5 Cerita Lucu Petasan Paling Koplak

Cerita Lucu Petasan – Anda penggemar cerita lucu? Ingin membaca cerita pendek lucu terbaru paling konyol, gokil, koplak juga kocak? Situs cerita lucu riajenaka.com tempatnya. Koleksi cerita humor disini terdiri atas beragam topik diharapkan dapat membuat Agan tertawa lebih ngakak daripada sebelumnya. Setiap terbitan artikel cerita humor lucu singkat dibawah ini hanya disajikan dalam satu tema supaya agan-agan tambah puas ketawa serta terhibur.

Humor terbaru kali ini mengupas contoh cerita lucu tentang Petasan. Silahkan disimak dengan baik lalu siapkan ekstra energi untuk tertawa setengah mati. Kumpulan cerita lucu banget Petasan dikumpulkan dari berbagai sumber gokil cerita pendek lucu. Tentunya cerita humor Petasan paling lucu yang dipilih sudah lulus uji standar kelayakan ketawa dan konyol minimum yang disyaratkan oleh pemerintah. Tanpa panjang kata lagi, selamat menikmati cerita lucu gokil bikin ngakak berikut. Warning, bisa berisi bacaan sex, jorok atau dewasa.

Cerita Lucu Petasan

1. Cerita Lucu Petasan: Celaka Gara-gara Bermain Petasan

Suatu hari Iskhak ketemu ama temen lamanya namanya Mono. Pas ketemu mereka berdua pada kaget karena mereka sama-sama kepalanya pada bocel, mukanya gosong, ama giginya ompong.

Si Iskhak cerita kalo mukanya rusak, kepalanya bocel, ama giginya ompong gara-gara ngikut nyemprot kebakaran sambil mangap.

“Waktu gue mangap ngga taunya ada tabung gas elpiji mleduk…” kata Iskhak.

Trus Iskhak nanya ama Mono kenapa kok kepalanya bocel.

“Abis tarawih gue nyalain petasan pakai rokok, abis gue nyalain sumbunya, petasan gue lempar ke orang jual soto pikul trus gue sembunyi sambil ngisep rokok. Gak taunya gue ketahuan, gue dikejar-kejar trus kepala gue dipukulin ama pikulannya soto” kata Mono.

“Trus muka lu kenapa gosong?” tanya si Iskhak lagi.

“Habis kepala gue sembuh gue main petasan lagi, abis sumbunya gue nyalain pakai rokok, petasan gue lempar ama orang jualan bakso trus gue sembunyi lagi, sambil ngisep rokok. Eh gua ketauan lagi, gua dikejar trus disiram ma kuah bakso” kata Mono.

“Ah lu tuh, gitu kagak kapok-kapok. Trus tu gigi lu napa kok abis semua” tanya Iskhak lagi.

“Oh yang ini critanya laen, waktu gue mau nyalain petasan pake rokok tiba-tiba ada orang pacaran lewat.”

“Nah lo, makanya jangan suka ngintip, paling lo ditonjok sama cowoknya gara-gara ngintip.” kata Iskhak sok tahu.

“Gak begitu critanya” kata Mono.

“Lha trus kenapa??” tanya Iskhak.

“Gue lupa…. rokok gue yang gue lempar….”


2. Cerita Lucu Petasan Bombat Super Happy

Di sebuah lokalisasi, terjadilah percakapan antara 2 Wanita Tuna Susila, Satu bernama Oneng dengan paras cantik, seksi dan bahenol. Dan satunya lagi bernama Omas, lumayan cantik juga, body biasa saja umurnya pun lumayan tua.

