12 Cerita Lucu Humor Buah Jeruk

12 Cerita Lucu Humor Tentang Buah Jeruk – riajenaka.com pada edisi hari ini mempersembahkan cerita-cerita lucu dan cerita humor yang bertema back to nature (halah..). Cerpen lucu kali ini bertema ‘Cerita Pendek Lucu Tentang Buah Jeruk’. Mungkin sebagian dari Anda ada yang berpikir, kok bisa ya kumpulan cerita humor itu bertema sayuran dan buah-buahan. Tentu saja bisa,, tema apapun bisa dijadikan bahan untuk cerita lucu gokil.

Kumpulan cerita pendek lucu yang akan Anda baca dibawah ini dikumpulkan dari blog/situs cerita lucu dan disatukan dalam satu tema cerita pendek lucu. Semoga pemirsa terhibur oleh cerita lucu terbaru berikut ini.

12 Cerita Lucu Humor Tentang Buah Jeruk

1. Cerita Lucu Jeruk Segede Upil

Suatu hari ada seorang ibu yang ingin membeli jeruk. Maka pergilah dia ke pasar dan langsung mendatangi pedagang jeruk.

Ibu: “Bang, jeruknya manis ngga?”

Pedagang: “Manis dong bu, kalau ngga manis saya kasih gratis deh.”

Ibu: “Beneran ya, bang. Awas kalau bohong!”

Pedagang: “Beneran bu.”

Ibu: “Berapa nih, sekilonya?”

Pedagang: “Sekilonya 10 ribu saja, bu.”

Ibu: “Ah, mahal banget. Masa jeruk segede upil gini harganya 10 ribu?”

Pedagang: “Eh, bu. Ibu jangan sembarangan. Kalau upil ibu bisa segede jeruk ini, saya beli 20 ribu!!”

Ibu: “@#$!%^**()”


2. Kisah Lucu Terapi Jeruk Nipis

Hati-hati dengan terapi jeruk nipis!! Masih ada yang terapi kesehatan dengan mengkonsumsi jeruk nipis atau lemon? Tolong perhatikan baik-baik ya. Temen saya ada yang terapi dengan jeruk nipis, ternyata gagal total, malah berat badannya naik, padahal sehari konsumsi jeruk nipis 4 kali.

Pagi hari, dia konsumsi jeruk nipis satu buah, dicampur soto Madura 2 mangkok. Siangnya, jeruk nipis satu buah dicampur cotto Makassar 2 mangkok. Agak sorean, jeruk nipis satu dicampur rawon Nguling 2 mangkok. Malamnya, jeruk nipis satu dicampur soto Betawi 2 porsi.

Selama 2 minggu melakukan treatment jeruk nipis tersebut berturut-turut, berat badannya naik 5 kg! Jadi, hati-hati kalau ikut terapi dengan jeruk nipis ya.


3. Cerita Lucu Kuburan: Maling Jeruk

Suatu hari Petruk dan Gareng melancarkan aksinya mencuri jeruk di kebun tetangga. Karena profesionalisme yang dimiliki, maka dengan mudah mereka mampu mengumpulkan sekarung. Setelah “packing”, mereka bergegas lari sekencang-kencangnya ke arah kuburan untuk menghilangkan jejak. Tatkala hampir sampai di gerbang kuburan, Petruk tersandung batu dan jeruknya terlontar 2 buah, tetapi ditinggalkan begitu saja dan mereka segera masuk untuk bersembunyi di balik batu nisan yang cukup besar. Ketika dirasa sudah aman, mereka mulai membagi hasil curian.

Petruk: “Saya satu, kamu satu, saya satu, kamu satu, saya satu, kamu satu.”

Tanpa sepengetahuan mereka, lewatlah Bagong. Langkahnya terhenti dan tersengal-sengal lantaran mendengar suara aneh dari kuburan. Kaget, takut, juga ngeri, Bagong segera lari terbirit-birit dan mencari pak Kyai dekat situ. Pak Kyai dan Bagong melongok-longok dari gerbang kuburan.

