencoba melempar umpan tahu keduanya, ikan pun langsung menyambar dengan berat ikan mencapai 3kg kembali ia dapatkan. Namun, saat melempar umpan tahu ke 3 kali, ikan pun kembali Jow dapatkan dengan ukuran yang lebih besar dari sebelumnya. Tapi Jow sangat kaget, karena saat akan melakukan tarikan kail yang disambar ikan berukuran besar yang ia dapatkan ketiga kalinya itu ternyata ikan mas asal Sumedang itu muncul secara tiba-tiba dan langsung Menghampiri Jow.

Ikan Mas: “Cengekna mana agig, bosen tahu wae tatadi mun bisa mah make leupet meh wareug.” (Mana cengeknya agig, bosen tahu doang dari tadi, kalo bisa tambah lontong biar keunyang)


3. Cerita Lucu Tiga Tukang Mancing Ikan Sombong

Pada suatu hari, 3 orang yg punya hobi mancing ikan lagi ngobrol sambil masing-masing menyombongkan kedahsyatan umpan pancing mereka.

Mono: “Dipikir-pikir umpan gua hebat bener.. baru aja tu umpan nyemplung di kolam, ikan dah pada nyamber sambil rebutan..”

Gareng: “Eits..tar dulu, umpan pancing gua dong lebih hebat., baru aja tu umpan gue pilin2 di tangan, ikan pada nongol ke atas kolam sambil ngomong ‘cepetan dooong milin2 ga kuat nih pengen makan tu umpan.,’ tu ikan dah ga sabaran sama umpan gua.!”

Petruk: “Tunggu duluuu,, umpan gua dong yang paling hebat..”

Mono dan Gareng: “Emang apa kehebatan umpan loe.?”

Petruk: “Gua mo mancing kan hari Minggu.. tu ikan hari Sabtu pada ke rumah gua, nanyain.. ‘Pak besok jadi mancing kaan.?? Ditunggu ya pak..’, gitu katenye..”


4. Cerita Lucu Kakek Yang Sedang Mancing

Suatu hari seorang kakek sedang mancing di kali, namun udah 3 jam kaga dapet ikan, lalu lewatlah seorang anak kecil.

Anak: “Lagi ngapain kong??”

Kakek: “Gua lagi mancing goblook.”

Anak: “Udah dapet belom kong??”

Kakek: “Belom goblok, banyak bacot elo.”

Anak: “Emang umpanya pake apa kong??”

kakek: “Ya pake cacing lah.. dasar goblok.”

Anak: “Pantesan, cobain kong pake keju ma cabe pasti dapet ikan.”

Kakek: “Emang bisa gitu??”

Anak: “Ya Nggak bisa lah goblok.” (Sambil lari)

Karena merasa kaget di bilang goblok sama anak kecil, si kakek jantungan dan mati di tempat. Singkat
cerita, di dalam kubur si kakek di tanyai dua malaikat yang membawa palu besar.

Malaikat 1: “Kong, waktu di dunia punya agama nggak??”

Kakek: “Ya punya lah goblok.”

Malaikat 1: “Maap ya kong, kalau bicara yang sopan, kali aja engkong bisa hidup lagi ke dunia.”

Kakek: “Emang bisa gitu??”

Malaikat 2 :” YA NGGAK BISA LAH GOBLOKK..!!”


5. Cerita Lucu Pamer Kehebatan Memancing

3 orang bersahabat yaitu Semar dari Amerika, Ateng dari Japang, dan Petruk dari Indonesia lagi keasikan membicarakan kehebatan memancing msing-masing, bahkan gak ada yang mau kalah..
karena kesal dengan Omongan Semar,dan Ateng. Petruk pun memutuskan untuk benar-benar mereka uji kemampuannya padahal Petruk gak berpengalaman memancing. Semar dan Ateng menyetujui dengan di lakukan besok harinya di Pelabuhan terdekat.

Saat pagi Hari mereka sudah berkumpul Di Pelabuhan yang ramai dengan aktifitas orang banyak. Semar maju duluan. Diambilnya Kail pancingnya lalu di lempar sangat jauh, saat umpannya jatuh baru 5 detik ikan Hiu menyambar umpannya, gedenya kaya Mobil, lalu Semar menarik Hiunya sampai di Pinggir.

