10 Cerita Lucu Humor IPA Yang Bikin Ngakak

Kumpulan Cerita Lucu IPA – Cerpen lucu atau cerita pendek lucu berikut ini dijamin membuat Anda tertawa. Silahkan disimak, dibaca lalu kemudian tertawa ngakak. Cerita lucu ini merupakan kumpulan cerpen lucu terbaru tentang mata pelajaran/jurusan IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) yang disarikan dari berbagai sumber yang sudah diuji kelucuannya.

Artikel cerita humor terbaru ini didalamnya terdiri dari cerita-cerita, kisah-kisah, kalimat-kalimat dan kata-kata lucu berkaitan dengan IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) yang disatukan menjadi sebuah kumpulan humor lucu dan cerita lucu yg bikin ngakak terpingkal-pingkal. Semoga Anda menikmati, terhibur dan menangis tertawa setelah membaca cerita lucu singkat, ataupun cerita lucu panjang yang kami sajikan berikut ini.

10 Kumpulan Cerita Lucu Humor Tentang IPA Yang Bikin Ngakak

1. Cerita Lucu Soal IPA

Di kelas II A1 (Jurusan IPA) SMA sasar bukit kesasar. Sesuai jadwal pelajaran, seorang guru masuk ke kelas tersebut. Jam pertama, Pelajaran Ilmu Bumi, Pak Semar sedang menerangkan keadaan cuaca,

Guru: “Kenapa jemuran kering bisa basah?”

Petruk: “Kena hujan.”

Guru: “Salah”

Gareng: “Terlambat mengangkat.”

Guru: “Betul, seratus!”

(Jam pelajaran kedua, Guru Fisika masuk, Pak Mono menerangkan tentang proses pembakaran sehingga terjadi carbon mono-oxide dan di-oxide).

Guru: “Kenapa roti di oven bisa hangus?”

Petruk: “Adanya peristiwa pemanasan tinggi, sehingga O2 di dalam oven memuai akibatnya particles O2 yang panas pada menabrak roti sehingga rotinya mengalami trauma tumpul akibatnya rotinya memar kehitaman!”

Guru: “Salaaaahhhhhh!”

Gareng: “Terlambat mengangkat!”

Guru: “Betul, betul!

(Jam pelajaran ketiga, Guru Biologi yang masuk, Pak Ateng, menerangkan tentang proses pembuahan).

Guru: “Kenapa wanita bisa hamil?”

Petruk: “Karena terjadi zygote, yaitu pertemuan antara sperma dgn sel telur!”

Guru: “Salaaahhhhh!”

Gareng: “Terlambat mengangkatnya!”


2. Cerita Lucu IPA: Hewan Amphibi

Bu Guru: “Sebutkan binatang yang bisa hidup di dua alam?”

Semar: “Katak! Di darat dan di air.”

Bu Guru: “Baguusss. Coba kamu Bagong sebutkan contoh lainnya binatang yang hidup di dua alam?”

Bagong: “Babi ngepet Bu! Di alam nyata dan alam goib! Ekekekek..”

Bu Guru: (Keselek penggaris).


3. Cerita Lucu IPA Biologi

Bu Guru: “Sekarang sebutkan binatang yang alat kelaminnya di punggung?”

Petruk: “Huahahah, kalo pipis muncrat ke udara dong Bu?”

Gareng: “Ngaco nih Ibu, mana ada binatang kelaminnya di punggung?”

Bu Guru: “Ada loh!”

Petruk: “Apaan Bu?”

Bu Guru: “Kuda lumping!”

Gareng: (Mikir lama).

Kemudian kelas bubar.


4. Cerita Lucu IPA Reproduksi Seksual

Suatu pagi, di sebuah kelas, anak-anak SD kelas 4 tengah belajar tentang mata pelajaran IPA bersama ibu gurunya. Pelajaran berlangsung dengan hikmat karena topik yang dibahas cukup menarik yaitu tentang reproduksi seksual. Setelah si ibu guru selesai menjelaskan topik pelajaran, pembahasanpun berlanjut pada sesi tanya jawab.