Bagong: “Apakah itu suara malaikat dan iblis yang lagi membagi jatah jiwa manusia ya Pak Kyai?”

Pak Kyai: “Saya juga tidak paham Gong.”

Kemudian, terdengar lagi suara aneh dari balik kuburan,

Petruk: “Sudah selesai.. Nah sekarang, dua yang di gerbang kuburan itu, siapa yang mau ambil? Kamu atau saya??”

Bagong dan Pak Kyai: “Waaaaa!!” (terbirit-birit sambil terkencing-kencing).


4. Cerita Lucu Jeruk Gratis

Seorang ibu membeli jeruk di tukang buah,

Ibu: “Bang jeruknya manis gak??”

Tukang buah: “Dijamin manis bu,”

Ibu: “Kalo gak manis gimana??”

Tukang buah: “Kalo gk manis gratis deh bu.”

Ibu: “Yaudah kalo gitu saya mau yg gk manis 2kg..”

Tukang buah: “!#!@$%#%%$$^” (Pingsan Nelen Gerobak).


5. Cerita Lucu Jeruk: Guru Rasis

Di sebuah sekolah dasar

Guru: “Omas, Apa yang kau lakukan pada jam istirahat?”

Omas: “Aku bermain di kotak pasir.”

Guru: “Ok, itu bagus. Jika kau bisa menuliskan kotak, maka aku akan memberimu sebuah jeruk.”

Omas berhasil melakukannya dan ia mendapatkan sebuah jeruk.

Guru: “Semar, Apa yang kau lakukan pada jam istirahat?”

Semar: “Saya bermain di kotak pasir bersama Omas.”

Guru: “Baik, jika kau dapat menuliskan pasir maka aku akan memberimu sebuah jeruk.”

Dan Semar berhasil melakukannya maka aia mendapat sebuah jeruk.

Guru: “Gareng, Apa yang kamu lakukan pada jam istirahat?

Gareng: “Aku mencoba bermain bersama mereka, namun keduanya melempariku dengan batu.”

Guru: “Oh benarkah, itu sepertinya tindakan yang sangat rasial dan fatal, Ok jika kau bisa menuliskan rasial dan fatal maka akau akan memberimu sebuah jeruk.”


6. Tebak-tebakan Lucu Tentang Jeruk

Tebakan: Jeruk apa yang suka makan jeruk?

Jawaban: Jeruk rakus.


7. Cerita Lucu Jeruk: Tukang Buah

Suatu Hari di pantai,

Security: “Maaf mas mau ngapain?”

Tukang Kelengkeng: “Saya mau jualan di dalem pantai pak.”

Security: “Maaf mas, pedangang gak boleh jualan di pantai ini.”

Tukang Kelengkeng: “Emangnya kenapa mas?”

Security: “Ya pokonya pedagang dilarang jualan di dalem.”

Tukang kelengkeng: “Tolonglah pak saya bakal lakuin apa aja deh biar saya dibolehin jualan di dalem.”

Security: “Beneran apa aja? Coba kamu masukin 1 biji buah yg kamu jual ke pantat kamu.”

Tukang Kelengkeng: (masukin jeruk ke pantat) “Aduh udah tuh pak.”

Security: “Yaudah kamu boleh masuk.”

Tukang Kelengkeng: (Masuk ke pantai sambil memegangi pantatnya yg sakit).

(1 jam kemudian).

Security: “Maaf mas mau ngapain?”

Tukang Jeruk: “Saya mau jualan di dalem pak.”

Security: “Maaf mas pedagang dilarang masuk.”

Tukang Jeruk: “Tolonglah pak saya mau jualan, saya bakal lakuin apa aja deh biar boleh masuk.”

Security: “Yaudah coba kamu masukin buah yg kamu jual ke pantat.”

Tukang Jeruk: “Hah? Dimasukin ke pantat nih pak?”

Security: “Iyah berani gak?”