Semar: “Gue itu hebat, Belum lagi saya punya saudara-saudara di Amerika lebih Jago lagi.”

Ateng: “Cuma segitu kehebatan loe”

Ateng pun maju mengambil kailnya lalu melemparnya lebih jauh dari pada orang Amerika. Umpanya belum menyentu Air Ikan Paus Lompat menyambar umpannya. lalu Ateng menarik ikan itu sampai ke permukaan.

Ateng: “Ini baru gue , belum lagi kalau Guru gue lebih besar dari ini”

Kini tiba giliran orang indonesia. (Bingung karna Petruk gak tau gimana cara mancing, apalagi Lawannya sangat Hebat) dengan Gugup Petruk melempar kailnya lebih jauh dari Orang jepang. umpannya menyentu air gak ada juga ikan yang menyambar. Semar dan Ateng menertawakan Petruk. Orang-orang di pelabuhan pun menertawakan dia. Petruk hanya diam saja.

Sudah 10 menit umpanya tidak dimakan ikan satupun. umpannya masuk lebih dalam lagi mengenai anak Gurita kecil yang lagi maen sama Ibunya. merasa umpannya mengenai sesuatu Petruk menarik Umpannya. Gurita itu merontak kesakitan. setelah agak dekat dermaga terlihat bahwa umpan Petruk mengenai Anak gurita. semua orang tambah tertawa ngakak melihat Petruk. Melihat semua orang tertawa Petruk hampir menangis menahan malu.

Anak gurita itu memanggil Ibunya, dan ibunya marah karena mengetahui anaknya mau di Bunuh, Ibu Gurita ini mengikiti arah asal Kail pancing ini. Di pelabuhan Petruk terus menarik tanpa menghiraukan orang yang menertawakan dia. setelah sudah dekat Pinggiran alangkah kagetnya Semua orang yang muncul gurita raksasa (Induk gurita yang di pancing Petruk) besarnya seperti pelabuhan itu. semua Orang lari ketakutan termasuk Semar dan Ateng pun kabur. Petruk pun ketakutan tapi Dia tak lari, sambil menunggu teman-temannya sudah lari baru Petruk juga ikutan kabur. Pelabuhan menjadi kosong di tinggali semua orang.

Besok harinya mereka bertemu lagi di taman seperti biasa .

Semar: “Petruk kamu hebat banget”

Petruk: “Itu biasa, belum lagi kalau guruku besarnya kaya Gunung.”

Ateng: “Kamu paling hebat dari kita semua.”

Petruk: “Itu cumah hal biasa di Indonesia masih banyak yang paling hebat melebihi aku.”

Semar: “Saya mengaku kalah.”

Ateng: “Saya juga”.

akhirnya Petruk paling hebat di antara mereka, dan sejak itu orang amerika dan Jepang mengakui kehebatan orang Indonesia (padahal kebetulan).


6. Cerita Lucu Memancing Saat Liburan

Pada hari minggu Saya bersama adik-adik memilih liburan dengan memancing. Kami mendatangi kolam pemancingan yang kolamnya sangat luas. Pemancingnya sangat banyak sekitar diatas ratusan orang. Rata-rata para pemancing sudah kami kenal semua maklumlah hobby kami ini sudah berlangsung bertahun-tahun sehingga para mancing-mania juga mengenali kami. Suasana keakraban menyelimuti kami semua. Kolam yang luas itu berisi ikan mas, ikan betrik, ikan mujaer, sepat, ikan nila, bawal, patin dan gurami.

Dipinggir kolam oleh pemiliknya disediakan gubuk-gubuk ber-atap ijuk, mushalla dan dilengkapi juga tempat buang air besar (WC). Karena pengunjungnya ramai saya kebagian tempat yang menurut para pemancing kurang strategis, airnya dangkal dan banyak kayu dan ranting yang bisa membuat mata kail nyangkut. Tepat dibelakang saya terdapat 2 buah kamar kecil (WC).

Singkat alkisah, menjelang siang hari, entah lagi mujur entah apa saya mendapatkan 7 ikan patin besar-besar. Sementara tidak satupun dari mancing-mania mendapatkannya. Paling-paling hanya mendapatkan ikan ikan lebih kecil seperti ikan betik, sepat dan mujaer.

