6 Cerita Lucu Humor Cermin Yang Keren Banget

Kumpulan Cerita Lucu Tentang Cermin Terbaru – Anda penggemar cerita lucu? Ingin membaca cerita pendek paling lucu yang konyol, gokil, dan kocak? riajenaka.com tempatnya. Koleksi cerita humor disini terdiri dari beragam topik yang bisa membuat Anda tertawa lebih ngakak dari sebelumnya. Setiap terbitan artikel cerita lucu humor hanya disajikan dalam satu tema supaya Anda lebih puas dan terhibur.

Posting terbaru kali ini mengupas cerita lucu Cermin. Silahkan disimak dengan baik dan siapkan ekstra energi untuk tertawa setengah mati. Kumpulan cerita lucu banget tentang Cermin dikumpulkan dari berbagai sumber gokil cerita pendek lucu. Tentunya cerita humor Cermin paling lucu yang dipilih sudah lulus uji standar kelayakan ngakak dan konyol minimum yang disyaratkan oleh pemerintah. Akhir kata, selamat menikmati cerita lucu gokil bikin ngakak dibawah ini.

6 Cerita Lucu Humor Cermin Yang Keren Banget

1. Cerita Lucu Cermin: Punya Si Tukang Kambing

Suatu malam seorang istri yang kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari karena harga-harga yang melambung meminta uang belanja tambahan kepada suaminya yang pelit. sang suami mengeluarkan selembar uang Rp.50.000,-an dari dompetnya lalu mendekatkannya ke depan cermin

Suami: “Kau lihat uang yang di cermin itu? Itu uangmu, yang ini uangku!” (Sambil mengembalikan uang tadi ke dalam dompetnya).

Malam berikutnya sang suami terkejut ketika ia baru saja pulang dari kantor ia melihat sate dan gulai kambing di meja makan,

Suami: “Darimana kau memperoleh uang untuk membeli semua makanan itu?”

Istri: (Tidak menjawab).

Tetapi langsung menarik tangan suaminya menuju kamar, di kamar sang suami mengulangi pertanyaannya, lalu istrinya menanggalkan semua pakaiannya dan berjalan ke depan cermin,

Istri: “Kau lihat tubuh yang dicermin itu? Itu punyamu, yang ini punya si tukang kambing!”


2. Cerita Lucu Jangan Keras-keras Itu Cermin

Suatu hari seorang presiden sebuah negara pergi melihat pameran lukisan-lukisan. Karena saat itu beliau mengalami sakit mata dan penglihatannya kabur, maka ia mengajak satu ajudannya untuk menuntunnya.

Presiden: “Wah, lukisan ini bagus. Gambar ikannya bener-bener hidup.”

Ajudan: “Shtt jangan keras-keras Pak. Itu gambar buaya.”

Kemudian mereka berpindah ke lukisan lain.

Presiden: “Gambar Gajah ini benar- benar gagah.”

Ajudan: “Shtt jangan keras-keras Pak. Itu gambar banteng.”

Presiden itu kemudian menahan diri memberi komentar sampai ia tiba pada satu pojok ruang pameran,

Presiden: (Sambil berseru) “Wah, sing iki apik tenan. Lukisan Gorila nya begitu nyata anatominya.”

Ajudan: (Langsung tertegun) “Sstt. Jangan keras-keras Pak. Itu cermin!”


3. Cerita Lucu Cermin: Seperti Apa Ketika Aku Tidur

Semar kecil sedang berdiri di depan cermin dengan mata tertutup.

Kakak: “Kenapa kau berdiri di sana dengan mata tertutup?”

Semar: “Agar aku bisa melihat seperti apa ketika aku tidur.”


4. Cerita Lucu Cermin Ajaib Saya

Tiga wanita asal Bandung , Jakarta dan Papua. Tiga Wanita ini pergi  ke orang sakti.

Orang sakti: “Apa keinginan anda datang kesini.”

Tiga Wanita: (Kompak) “Kami ingin mencoba cermin ajaib mbah.”

Orang sakti: “Mbah kasih tau , jika kalian bilang jujur segala permintaan kalian akan di kabulkan. Jika salah satu dari kalian bohong , Maka akan di sedot cemin ajaib selama- lamanya.”

Tiga Wanita: “Iya mbah, kami maksuk.”

Orang sati: “Ya udah kalian masuk satu persatu.”

Wanita Jakarta: “Cermin ajaib saya ingin uang banyak.” (Dalam sekejap langsung di kelilingi tumpukan uang).

Wanita Bandung: “Cermin ajaib Saya ingin perhiasan.” (Dalam sekejap langsung di kelilingi emas).