Ibu guru: “Oke anak-anak ada yang mau bertanya!”

Siswi: (Mengangkat tangan dengan ekspresi sedih dan muram) “bu, mama saya bisa hamil tidak?”

Ibu Guru: “Ya tentu bisa dong, kan ibu kamu udah dewasa!”

Siswi: “Kalo kakak saya, bisa hamil tidak bu?”

Ibu Guru: “Berapa umur kakak kamu?”

Siswi: “19 tahun bu!”

Ibu Guru: “Ya bisa dong!”

Siswi: “Kalo saya bisa hamil tidak bu?”

Ibu Guru: “Berapa umur kamu?”

Siswi: “10 tahun bu!”

Ibu Guru: “Oh, kalo kamu belum bisa hamil!”

(Lalu, seorang siswa yang duduk di belakang si siswi tersebut langsung menepuk pundak siswi tersebut)

Siswa: “kan udah aku bilang say, kita nggak perlu khawatir!”

Ibu guru: (Makan papan tulis seraya kejang-kejang).


5. Kata-kata Lucu Surat Cinta Anak IPA

Archimedes dan Newton tak akan mengerti,

Medan magnet yang berinduksi di antara kita.

Einstein dan Edison tak sanggup merumuskan E=mc2

Ah tak sebanding dengan momen cintaku.

Pertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku,

Nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa maksimum.

Bagai tetes minyak milikan jatuh di ruang hampa,

Cintaku lebih besar dari bilangan avogadro.

Walau jarak kita bagai matahari dan Pluto saat aphelium,

Amplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatiku.

Seindah gerak harmonik sempurna tanpa gaya pemulih,

Bagai kopel gaya dengan kecepatan angular yang tak terbatas.

Energi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksi,

Energi potensial cintaku tak terpengaruh oleh tetapan gaya,

Energi kinetik cintaku = -mv~.

Bahkan hukum kekekalan energi tak dapat menandingi hukum kekekalan di antara kita.

Lihat hukum cinta kita

Momen cintaku tegak lurus dengan momen cintamu,

Menjadikan cinta kita sebagai titik ekuilibrium yang sempurna,

Dengan inersia tak terhingga,

Takkan tergoyahkan impuls atau momentum gaya,

Inilah resultan momentum cinta kita…


6. Olimpiade IPA Tingkat DUNIA

Saat Olimpiade IPA seluruh dunia, tersisa 3 negara sebagai finalis yaitu Jepang, Jerman dan Indonesia. Seluruh pertanyaan sudah diberikan, dan ketiga negara tersebut tetap memiliki nilai yang sama. Untuk menentukan juara akhirnya Tim Juri membuat sebuah pertanyaan dengan memberi kebebasan tiap peserta untuk menjawab, dan jawaban terbaik akan menjadi pemenang.

Tim Juri: “Peristiwa alam apa yang tercepat di dunia? Dimulai dari peserta Jerman, silahkan..”

Jerman: “Otak manusia, alasannya otak memiliki kemampuan berfikir yang sangat cepat.”

Tim Juri: “Jawaban yang bagus dan masuk akal. Selanjutnya peserta Jepang tolong jawab.”

Jepang: “Aliran listrik, alasannya saat kita pencet tombol maka bola lampu akan langsung menyala.”

Tim Juri: “Jawaban yang luar biasa. Terakhir kita beri kesempatan kepada peserta Indonesia.”

Indonesia: “Mencret Pak? alasannya kita belum sempat berfikir, belum sempat ngidupin lampu tapi tuh barang maen keluar aja.”

Tim Juri: “Hebat!! ini jawaban yang paling bagus. Maka pemenangnya adalah Indonesia..”


7. Cerita Lucu IPA: Cara Cek Gunung Merapi Yang Masih Aktif

Pada suatu hari ada seorang guru yang lagi mengajar pelajaran IPA dikelasnya, selayaknya seorang guru pastinya akan bertanya kepada muridnya,

Bu Guru: “Ibu mau nanya nih sama kalian, gimana caranya supaya kita dapat mengetahui gunung merapi yang masih aktif? hayoh siapa yang mau jawab?”