Tukang Jeruk: “Yaudah deh pak.” (sambil meringis tukang jeruk memasukan jeruk ke pantatnya).

Security: “Yaudah kamu boleh masuk.” (sambil nahan ketawa).

(1 jam kemudian datanglah si Tukang salak).

Security: “Mas mau jualan di dalem yah?”

Tukang Salak: “Iya pak, ko bapak tau?.”

Security: “Pedagang gak boleh jualan di dalem, kalo kamu mau jualan di dalem kamu harus masukin dagangan kamu ke pantat.”

Tukang Salak: “hahahahahaha.”

Security: “Heh, kenapa kamu ketawa?”

Tukang Salak: “Saya kasian sama teman saya yg mau jualan di dalem juga,”

Security: “Loh, kasian kenapa?”

Tukang salak: “Dia tukang duren pak hahahahaha.”


8. Cerita Lucu Tempe Goreng Dan Es Jeruk

Mono adalah mahasiswa asal Australia yang baru datang ke indonesia yang tidak bisa berbahasa indonesia. Selama menjadi mahasiswa di indonesia teman-temannya hanya mengajarkan dia untuk berkata “Tempe Goreng dan Es Jeruk” dalam bahasa Indonesia agar ia dapat memesan makanannya sendiri. Keesokan harinya, Mono masuk ke sebuah warung.

Pelayan: “Nak, makan apa?”

Mono: “Tempe Goreng dan Es Jeruk,”

Karena hanya itu yang dapat dikatakannya, ia terpaksa memakan Tempe Goreng dan Es Jeruk setiap hari selama satu bulan. Ketika dia mengeluh pada teman-temannya, akhirnya teman-temannya pun mengajarkan dia untuk mengucapkan “Sayur Sop”. Dengan berbekal tambahan kata-kata barunya, dia kemudian masuk ke restoran dan memesan makanan,

Mono: “Saya pesan sayur sop.”

Pelayan: “Ayam atau Kambing?”

Mono: “Tempe Goreng dan Es Jeruk.”


9. Cerita Lucu Jeruk Makan Jeruk

Ada seorang Satpol PP yang sedang diberhentikan laju kendaraaannya oleh seorang Polisi Lalu Lintas di jalan.

Polantas:” Siang pak, ada SIM & STNK?”

Satpol PP: “Maaf pak, tertinggal di rumah.”

Polantas: “Oh kalau begitu anda saya tilang yah.”

Satpol PP: “Pak, jangan begitu dong, kok jeruk makan jeruk sih!” (maksudnya ia mencoba memberitahu kalau dirinya adalah anggota juga).

Polantas: “Lho, anda dari kesatuan mana?”

Satpol PP: “SATPOL PP, Pak” (Dengan nada pede).

Polantas: (Dengan nada kaget polisi berrucap) “hmmmm.. JERUK NIPIS. Tilang, tilang, tilang!”


10. Kisah Lucu Kulit Jeruk Bali

Sekilas info kulit jeruk bali manjur untuk penuaan dini. Akhir2 ini banyak penyakit menyerang yaitu gejala penuaan dini. untuk mengatasinya cukup dengan kulit jeruk bali, Caranya:

Potong beberapa bagian dari kulit tersebut lalu buat mobil2an (syukur2 mainnya keliling RT) maka hilanglah penuaan itu dan jadi kekanak2an.

Met Mencoba..


11. Cerita Lucu Jeruk: Hormati Orang Yang Berpuasa

Tiba-tiba, seorang pemuda kekar menghampiri rumah makan dengan marah.

Bagong: “Saya mau ketemu dengan pemilik rumah makan ini. Siapa pemiliknya?”

Pemilik: “Sa,, saya, Pak. Ada apa ya, Pak?” (Gemetaran).

Bagong: (Sambil mukul meja) “Bapak ini gimana sih! Ini kan bulan puasa. Kalau jualan tutup dong pake tirai! Hormati dong orang yang lagi puasa!”

Pemilik: “Ba,, baik, Pak.” (Beberapa saat kemudian, pemilik pun memasang tirai penutup).