Wanita Papua: “Cermin ajaib saya.” (Langsung di sedot cermin ajaib).


5. Cerita Lucu Cermin: Disarankan Dengan Yang Manis-manis Dulu

Omas: “Mas, udah buka puasa!”

Gareng: “Woh iya, duh. Cermin mana cermin!”

Omas: “Nih cermin, buat apa sih?”

Gareng: “Buka puasa itu disarankan dengan yang manis-manis dulu, wajahku kan masuk kategori iya kan Beb kan?”

Omas: (Nahan muntah).

Gareng: “Allohuma lakasumtu wabika amantu.” (Jilat-jilat cermin).

Omas: “KOPLOK!” (Guyur kolak).


6. Cerita Lucu Cermin: Sering-sering Berbohong

Seorang kakak mengeluh saat berkaca di depan cermin,

Kakak: “Duh, hidungku kok pesek banget sih?”

Sang adik yang mendengar keluhan tersebut pun merespon

Adik: “Kak pengenpunya hidung mancung? Aku tahu gimana caranya!”

Kakak: (Penasaran) “Oh ya? Gimana?”

Adik: “Sering-sering berbohong aja kak!”

(Jawab sang adik polos yang gemar menonton film Pinokio).

6 Cerita Lucu Humor Handuk Yang Lulus SNI

Kumpulan Cerita Lucu Tentang Handuk Terbaru – Anda penggemar cerita lucu? Ingin membaca cerita pendek paling lucu yang konyol, gokil, dan kocak? riajenaka.com tempatnya. Koleksi cerita humor disini terdiri dari beragam topik yang bisa membuat Anda tertawa lebih ngakak dari sebelumnya. Setiap terbitan artikel cerita lucu humor hanya disajikan dalam satu tema supaya Anda lebih puas dan terhibur.

Posting terbaru kali ini mengupas cerita lucu Handuk. Silahkan disimak dengan baik dan siapkan ekstra energi untuk tertawa setengah mati. Kumpulan cerita lucu banget tentang Handuk dikumpulkan dari berbagai sumber gokil cerita pendek lucu. Tentunya cerita humor Handuk paling lucu yang dipilih sudah lulus uji standar kelayakan ngakak dan konyol minimum yang disyaratkan oleh pemerintah. Akhir kata, selamat menikmati cerita lucu gokil bikin ngakak dibawah ini.

6 Cerita Lucu Humor Handuk Yang Lulus SNI

1. Cerita Lucu Handuk: Pengantin Baru

Ada Cerita Sepasang pengantin baru mulai membiasakan diri menyesuaikan dengan perubahan yg terjadi .
Setelah selesai mandi si istri keluar kamar mandi dengan menggunakan handuk .

Suami: “Koq masih pake handuk sih? Kan kita udah married.”

Istri: (Sambil tersipu) “Oh iya lupa.” (Sambil melepas handuknya).

Suami: (Terpesona menatap tubuh istrinya) “Woow! Indah sekali Kamu cantik banget! Bolehkah aku memotretnya?”

Istri: (Kaget) “Apa? Memotret?”

Suami: “Iya, biar kecantikanmu selalu bisa kubawa di dekatku selamanya.”

Istri: (Tersenyum dan membiarkan si suami memotret).

Kemudian si suami mandi. Setelah selesai dia keluar kamar mandi dengan tetap memakai handuk.

Istri: “Lho koq masih pake handuk sih? Kan kita udah nikah!”

Suami: (Langsung membuka handuknya).

Istri: (Terkejut) “Bolehkah aku memotretnya?”

Suami: (Sambil tersenyum) “Untuk apa?”

Istri: “Kalo dipotret kan bisa diperbesar!”


2. Cerita Lucu Buka Handuk Dapat 1 Juta

Suami istri sedang mandi, tiba-tiba bel pintu berbunyi.

Suami: “Say, coba tolong lihat siapa tuh?”

Istri yang sudah selesai segera melibatkan handuk ke tubuhnya dan membuka pintu. Tampak Bagong, tetangganya termangu di depan pintu memandangnya.

Bagong: “Hai Nung, Mono ada?”

Istri: “Lagi mandi tuh.”

Bagong: “Aku kasih nih satu juta kalau kamu mau buka handukmu sebentar aja.”

Istri: “Benar? Sebentar aja?”

Bagong: “Yups.”

(Maka dibukanya libatan handuk selama 1 menit, dan ditutupnya lagi).

Bagong: “Thanks Sus, nih satu juta. Nanti aja urusanku sama Mono lewat telpon.”