Sobri: Saya Bu Guru!

Bu Guru: “Silahkan Sobri gimana caranya?”

Sobri: “Gampang ko bu guru, tinggal kita miscall aja, apakah masih aktif atau tidak gunungnya”

Bu Guru: (Nelen Kapur)


8. Cerita Lucu IPA: Setiap Orang Punya Kenalan

Pada suatu hari didalam kelas 5 SD sedang ada jam mata pelajaran IPA, Ibu guru bertanya kepada murid-muridnya untuk mengetahui seberapa jauh mereka mengenal tokoh-tokoh penemu yang dikenal dunia.

Bu guru: “Ateng coba jawab pertanyaan ibu. Kamu tahu siapa itu Thomas Alfa Edison?”

Ateng: “Tidak tau bu guru.”

Bu guru: “Kalau James Watt, tahu gak?”

Ateng: “Tidak tau juga bu guru.”

Bu guru: “Ateng, bagaimana sih kamu ini? ditanya ini itu pasti jawabnya tidak tau. Kamu tidak pernah belajar ya?”

Ateng: “Belajar kok bu guru, sekarang coba Ateng tanya, Bu guru tau tidak siapa Arifin Widodo?”

Bu guru: “Tidak tau.”

Ateng: “Kalau Bambang Setiono, Ibu tau?”

Bu guru: “Tidak tau, Emang siapa mereka itu?”

Ateng: “Yaa itulah Bu, kita kan pasti punya kenalan sendiri-sendiri. Mereka itu tetangga depan rumah nenek saya.”


9. Cerita Lucu IPA: Nilai Raport

Ateng kecil selesai pembagian Raport pulang dengan wajah gembira. Sesampainya di rumah, ia langsung memperlihatkan raportnya kepada Emaknya.

Ateng: “Mak. lihat raport Ateng. Ada nilai 9 nya tiga.”

Emak: “Wah, hebat anak emak. Mana biar emak lihat.” (Sesaat kemudian emaknya membaca).

PMP: 6

Agama: 6

Bahasa Indonesia: 6

Matematika: 5

IPS: 6

IPA: 5

Kesenian: 6

Bahasa Daerah: 5

Alpa: 9

Izin: 9

Sakit: 9

Emak: “#@$%^&^%$()*&^#$” (langsung pingsan).


10. Cerita Lucu IPA: Jumlah Kaki Kambing

Suatu hari di suatu SD Negeri Ibu Guru menjelaskan pelajaran IPA dengan semangatnya.

Bu Guru: “Anak-anak hari ini ibu mau memberi pertanyaan mengenai binatang. Sekarang kamu Mono, berapa jumlah kaki Ayam?”

Mono: “Lah, ini pertanyaan yang mudah sekali. Ya pasti 2 Bu Guru.”

Bu Guru: “Bagus Mono, lha begitu murid ibu. Sekarang kamu Bagong.”

Bagong: “Siap Bu Guru!”

Bu Guru: “Berapa jumlah kaki kambing?”

Bagong: “Di lihat dari depan 2 di lihat dari belakang 2 di lihat dari sebelah kiri 2 dan dari sebelah kanan 2 Jadi jumlahnya adalah 2+2+2+2 = 8 Bu Guru.”

Bu Guru: “Wah, wah, kamu memang anak yang pintar Bagong seperti para pejabat pemerintahan kita saja.”

17 Cerita Lucu Humor Matematika Yang Lucu Abis

Kumpulan Cerita Lucu Matematika – Cerpen lucu atau cerita pendek lucu berikut ini dijamin membuat Anda tertawa. Silahkan disimak, dibaca lalu kemudian tertawa ngakak. Cerita lucu ini merupakan kumpulan cerpen lucu terbaru tentang mata pelajaran/jurusan Matematika yang disarikan dari berbagai sumber yang sudah diuji kelucuannya.