Bagong: “Nah, gitu dong, menghormati orang yang berpuasa. Pesan es jeruknya satu!”


12. Cerita Lucu Jeruk: Pamer HP

Suatu hari berkumpul 3 cowok tanggung.

Cowok 1: “Eh, hp lo apa?”

Cowok 2: “Blackberry dong.. Kalo elo?”

Cowok 3: “Gue sih apple. kalo elo?”

Cowok 1: “Jeruk.”

Cowok 2 & Co 3: “!!??”

loading...

9 Cerita Lucu Humor Sayur Terong

9 Cerita Lucu Humor Tentang Sayur Terong – riajenaka.com pada edisi hari ini mempersembahkan cerita-cerita lucu dan cerita humor yang bertema back to nature (halah..). Cerpen lucu kali ini bertema ‘Cerita Pendek Lucu Tentang Sayur Cabe’. Mungkin sebagian dari Anda ada yang berpikir, kok bisa ya kumpulan cerita humor itu bertema sayuran dan buah-buahan. Tentu saja bisa,, tema apapun bisa dijadikan bahan untuk cerita lucu gokil.

Kumpulan cerita pendek lucu yang akan Anda baca dibawah ini dikumpulkan dari blog/situs cerita lucu dan disatukan dalam satu tema cerita pendek lucu. Semoga pemirsa terhibur oleh cerita lucu terbaru berikut ini.

9 Cerita Lucu Humor Tentang Sayur Terong

1. Cerita Lucu Terong Ajaib

Ada seorang wanita janda berumur 50 tahun, penampilan masih oke, mengeluh kepada dokter kalau kencing kadang2 ada rasa sakit. Lalu dia disuruh melakukan pemeriksaan urinenya. Besok paginya ibu itu kencing & dimasukan kebotol lalu menyuruh pembantunya untuk membawa botol itu ke laboratorium rumah sakit.

Tapi naas, karena si pembantu itu terpeleset dan jatuh, sehingga menyebabkan botol yg dibawanya terbuka dan isinya tertumpah semua. Karena takut diomelin, lalu si pembantu menggantinya dgn air kencingnya sendiri, dan membawa ke laboratorium. Setelah itu resi tanda terima diserahkan kemajikannya. Keesokan harinya sang ibu dateng berobat lagi sambil bawa hasil laboratorium.

Dokter: “Ibu punya suami?!”

Ibu: “Nggak dok, udah lama jadi janda, suami saya meninggal.”

Dokter: “Maaf bu, apakah ibu punya pacar atau pria yg suka menemani ibu?”

Ibu: “Nggak dok, saya di rmh saja kok, paling2 ikut kegiatan sosial dikit2.”

Dokter: (Bingung) “Ibuuuuuuuuuu.. (dengan nada sehalus mungkin), dari hasil pemeriksaan laboratorium, saya harus mengucapkan selamat pada ibu, karena ibu saat ini sedang mengandung, jadi mungkin rasa sakit kalau kencing itu bisa diakibatkan karena kehamilan ibu dan untuk itu saya kasih resep dan surat pengantar supaya ibu di rujuk ke dokter kandungan untuk merawat kandungan ibu.”

Ekspresi muka si ibu, pucat pasi dan penuh kebingungan, akhirnya dg langkah gontai dia berjalan pulang. sesampainya dirumah ibu itu lari kedapur dan membuka lemari es lalu mengambil TERONG UNGU YG GEDE, lalu dia banting2 tuh terong ke meja sampe hancur.

Ibu: “SIALAN LU TERONG! SIALAN LU TERONG! SEMUA INI GARA2 ELU GUE JADI HAMIL! GIMANA ANAK GUA NANTI RUPANYA? JANGAN2 NANTI MUKANYA UNGU, SIALAN LU! GUA NGGAK MAU LAGI! GUA KAPOK! KAPOK!”

(Tanpa dia ketahui bahwa hasil laboratorium itu adalah milik pembantunya).