Si Oneng iri pada si Omas karena hampir tiap hari menerima tamu silih berganti tanpa henti. Sedangkan Oneng sesekali aja terima tamunya. Oleh karena itu si Oneng memberanikan bertanya pada si Omas…

Oneng: “Tin, tiap hari tamunya banyak..,resepnya apaan sih…?
Omas: “Aku pakai mercon cabe…” Dengan muka terheran-heran si Omas melanjutkan pertanyaannya,

Oneng: “Pakai mercon cabe?!. Maksud lo..?!”
Omas: “Ditengah-tengah begituan aku nyalakan petasan cabe, nanti kalo tamu bertanya jawab aja itu bunyi keperawanan yang pecah…”

Rasa percaya dan nggak percaya menyelimuti perasaan si Oneng. Tapi besoknya si Oneng mencoba trik jitunya si Omas. Tamu pertama masuk ke kamar Oneng. Selanjutnya, sambil maen Oneng nyalain petasan dan bunyi “der..!”

Tamu: “Apa itu Neng…??”
Oneng: (menjawab manja) “Keperawananku pecah, Mas?!”

Si tamu manggut-manggut kesenangan. Tamu kedua masuk, selanjutnya samalah seperti sebelumnya begitu seterusnya. Pagi harinya si Oneng mulai berpikir, semalem baru petasan cabe aja tamunya udah banyak banget, apalagi kalo petasan boombat, mungkin lebih banyak kali.

Malam harinya mencoba trik yang lainnya dengan petasan boombat (petasan besar). Tamu udah pada nunggu di luar kamar Oneng. Kegiatan rutin dimulai tamu pertama masuk, orangnya gendut, kumisan, tatoan dompetnya tebel. Begitu adegan dipertengahan si Oneng seperti biasa menyalakan petasan. Karena petasannya besar maka bunyinya.. “”Duorrrrr…. worrrrr…. worrrrrr…. worrrrr!!! (ada echonya).

Sambil menahan sakit, tamu yang gendut bertanya…

Tamu: “Itu apa sih, Neng…??”
Oneng : (menjawab manja) “Biasa lah Mas keperawananku pecah…”

Mendengar jawaban Oneng Si tamu langsung marah-marah…

Tamu: (menghardik sambil meninggalkan Oneng) “Bukan keperawananmu aja yang pecah, Neng!! Biji abang juga pecah tauuuu..
Oneng: “Aduh Gimana ini… Dasar Mercon Boombat sialannnnn..!!!”


3. Cerita Lucu Petasan: Gara-gara Petasan Penjara Seumur Hidup

Seperti kebiasaan pada umumnya didesa Suka Maju kelurahan Suka Mundur klo bulan ramadhan sehabis tarawih pasti banyak anak2 yang mainan petasan alias mercon. Kebetulan desa itu baru aja kedatangan warga baru pindahan dari kota, sebut aja Gareng (17 taun).

Singkat cerita, karna Gareng dari kota maka ia membawa petasan yg super besar dengan harapan bisa pamer dengan orang2 didesa yg barunya itu. Malam harinya Gareng bermaksud membunyikan petasan yang super gede itu di belakang sebuah gedung ga jauh dari tempat tinggalnya. Setelah petasan itu diletakkan diatas tanah lalu Gareng pun menyalakan petasan itu…

DUUUAAAAAAARRRRRRRRRRR!!!!!!!!!!

Gareng pun berteriak kegirangan sampai warga sekitar rumahnya pun keluar saking kagetnya. Singkat cerita, kegirangan Gareng pun berubah menjadi malapetaka ketika sirine mobil polisi berbunyi mendekati Gareng. Berikut percakapannya :

Polisi: “Selamat malam !”
Gareng: “Malem Pak, ada apa ya pak?”

Polisi: “Apa betul anda yg membunyikan petasan tadi??”
Gareng: (sambil senyum2 kecil) “Betul pak, iya pak saya tau saya salah, maaf ya pak heheh…”

Polisi: “Ya klo saya seh bisa memaafkan, tapi hukum tetap berlaku dek.”
Gareng: “Maksudnya apa pak?”

Polisi: “Anda kami tahan!! Dan kemungkinan besar anda akan dipenjara seumur hidup!”
Gareng: (kaget) “Haaaah???saya hanya menyalakan petasan tapi masa bisa mau dipenjara seumur hidup pak!” Bapak jangan ngaco ya, ayah saya pengacara lho pak!” (pikirnya dia gertak balik)

Polisi: “Ya benar anda memang cuma menyalakan petasan, tp anda sudah menghilangkan setidaknya 25 nyawa pasien!!!
Gareng: “Maksud bapak???”