Saya jadi pusat perhatian dan ada yang berusaha ingin memancing dekat dilokasi saya bahkan beberapa dari pemancing menanyakan umpan apa yang saya pakai bahkan ada yang meminta umpan milik saya, sebenarnya umpan semua pemancing hampir sama, ada yang memakai cacing dan adonan pelet yang ditambah berbagai ramuan seperti roti, pisang yang dibakar, minyak ikan, usus ayam dan ampas kelapa.

Setelah istirahat makan siang dan shalat dzuhur kami memulai kegiatan memancing kembali. Namun saya sedikit agak heran melihat banyak yang keluar-masuk ke WC tapi tetap membawa alat pancing, mungkin 20 hingga 40 orang, terlihat seringlah dibanding biasanya. Kali ini adik saya yang paling bungsu duduk disebelah saya. Sembari memainkan joran bak pemancing profesional adik saya menyampaikan dengan suara setengah berbisik.

Adik: “Mas, tadi saat mereka tahu hanya Mas yang mendapatkan ikan patin besar-besar, mereka penasaran sekali. Lalu saya mengatakan kepada mereka, mas itu kenapa dapat ikan patin karena umpannya dikencingi dulu, saya ngomong dengan mereka dengan mimik serius agar mereka percaya, Mas.”

Tentu saja adik saya yang terkenal jahil itu hanya ingin mengerjai mereka. Saya pun tidak dapat menahan tawa, saya terbahak-bahak karena hingga sore masih saja ada teman-teman pemancing keluar masuk WC. Saya dan adik tersenyum karena masih saja ada yang keluar masuk WC sambil membayangkan mereka mengencingi umpan pancing mereka didalam WC, namun tetap saja tidak dapat ikan patin hingga sore. Adik saya ini memang super konyol, ikan patin hasil pancingan saya pun dia ambil dan disangkutkan ke mata kailnya dan diam-diam dimasukkan kekolam seolah-olah dia juga dapat ikan patin besar.

Diperjalanan pulang tak henti Adik saya meneriakan: “Puas!, puas!, yes.”

Ibu: (Sambil tertawa) “Wuih! kasihan yang apes ya, ga dapet ikan dan pengen kencing tapi tidak kebelet, gimana tuh..”


7. Cerita Lucu Mancing

Suatu waktu di pagi hari, sang suami kembali setelah beberapa jam pergi memancing, dan dia memutuskan untuk istirahat tidur terlebih dahulu. Meskipun tidak biasa dengan situasi kondisi dengan keadaan danau tersebut, sang istri memutuskan untuk pergi dengan menggunakan perahu sang suami, lalu dia pergi ke tengah danau, berhenti, dan melemparkan jangkar perahu tersebut, kemudian membaca buku yang telah dia bawa sebelumnya. Beberapa saat kemudian, datanglah petugas penjaga danau, kemudian petugas tersebut merapat ke perahu sang istri tadi,,

Petugas: “Selamat pagi, Bu, Apa yang sedang ibu lakukan?”

Istri: “Membaca buku, (bergumam dalam hati) loh, bukannya sangat jelas terlihat?”)

Petugas: “Ibu sedang berada di area terlarang untuk memancing.”

Istri: “Oh, maaf Pak, tapi saya sedang membaca buku, bukan sedang memancing.”

Petugas: “Betul, akan tetapi Ibu telah membawa perlengkapan yang lengkap untuk memancing, jadi Ibu bisa kapan saja memancing. Saya terpaksa membawa ibu ke kantor dan memberikan surat pelanggaran.”

Istri: “Surat pelanggaran hanya untuk membaca buku??!!”

Petugas: “Ibu sedang berada di area terlarang untuk memancing..”

Istri: “Maaf Pak, tapi saya sedang membaca buku, bukan sedang memancing..”

Petugas: “Betul, akan tetapi Ibu telah membawa perlengkapan yang lengkap untuk memancing, jadi Ibu bisa kapan saja memancing. Saya terpaksa membawa ibu ke kantor dan memberikan surat pelanggaran.”

Istri: “Jika demikian, saya akan menuntut Anda dengan pelecehan seksual.”

Petugas: “Loh, tapi menyentuh ibupun belum saya lakukan.”