Istri: (Senang banget. Disembunyikan uang tersebut lalu kembali ke kamar mandi).

Suami: “Siapa, say?”

Istri: “Ooh, Bagong, tetangga kita.”

Suami: “Bagus lah, dia bilang gak, kapan ngembaliin uang satu juta yang dia pinjem kemarin?”

Istri: “Siiiiiaaalllll!”


3. Cerita Lucu Pembantu Mencuri Handuk Majikan

Ketika Ateng pulang kerja, Oneng, isterinya, memberitahukan bahwa pembantu mereka yang baru ternyata telah mencuri dua buah handuk mereka.

Ateng: (Tidak bersemangat, sambil merebahkan dirinya di sofa) “Yah, perbuatan itu seharusnya tidak dilakukannya.”

Oneng: “Benar, Yah, dan yang paling mengesalkan, dia itu mencuri dua handuk kita yang paling bagus. salah satunya adalah handuk yang kita ambil dari hotel saat kita liburan ke Bali kemarin!”


4. Kisah Lucu Lomba Memeras Handuk

Di suatu negara antah-berantah sedang diadakan lomba ‘memeras’ handuk tingkat nasional. Pesertanya dari berbagai unsur masyarakat dan instansi pemerintah. Yang memimpin klasemen adalah:

1. Wakil dari lembaga pertanahan negara (agraria), menyisakan 10% air dari handuk basah yang disediakan panitia untuk diperas.

2. Wakil dari direktorat pajak, menyisakan 12%, dan

3. Wakil dari departemen dalam negri (juara antar pegawai kecamatan seluruh negeri), menyisakan 13% air.

Pada saat itu kejuaraan hampir ditutup dan semua handuk telah diperas peserta. Namun saat terakhir ada seorang peserta yang tergopoh-gopoh dan bergaya otoriter datang ke meja panitia. setengah memaksa dia berkata “tunggu, saya wakil dari angkatan bersenjata belum unjuk gigi nih.” Karena panitia takut pada orang berambut cepak itu, akhirnya dia diijinkan ikut, tapi handuk yang dipergunakan adalah handuk bekas sang ranking pertama.

Orang-orang mulai mencibir, gila, itu aja tinggal 12% masih mau diperes juga. Alhasil, malah si cepak tadi yang juara karena dia masih bisa memeras air dari handuk tersebut, dan yang tertinggal hanya 5% saja. Kemudian Ia dikirim ke luar negeri untuk ikut kejuaraan dunia. hasilnya TETEP JAWARA. Mengalahkan jagoan sumo jepang dan gulat WWC AS.

Saat diwawancarai iya berkomentar: “LHO KALO SOAL PERAS-MEMERAS DI NEGERI SAYA EMANG BANYAK JAGONYA, SAYA INI CUMA DALAM SKALA KECIL, KALO PREMAN BERDASI DAN BERPANGKAT LEBIH JAGO LAGI, MAS.”


5. Cerita Lucu Handuk: Gara-Gara Malu

Omas: “Mak, Mak, tadi waktu pulang mandi dari kali aku ketemu Om Petruk di jalan, dia ngeliatin terus, padahal aku udah pake handuk walau dalemannya belum.”

Emak: “Terus kamu gak malu dilihatin gitu?”

Omas: “Malu banget, Mak, saking malunya handukku cepet-cepet kucopot buat nutupin mukaku.”


6. Cerita Lucu Handuk: Berjemur Di Atap

Seorang wanita menghabiskan hampir seluruh waktu liburannya dengan berjemur di atap hotel tempat dia menginap. Ia mengenakan pakaian renangnya pada hari pertama. Tapi pada hari kedua, ia menyimpulkan bahwa tak ada seorangpun yang dapat melihatnya, maka ia pun melepaskan seluruh pakaian renangnya. Ia baru saja akan mulai berjemur, ketika didengarnya seseorang berlari ke atas menuju tempatnya berjemur. Saat itu ia sedang menelungkup, maka ia hanya menutupi bagian belakang tubuhnya saja dengan handuk.

Manager Hotel: (Dengan terengah-engah karena menaiki tangga) “Maaf nona, hotel ini tidak berkeberatan anda berjemur di atap, tetapi kami lebih menghargai anda bila anda mengenakan pakaian renang anda seperti kemarin.”

Wanita: “Lho, kenapa? Kan tidak ada yang bisa melihat saya diatas sini, lagi pula kan saya memakai handuk untuk menutupi sebagian tubuh saya?”

Manager Hotel: (Dengan malu-malu) “Bukan begitu, Tapi anda berbaring di atas atap ruang makan kami yang tembus pandang.”