Polisi: “Anda menyalakan petasan tepat dibelakang Gedung Rumah sakit Terapi Jantung, PAHAAAAM!!!”
Gareng: !@#$%^&*()_+


4. Cerita Lucu Petasan: Dicoba Dulu

Ateng sedang di pasar ingin membeli petasan buat persiapan puasa dan lebaran nanti. Karena gak mau rugi beli petasan yang jelek tapi mahal, maka dia bertanya dahulu sebelum membeli.

Ateng: “Bang, yang paling bagus mana?”
Penjual Petasan: “Oh, ini Boss.”

Ateng: “Berapa?”
Penjual Petasan: “Tiga ratus ribu.”

Ateng: “Mahal amat?”
Penjual Petasan: “Lha, tadi khan Boss nanya yang paling bagus?”

Ateng: “Bunyinya gimana, Bang?”
Penjual Petasan: “Bunyinya: dor. Namanya juga petasan.”

Ateng: “Masa tiga ratus ribu sepelan itu bunyinya?”
Penjual Petasan: “Ya lebih keras lah. Masa mulut saya yang jadi acuan?”

Ateng: “Iya dong.”
Penjual Petasan: (sambil teriak) “Bunyinya: DOOORRR!!!!“

Ateng: “Nah, itu baru mantap.”
Penjual Petasan: “Jadi, beli berapa, Boss? Nanti saya korting deh, sebagai penglaris.”

Ateng: “Beli satu aja. Tapi coba dulu dong, buat contoh. Ntar ternyata bunyinya kecil khan sayang duitnya, mahal begitu.”
Penjual Petasan: “Wooo….!!! Denger suara ini aja nih: ASSUUU..!!! Petasan kok dicoba dulu, ya saya rugi ya!!”

Ateng: “Nah, itu bagus. Yang bunyinya asu begitu pasti paling murah.”
Penjual Petasan: “!@#$%^&*()_+”


5. Cerita Lucu Petasan: Ledakan Jumlah Penduduk

Saat anaknya yang ke 10 dilahirkan, untuk merayakannya, serorang India menyulut petasan secara besar-besaran. Di tengah-tengah suara ledakan petasan itu, di bawah gedung terdengar dialog di antara dua anak-anak:

“Di atas gedung ini sedang terjadi apa?”

“Sedang terjadi ledakan jumlah penduduk.”

Advertisements

4 Cerita Lucu Humor Undangan Pernikahan Konyol Banget

Cerita Lucu Undangan Pernikahan – Anda penggemar cerita lucu? Ingin membaca cerita pendek lucu terbaru paling konyol, gokil, juga kocak? riajenaka.com tempatnya. Koleksi cerita humor disini terdiri atas beragam topik diharapkan dapat membuat Agan tertawa lebih ngakak daripada sebelumnya. Setiap terbitan artikel cerita humor lucu singkat dibawah ini hanya disajikan dalam satu tema supaya agan-agan tambah puas ketawa serta terhibur.

Humor terbaru kali ini mengupas contoh cerita lucu tentang Undangan. Silahkan disimak dengan baik lalu siapkan ekstra energi untuk tertawa setengah mati. Kumpulan cerita lucu banget Undangan dikumpulkan dari berbagai sumber gokil cerita pendek lucu. Tentunya cerita humor Undangan Pernikahan paling lucu yang dipilih sudah lulus uji standar kelayakan ketawa dan konyol minimum yang disyaratkan oleh pemerintah. Akhir kata, selamat menikmati cerita lucu gokil bikin ngakak berikut. Warning, bisa berisi bacaan sex, jorok atau dewasa.

Cerita Lucu Undangan
1. Cerita Pendek Lucu: Undangan Pernikahan

Hidup ini memang penuh dengan PILIHAN.
Suatu saat saya diundang untuk menghadiri pesta pernikahan di sebuah hotel.
Ketika sampai di lobby hotel, saya melihat ada 2 pintu.