Istri: “Betul, akan tetapi Bapak telah membawa perlengkapan yang lengkap, jadi Bapak bisa melakukannya kapan saja.”

Petugas: “Selamat membaca bukunya Bu..,”

kemudian sang petugas tersebut pergi.


8. Cerita Lucu Memancing Untuk Istri

Di minggu hari yang cerah, Bagong berniat pengen mancing dan bawain ikan-ikan yang banyak buat makan istri dan anaknya. dia pengen hari ini spesial, karena bini si Bagong lagi ulang tahun.

Pas udah nyampe danau, Bagong mancing dengan sungguh-sungguh, tapi sial udah berjam-jam nunggu Bagong gak dapet 1 ikan pun. sore harinya, Bagong mutusin buat pulang kerumah aja karena dia udah gak dapet-dapet ikan sama sekali.

Tapi, gara-gara Bagong gak mau ngecewain istrinya, akhirnya Bagong terpaksa beli ikan di tempat langganan istrinya.

Bagong: “Om, saya beli 4 ikan lele terus tolong lemparin ke saya ya..”

Penjual: “loh?? kenapa harus dilempar??”

Bagong: “Soalnya saya pengen ngasih tau istri saya kalo saya yang nangkep mereka sendiri”

Penjual: “Ohh.. oke.. tapi pak, saya saranin bapak beli ikan mujair aja deh..

Bagong: “Loh?? kenapa emangnya?”

Penjual: iya.. soalnya, istri bapak bilang tadi ke saya kalo dia pengen dipancingin ikan mujair bukan ikan lele..

Bagong: “!@#%$^&*!@#$%^&*#$%^&*”


9. Cerita Lucu Anak Kecil Memancing

Seorang anak kecil bernama Ateng, duduk memancing di dermaga. Tapi sejak pagi tadi tak sekalipun pancingnya disentuh ikan. Ia sangat kesal, dan telah memutuskan untuk pulang ke rumah, sebelum pulang seorang wanita datang mendekat.

Wanita: “Sedang memancing, nak?. Sudah dapat banyak?”

Ateng: “Nggak.. Saya hanya memandikan cacing, kok..”


10. Cerita Lucu Mancing Di Baskom

Dokter Semar kerja disalah satu rumah sakit jiwa yang ada di kotanya. Suatu hari dia mengecek setiap kamar untuk melihat para pasiennya, disalah satu kamar ada salah seorang pasien yang sedang asyik mancing dibaskom.

Dokter: (dalam hatinya) “Dasar orang gila, mancing dibaskom.” “Gimana? Udah dapet berapa ikannya?”

Pasien: “Ikan?”

Dokter: “Iya, Bukannya Kamu lagi mancing?”

Pasien: “Dokter Gila yach?.. Masa mancing dibaskom”

Dokter: “Hehe..”


11. Cerita Lucu Pergi Memancing

Petruk: “Reng, ikut gw mancing yuk?”

Gareng: “Siapin peralatan mancing” yuk, mancing apaan Truk?

Petruk: “Mancing Kerusuhan”

Gareng: “Setan lo..”

4 Cerita Lucu Banget Tentang Mendaki

Kumpulan Cerita Lucu Tentang Mendaki – Pengertian Cerita Humor adalah cerita singkat dan pendek dengan struktur naratif yang bertujuan membuat orang tertawa ngakak terbahak-bahak. Cerita humor lucu biasanya berbentuk cerita dialog yang diakhiri dengan kalimat lucu yang dihasilkan lewat permainan kata, Ketidakcocokan dengan logika, bualan atau hal lainnya. Mayoritas cerita lucu / humor yang banyak ditemui di situs cerita lucu adalah cerita humor singkat atau cerita humor pendek.

riajenaka.com pada artikel ini mencoba untuk membagikan kumpulan cerita humor terbaru yang kami kumpulkan dari berbagai sumber. Ini adalah koleksi cerita lucu banget, terbaik, yang sudah diseleksi. Semoga Anda bisa tertawa ngakak dan menikmati kumpulan cerita lucu tentang mendaki dibawah ini.