2. Cerita Lucu Mau Beli Cabe Rawit

Suatu hari seorang atlet binaraga bernama Ateng Herkules belanja ke sebuah warung. Kebetulan si penjaga warung itu adalah seorang janda muda bertubuh sekseh, tapi menderita gangguan pendengaran dan sering telat mikir.

Ateng: “Ada telor, Mbak?”

Janda: “Apa Kang? Kurang jelas.”

Ateng: “Telor, Mbak.”

Janda: “Gimana, Kang?”

Tak mau bertele-tele, Ateng pun langsung melipat lengan bajunya dan memperagakan otot tangannya
yang menonjol bulat mirip telor.

Janda: “Ooowh.. Telor. Ada, Kang. Silahkan, mau beli apa lagi, Kang?”

Ateng: “Beli tahu deh sekalian.”

Janda: “Apa Kang? Gak kedengeran.”

Ateng: “Tahu, Mbak! Tahuuu..”

Janda: “Gimana Kang?”

Ga sabar Ateng lalu melepaskan kancing baju dan memperlihatkan otot perutnya yang membentuk sixpacks alias kotak-kotak mirip tahu Bandung.

Janda: “Ooo tahu, ada, sebentar ya Kang?” (sambil membungkus beberapa tahu) Lalu mau beli apa lagi, Kang?”

Ateng: “Saya ingin terong juga, Mbak. Kayaknya enak oseng2 tahu dicampur terong.”

Janda: “Apa, Kang?”

Ateng: “Terroooong!!”

Janda: “Apaan, Kang. Kurang jelas!”

Dengan kesal Ateng langsung membuka celana dan mempertontonkan isinya.

Janda: (Tersenyum) “Ooowh.. Cabe rawit.. Bilang dong yang jelas.”

Ateng: “Haduhh..” (nendang kursi).


3. Cerita Lucu Timun, Terong, Dan Titit

Timun, terong dan titit saling bercerita meratapi nasib masing-masing.

Timun: “Tiap gw udah gede dan panjang, gw dipotong-potong trus ditumpuk disamping genangan sambal sama onggokan pecel ayam”.

Terong: “Gw lebih parah, pas gw udah gede dan panjang, gw dibelah dua terus dimasukin minyak panas sampe gw layu, terus disiram cabe giling”.

Titit: “Lu pada gak ngerasain apa yang gw alamin klo gw gede dan panjang, gw dibekap ama kantong, dimasukin ruang sempit dan gelap, kepala gw dijeduk2in sampe gw muntah dan tak sadarkan diri.”


4. Cerita Lucu Terong: Kesalahan Yang Di Sengaja

Sebuah toko kelontong memasang tanda yang berbunyi “Terong, Rp 2.500 dapat 1 buah – Rp 10.000 dapat 3 buah.”

Sepanjang hari, setiap pelanggan yang datang berseru: “Jangan konyol! Saya harus mendapatkan empat buah untuk Rp.10.000!”

Dengan patuh pemilik toko kelontong itu membungkus empat terong. Tukang Kios sebelah penasaran melihat kelucuan ini dan akhirnya diapun menghampiri pemilik toko kelontong,

Pemilik Kios: “Apakah kau tidak akan memperbaiki kesalahan pada tandamu?”

Pemilik Kelontong: “Kesalahan apa?” tanya pemilik toko kelontong. “Sebelum saya memasang tanda ini, tak seorang pun pernah membeli lebih dari satu terong.”


5. Cerita Lucu Terong: Sehabis Jum’atan

Ayah: “Nak, tadi dengerin khotbahnya?”

Anak: “Dengerin donk Yah.”

Ayah: “Sekarang Ayah tes, sebagai Anak harus berbakti pada siapa?”

Anak: “Ibu.”

Ayah: “Kemudian siapa lagi?”

Anak: “Ibu.”

Ayah: “OK, selanjutnya siapa?”

Anak: “Ibu.”

Ayah: “Bagus, abis itu siapa?”

Anak: “Ayah.”