Pintu-1 tertulis: “Untuk keluarga laki-laki”
pintu-2 tertulis: “Untuk keluarga perempuan”

Saya lantas masuk melalui pintu keluarga pengantin laki-laki.
Saya berjalan beberapa langkah dan melihat ada 2 pintu lagi.

Pintu-1 tertulis: “Untuk tamu laki-laki”
Pintu-2 tertulis: “Untuk tamu perempuan”

Kemudian saya masuk melalui pintu untuk tamu laki-laki.
Saya berjalan beberapa langkah melihat ada 2 pintu lagi.

Pintu-1 tertulis: “Untuk yang membawa kado”
Pintu-2 tertulis: “Untuk yang tidak membawa kado”

Saya masuk melalui pintu yang tidak membawa kado.
Setelah itu saya melihat ada 2 pintu lagi.

Pintu-1 tertulis: “Untuk yang membawa amplop”
Pintu-2 tertulis: “Untuk yang tidak membawa amplop”

Saya berkata dalam hati,, “Syukurlah, ternyata ada ruang juga untuk yang datang dengan TANGAN kosong”.
Lalu saya memilih pintu 2 karena tidak membawa amplop.

Kemudian saya berjalan beberapa langkah dan ternyata…

Saya sudah berada di jalan raya di luar hotel.


2. Cerita Lucu Undangan: Pesta Perkawinan Teman Sekolah

Pada suatu hari, seorang teman sekantorku tiba-tiba menggerutu: “Coba kalian katakan kejadian seperti ini lucu nggak, ada seorang teman sekolahku, biasanya telepon pun tidak, kini mau kawin, kemarin ia telah menyampaikan surat undangan, maksudnya kan jelas, minta aku memberinya kado perkawinan, atau cuma mau minta uang saja.”

Aku menasehatinya: “Teman sekolah kawin mengundang dirimu, pertanda ia ingin menjalin dan mempererat hubungan di antara kalian. Ah, jangan hanya memikirkan uang saja donk. Teman sekolahmu ini adalah teman waktu di universitas atau teman waktu masih di SMA?”

“Ia adalah teman kursus SIM-ku, kita telah sama-sama belajar mengemudikan mobil selama 5 hari!” jawab teman sekantorku itu sambil tersenyum.


3. Cerita Lucu Undangan: Surat Undangan Pesta Pernikahan

Kita mungkin sudah terbiasa menerima surat undangan pesta pernikahan di mana tercantum pesan sebagai berikut:

“Tanpa mengurangi rasa hormat, kami akan sangat berterima kasih apabila ungkapan tanda kasih yang akan diberikan tidak berupa cenderamata atau karangan bunga.”

Saya hanya ingin mengingatkan di saat nilai rupiah melorot begitu rupa terhadap dolar, maka pesan yang dicontohkan di atas pun akan mengalami perubahan pula, misalnya akan berbunyi:

“Tanpa mengurangi rasa hormat, kami akan sangat berterima kasih apabila ungkapan tanda kasih yang akan diberikan tidak berupa cenderamata atau karangan bunga atau ..rupiah.”

Nah, selamat menafsirkan sendiri.


4. Cerita Lucu Undangan: Batal Menikah Gara-gara Salah Cetak Undangan

Sehari sebelum pernikahan, Nunung terus-menerus menangis. Seluruh keluarga kebingungan.

Ibu: “Kenapa mbak kok malah nangis terus, kan mestinya hari ini mbak bahagia..”
Nunung: “Batal saja Buuuu..,,bataaal..!!”
Ibu: “Lho besok kan hari perkawinan mu, kok minta batal??”
Nunung: “Ini bu, tolong dibaca dulu dengan teliti undangan ini..”

Dalam surat undangan tersebut tertulis:

“TURUT MENUNGGANG”:
1. Pak Camat dan jajarannya
2. Pak Lurah dan jajarannya
3. Pak RW dan jajarannya.
4. Pak RT dan jajarannya

Nunung: “Saya ga akan kuaaaaaat buuu… Bener-bener Nunung ga kuaaaaattt…!!!”