4 Kumpulan Cerita Lucu Banget Tentang Mendaki

1. Cerita Lucu Mendaki: Nenek Penunggu Gunung

Ketika sedang mendaki gunung, Gareng bertemu dengan nenek-nenek yang berjalan mondar-mandir di bibir jurang sambil mengatakan “806.. 806.. 806..” tanpa henti dan terus melihat ke dasar jurang.

Gareng: “Ada apa nek? dari tadi saya dengar nenek selalu bicara angka 806, emangnya ada apa dengan angka itu??”.

Tetapi si nenek terus mengatakan 806.. 806.. tanpa menghiraukan Gareng..

Dengan penasarannya Gareng mendekat dan mengulangi pertanyaannya, tapi si nenek tetap cuek dengan 806-nya dan terus melihat ke dasar jurang. Dengan penasaran Gareng lebih mendekati si nenek dan ikut melihat kedasar jurang. Dengan tenangnya si nenek mendorong Gareng ke dasar jurang,..

Nenek: “807.. 807.. 807..”


2. Cerita Lucu Rencana Mendaki Gunung

Ratmib29: “Liburan ntar kita mendaki gunung yuk..”

Petruk: “Ga ah..”

Ratmib29: “Dih ga asyik banget sih kamu Mas!”

Petruk: “Kamu tuh yg ga asyik! Liburan tuh, daripada mendaki gunung lebih enak memeluk gunung tau ga sih beb? (Kedip kode sambil melirik dada).”


 

3. Kisah Lucu Mendaki: Suara Kuntilanak

Pada suatu hari gua bersama rekan-rekan OKP, GANESPA. Pergi mendaki gunung cermai, ketika gua sampai di lokasi ada sebuah kejadian yang sangat mengerikan. Tau tidak apa yang terjadi wah..! gila benar-benar gila lo pasti kaga percaya apa yang gua lihat dengan mata kepala gua sendiri. Tau tidak ada seorang yang baru meninggal di turunkan oleh ranger gua aja jujur deh.. kaga percaya. Tapi karena gua seorang petualang yah.. mau tidak mau gua harus tetap melanjutkan pendakian.

Awalnya sih…tidak di izinkan untuk rombongan naik pendakian pada hari itu, Namun dengan modal meyakinkan kuncen setempat pada akhirnya rombongan gua di izinkan untuk naik. wah…jujur loh gua bersama rombongan hanya modal nekat untuk menaklukan gunung cermai walau pada dasarnya kuncen itu tidak mau bertanggung jawab.

Pada hari pertama gua dapat masalah dengan turunnya hujan yang sampai tengah malam deras di tambah lagi dingin yang menggil wah…rekan-rekan pasti deh tidak bisa bayangkan bagai mana merasakan hujan di tengah gunung. Malam itu gua dapat giliran jaga pertama. tau tidak apa yang gua dengar suara kuntilanak lo..lo.. pasti tau lah bagai mana suara kuntilanak. Kalau lo pada kaga tahu berarti lo orang-orang kota yang bodoh masa kalah dengan orang desa yang selalu hidupnya menanti bintang, pada malam itu juga gua bangunkan rekan-rekan rombongan namun apa jawaban mereka” malah bilang gua penakut.”

Hari pada akhirnya sampai pada pagi namun hujan kembali berlanjut wah.. kaya cerbung aja tuh hujan pake nambah lagi. Dengan terpaksa gua dan rombongan menetap di tenda tanpa bisa apa-apa kita hanya berdiam diri dengan tenda dum yang ukuran delapan orang minim. hujan tak mau berhenti sampai kembnali pada tengah malam. Benarkan tuh hujan kaya cerbung aja, dan malam itu kawan gua Semar seorang petualang yang sejati dia dapat giliran gua jaga, apa yang terjadi dia mendengar apa yang sama gua dengarkan dengan bergegasnya dia membangunkan kawan-kawan dan yang anehnya semuanya mendengar suara yang aneh itu, suaranya Hi.. hii.. hiiii.. sungguh memyeramkan dengan keyakinan pada Tuhan kami semua ingin lebih tau suara apa itu sesungguhnya walau sebenarnya kami takut.