Artikel cerita humor terbaru ini didalamnya terdiri dari cerita-cerita, kisah-kisah, kalimat-kalimat dan kata-kata lucu berkaitan dengan Matematika yang disatukan menjadi sebuah kumpulan humor lucu dan cerita lucu yg bikin ngakak terpingkal-pingkal. Semoga Anda menikmati, terhibur dan menangis tertawa setelah membaca cerita lucu singkat, ataupun cerita lucu panjang yang kami sajikan berikut ini.

17 Kumpulan Cerita Lucu Humor Tentang Matematika Yang Lucu Abis

1. Cerita Lucu Matematika: Jumlah Kaki Kambing

Dalam sebuah pelajaran matematika,

Ibu Guru: “Kaki ayam ada berapa, Gareng?”

Gareng: “Dua bu.”

Ibu Guru: “Bagus, sekarang Bagong, kaki kambing ada berapa?”

Bagong: “Delapan Ibu Guru.”

Ibu Guru: “Bagaimana bisa begitu?”

Bagong: “Coba hitung, 2 kaki depan, 2 kaki belakang, 2 kaki kiri dan 2 kaki kanan. Kan 2+2+2+2=8.”

Ibu Guru: “Bagong, sungguh pintar kau seperti pejabat saja.”


2. Cerita Lucu Matematika: Belajar Berhitung

Seorang anak 5 tahun sedang belajar matematika bersama gurunya, dan perbincangan pun berlangsung.

Ibu Guru: “Baik nak sekarang kita belajar berhitung!”

Anak: “Aku sudah bisa bu!”

Ibu Guru: “Coba hitung dari 1 sampai dengan 10.”

Anak: “1,2,3,4,5,6,7,8,9,10.”

Ibu Guru: “Wah!! Ternyata kamu pintar, siapa yang mengajari?”

Anak: “Ayah saya bu.”

Ibu Guru: “Sekarang coba hitung lebih dari 10, bisa tidak?”

Anak: “Bisa bu!”

Ibu Guru: “Coba!”

Anak: “Jack, Queen, King, As.”

Ibu Guru: “@#$*&^”


3. Cerita Lucu Matematika: Uang Kembalian

Pada suatu hari seorang guru matematika ingin mengetes kepada murid-muridnya dikarenakan bulan depan sudah memasuki waktu ujian akhir semester.

Guru: “Pagi anak-anak!”

Murid: “Pagi juga, bu guru.”

Guru: “Hari ini saya ingin mengetes kalian semua, apakah kalian siap?”

Murid: ”Siapppppppppppppp!!”

Guru: “Kemarin saya mempunyai uang Rp. 1500 dan saya ingin membeli bakso seharga Rp. 750, lalu berapa kembaliannya?”

Murid: “Rp. 750 buuuuuu.”

Guru: “SALAH, yang benar Rp. 250”

Murid: “Kok begitu bu?”

Guru: “Kan uang yang saya kasihkan ke tukang bakso Rp. 1000, hahaha kena kalian semua.”

Murid: “Wwwuuuuuu.”


4. Cerita Lucu Matematika: Ukur Sudut

Suatu hari disebuah ruang kelas, seorang guru matematika mengajarkan sudut segitiga kepada murid-muridnya.

Guru: “Anak-anak sudut ABC sama dengan 60 dera,,?”

Murid: “jat!”

Guru: “Sudut BAC sama dengan 60 dera,,?”

Murid: “Jat!”

Guru: “Jadi kedua sudut itu sama be,,?”

Murid: “Jat!”

Guru: “#$%!*&.”


5. Kisah Lucu Matematika: Kemanakah Sisanya?

Tiga sekawan masuk ke hotel untuk menginap. Kata petugas, harga sewa kamarnya Rp. 300.000. Masing-masing mengumpulkan uang Rp. 100.000 untuk membayarnya.Setelah ketiga orang tadi pergi menuju kamar, sang petugas baru sadar ada discount, sehingga harga sewa kamar tsb seharusnya cuma Rp. 250.000. Kemudian sang petugas meminta Bel-boy untuk menyerahkan uang Rp. 50.000 kepada ketiga orang tadi.