Ayah: “Pinter, jadi Ibunya ada berapa tadi?”

Anak: “Ada 3.”

Ayah: “Ayahnya berapa?”

Anak: “1.”

Ayah: “Ibu kamu berapa?”

Anak: “1.”

Ayah: “Berarti kurang berapa?”

Anak: “2.”

Ayah: “Sip, nanti sampe rumah bilang sama Ibu ya.”

Sesampainya di rumah sang anak langsung menghampiri ibunya yg sedang memasak di dapur.

Anak: “Ibu, tadi kata Bapak, seharusnya aku tambah 2 ibu, karena karena waktu ceramah jumatan katanya harus berbakti 3X sama ibu.”

Ibu: “Nak, kamu tau ini sayur apa?”

Anak: “Terong, Bu.”

Ibu: “Bagaimana caranya agar satu terong ini bisa dinikmati oleh tiga orang?”

Anak: “Dipotong 3 Bu.”

Ibu: “Anak pintar. Nanti kamu bilang Bapakmu ya.”


6. Cerita Lucu Terong: Mirip Sesuatu

Suatu hari 4 Tanaman dikebun tengah bercakap-cakap.

Jamur: “Aku mirip Payung.”

Brokoli: “Aku mirip Pohon.”

Bunga Matahari: “Aku mirip Matahari.”

Terong: “Teman-teman , bisa ga Ganti topik bicaranya?”


7. Cerita Lucu Terong: Ditraktir Bos

Bos: “Kamu pingin makan apa?”

Karyawan: “Terong rebus kecap.”

Bos: “Kamu boleh memilih masakan yang enak-enak.”

Karyawan: “Terong rebus kecap dengan racikan daging.”

Bos: “Kamu tak usah menghemat uang untuk diriku, kepingin makan masakan apa, ya tunjuk saja.”

Karyawan: (Setelah dipikirkan baik-baik) “Kalau begitu, aku minta 2 porsi terong rebus kecap dengan racikan daging.”


8. Cerita Lucu Terong: Bercinta Di Tempat Gelap

Waktu itu Nunung sudah frustasi karena kebiasaan Suaminya yang suka bercinta di tempat gelap, Berharap untuk membebaskannya dari masalah ini, dia menyalakan lampu, dan pada saat malam yang bergairah itu, dia terkejut saat menemukan sebuah Terong di tangannya.

Nunung: “Apa ini? (sambil mengeluarkan terong) Apa yang telah kau lakukan kepadaku selama 5 Tahun terkhir?”

Suami: “Sayang, biar aku jelaskan!”

Nunung: “Kenapa, Kau licik? kau IMPOTEN!”

Suami: (Menyela dengan nada lembut) “Mungkin kamu ingin menjelaskan darimana tiga anak-anak kita ITU.


9. Kata-kata Lucu Terong: Surat Cinta Penjual Buah vs Penjual Sayur

Wajahmu memang Manggis.

Watakmu juga Melon_kolis.

Tapi hatiku Nanas karena cemburu.

Sirsak napasku.

Hatiku Anggur lebur.

Kini Delima dalam hidupku.

Memang ini juga Salakku.

Jarang Apel di malam minggu.

Ya Tuhan,

Mohon Belimbing-mu.

Kalau memang per-Pisang-an ini yang terbaik untukku,

Semangka kau bahagia dengan pria lain.

Sawo-nara.

Dari: Durianto.

Jawab si perempuan penjual sayur:

Membalas Kentang suratmu itu,

Brokoli-koli sudah kubilang.

Jangan tiap datang rambutmu selalu Kucai.

Jagungmu tidak pernah dicukur.

Disuruh datang malam minggu, ehh nongolnya hari Labu.

Ditambah kondisi keuanganmu makin hari makin Pare.

Mau nelpon aku saja mesti ke Wortel.

Terus Terong, cintaku padamu sudah lama Tomat.

Jangan Kangkung aku lagi.

Aku mau hidup Seledri.

Cabe deh..

Salam: Sawitri

loading...