Rekan-rekan kami semua mendekati dengan berjalan sambil tiarap sudah seperti kaya ABRI mau latihan perang masalah nya kami berjalan dengan tiarap, semakin kami mendekati suara itu semakin kencang dan mengerikan. Jujur bulu kuduk kami semua pada merinding dan semakin kami dekat tau tidak kami melihat sebuah gubuk yang sudah reot tau-tau nya suara itu berasal dari situ kami terus mendekati tempat itu, setelah kami sampai di tempat itu dengan rasa panik di sertai takut kami mendobrak gubuk tua itu setelah terdobrak apa yang kami lihat dari suara yang sempat membuat kami takut tahu-tahu nya suara itu adalah dari suara seorang nenek-nenek yang sedang mencabutin bulu keteknya.


4. Cerita Lucu Mendaki: Mitos katak gunung

Suatu hari ada tiga perempuan yang merencanakan liburan mendaki gunung. Nunung, Omas dan RatmiB29. Nunung memiliki postur tubuh gemuk dan berkulit hitam, Omas memiliki postur tubuh sedang tapi tidak langsing juga, dan RatmiB29 memiliki kulit putih dan sedikit gemuk. Mereka sudah bersiap dengan segala persiapannya. Saat mereka akan mendaki gunung mereka pertama meminta izin pada penjaganya.

RatmiB29: “Misi Pak, kita mau mendaki.”

Penjaga Gunung: “Ohya, hati-hati. tapi ada satu pantangan kalo mau mendaki gunung. jangan sampai kalian menginjak katak, jika kalian menginjak katak maka jodoh kalian nanti jelek.”

Mereka hanya diam dan ingin menahan tawa. Terdengar seperti mitos, memang itu mitos. Nah, kini mereka bertiga mendaki gunung dengan riang. Nunung dan Omas berjalan mendahului RatmiB29. Karena tidak mau tertinggal RatmiB29 sedikit berlari. Sudah 3 jam mereka berjalan, tiba-tiba..

RatmiB29: “Aaaah, aku nginjak katak.”

Omas: “Hahahaha, jodohmu bakal jelek Mi, jeleeeeek!!!”

Akhirnya mereka memutuskan untuk beristirahat dahulu di bawah pohon sambil membicarakan soal jodoh RatmiB29 nantinya akan seperti apa.

Nunung: “Jodohmu nanti item kali ya?”

RatmiB29 hanya menekuk mukanya, namun dia tidak kesal dengan kedua sahabatnya itu. Lalu Mereka pun melanjutkan perjalanannya.

Mereka berjalan dengan ringan. Dan tanpa disengaja Omas menginjak katak juga. Gelegar tawa terdengar dari mulut RatmiB29, dia merasa puas melihat Omas.

RatmiB29: “Jodohmu Omas, Jodohmu jueeleeeeek! hahaha!”

Mereka melanjutkan perjalanan hingga akhir dengan penuh tawa dan cerita lucu selama mendaki. hingga akhir Nunung satu-satunya yang tidak menginjak katak.

RatmiB29: “Wah wah jodohmu nanti gak jelek.”

(6 TAHUN KEMUDIAN)

Tiga sahabat yang lama tidak berjumpa akhirnya bertemu dalam sebuah reuni. Omas, RatmiB29 dan Nunung menghadiri acara tersebut dengan menggandeng suami mereka. Saat mereka bertiga bertemu, suasana menjadi pecah dan ramai. Mereka berbagi cerita dan saling memperkenalkan suami masing-masing.

Nunung: “Wah Mi ini suamimu? kok bener ya, jodohmu itu jelek ahahaha..”

RatmiB29: “Suami kamu ini Omas?”

Omas: “Iya, kenalin, Rangga.”

Nunung: “Namanya si bagus tapi memang bener katak itu, suamimu jelek Omas”

Omas: “Wah wah kamu sombong Nung.”

RatmiB29: “Iya, suami kamu emang ganteng banget Des tapi jangan gitu dong.”

RatmiB29: (Berbisik ke Omas) “Kok suami Nunung mau ya?”

kemudian RatmiB29 mencoba bertanya pada suami Nunung saat Nunung pergi mengambil makanan.

Ratmi B29: “Heh, kamu kok mau sama Nunung?”

Suami Nunung: “Iya nih, aku waktu itu ngijak katak waktu mendaki gunung..”

hahahahahahahaha, gelegar suara RatmiB29 dan Omas membuat semua orang mengalihkan pandangan pada mereka.