Karena uang Rp. 50.000 berbentuk pecahan Rp10.000 si Bel-boy hanya menyerahkan uang kepada ketiga orang tadi sebesar Rp. 30.000 sedangkan yang Rp. 20.000 disimpan untuknya. Uang yang Rp. Rp.30.000 tersebut dibagi-bagi ke tiga orang tadi, masing-masing Rp. 10.000. Sehingga, bila dihitung-hitung, masing-masing orang hanya membayar Rp. 90.000.

Jadi, bertiga sebenarnya membayar Rp 90.000 x 3 = Rp. 270.000 Bila ditambahkan ke uang Rp. 20.000 yang dipegang si Bel-boy, maka jumlahnya menjadi Rp. 290.000. Lantas yang Rp. 10.000 lagi ke mana?


6. Cerita Lucu Guru Matematika

Guru Matematika: “Seandainya pesawat Boeing 747 Lion Air dipiloti oleh penyabu, dan mengangkut 560 orang anggota DPR RI, meledak di ketinggian 10.000 feet dan jatuh di pegunungan berbatu tajam dengan kemiringan 45 derajat, berapa kemungkinan yang selamat?”

Murid-murid: (Serempak dan tegas) “Yang selamat 250 Juta rakyat indonesia, Bu..”

Guru Matematika: “Memang Anak Yang Cerdas.”


7. Cerita Lucu Matematika: Latihan Soal

Guru: “Anak-anak, kita Latihan soal Matematika yaa.”

Murid: (Kompak) “Iya buu.”

Guru: “Jika tante kalian memberi 2 permen kepada kalian, kemudian di tambah lagi dengan 5 permen, ditambah lagi 10 permen, di tambah lagi 25 permen maka jawabannya adalah?”

Murid: (Dengan semangat) “Terimakasih Tanteee!!”

Guru: (Nelen penghapus).


8. Cerita Lucu Nilai Matematika Jelek

Seorang bapak jengkel kepada anaknya karena nilai matematikanya di sekolah selalu buruk. Akhirnya dia mengancam si anak agar semangat belajar.

Papa: “Nak, kalau nilai matematikamu tetep jelek, jangan panggil saya papa lagi!” (besoknya si anak pulang sekolah) “Gimana nilai ulangan matematikanya?”

Anak: “Maaf anda siapa ya?”

Papa: “#%&?”


9. Cerita Lucu Tidak Bisa Menjawab Soal Matematika

Di kelas seorang guru memberi pertanyaan matematika kepada Mono, salah satu muridnya yang kurang pandai.

Guru: “Mono, berapa hasil dari 16 x 16.”

Mono: “Nggak tau pak.”

Guru: “Gitu aja nggak bisa, keluar kamu!”

Mono: “Percuma pak, diluar pun saya nggak bisa jawab. Sumpah!”

Guru: (Nelen cabe sekilo).


10. Cerita Lucu Tebakan Matematika

Petruk: “Reng, sambil nunggu bis kota, kita main tebak-tebakan, yuk.“

Gareng: “Kamu punya tebakan apa?“

Petruk: “Gini ada satu bis mengangkut penumpang sebanyak 8 orang. Di tengah perjalanan 3 orang penumpang turun, kemudian 2 orang naik dan setelah itu turun lagi 1 orang. Tenyata setelah dihitung-hitung penumpangnya tetap sebanyak 8 orang. Mengapa demikian?“

Gareng: “Kenapa ya, mestinya kan berkurang, kan banyak yang turun. Tidak tahu ah.“

Petruk: “Nyerah nih.“

Gareng: “Ya deh, Kenapa coba?“

Petruk: “Karena bisnya adalah bis tingkat, mereka naik turun dari bagian atas ke bagian bawah dan sebaliknya.“

Gareng: “Uuuhh..“