4 Cerita Lucu Humor Angsa Yang Bikin Mules

Kumpulan Cerita Lucu Tentang Angsa Terbaru – Anda penggemar cerita lucu? Ingin membaca cerita pendek paling lucu yang konyol, gokil, dan kocak? riajenaka.com tempatnya. Koleksi cerita humor disini terdiri dari beragam topik yang bisa membuat Anda tertawa lebih ngakak dari sebelumnya. Setiap terbitan artikel cerita lucu humor hanya disajikan dalam satu tema supaya Anda lebih puas dan terhibur.

Posting terbaru kali ini mengupas cerita lucu Angsa. Silahkan disimak dengan baik dan siapkan ekstra energi untuk tertawa setengah mati. Kumpulan cerita lucu banget tentang Angsa dikumpulkan dari berbagai sumber gokil cerita pendek lucu. Tentunya cerita humor Angsa paling lucu yang dipilih sudah lulus uji standar kelayakan ngakak dan konyol minimum yang disyaratkan oleh pemerintah. Akhir kata, selamat menikmati cerita lucu gokil bikin ngakak dibawah ini.

4 Cerita Lucu Humor Angsa Yang Bikin Mules

1. Cerita Lucu Aku Bertanya Kepada Angsa

Suatu hari Abunawas eprgi ke pasar untuk menjual angsanya. Seorang imam yang cerdas dan lucu melihat dia dan memutuskan untuk menguji dia.

Imam: “Berapa harga keledaimu?”

Abunawas: “Pak, ini adalah angsa, bukan keledai.”

Imam: “Aku tidak bertanya kepadamu, aku bertanya kepada angsa.”


2. Cerita Lucu Angsa: Itu Urusan Bapak

Di pagi yang cerah Bu Guru mengajak murid-muridnya untuk bernyanyi.

Bu Guru: “Anak-anak, ayo menyanyi lagu Potong Bebek Angsa!”

Anak-anak: “Iya, Bu.”

Bu Guru: “Ibu hitung ya anak-anak. Satu, dua, tiga.”

Anak-anak: “Potong bebek angsa, angsa di kuali, nona minta dansa, dansa empat kali, sorong ke kiri, sorong ke kanan, tralalalalalal.”

Ditengah keasyikan mereka bernyanyi, tiba-tiba datang ibu kepala sekolah.

Kepala sekolah: “Gimana sih Ibu ini, sudah tau anak-anak masih di bawah umur, kok sudah di ajari Nona Dansa, itu urusan bapaknya.”

Bu Guru: @#$%^&


3. Cerita Lucu Angsa: Tiap Hari Burit Saya Harus Dijahit

Suatu hari seekor ayam betina yang baru pulang dari pasar bertemu dengan temannya yaitu seekor angsa betina di sebuah angkot. Seperti biasa obrolan mereka pasti  nyangkut ke masalah sembako yang makin mahal dari hari ke hari. Tapi dari obrolan mereka ada yang paling seru.

Angsa: “Eh, mbak Yam tadi ke pasar ngapain ya?”

Ayam: “Ah biasalah Bu Ang, tadi saya menjual sedikit telur saya hasil dari seminggu ini.”

Angsa: “Oh sama dong, saya juga baru jual telur saya tadi. Yah lumayanlah mbak buat beli beras. Ngomong- ngomong mbak Yam. Berapa ya jual telurnya?”

Ayam: “Kalau saya sih 1500 perak aja. Emang Bu Ang jual berapa?”

Angsa: “Loh kok cuma segitu mbak? Saya jual 1750 loh mbak. Makanya.”

Ayam: “Makanya apa bu?”

Angsa: “Makanya telurnya digedein donk mbak biar bisa kayak saya.” (Dengan nada mengejek).

Ayam: “Iih sorry-sorry aja ya. Masa gara-gara duit 250 perak tiap hari burit saya harus dijahit gara-gara dibedah. Amit-amit.”


4. Teka Teki Lucu Angsa

Kenapa angsa lehernya panjang?
Sebab kalo pendek namanya bebek.

17 Cerita Lucu Humor Susu Dan Payudara

Kumpulan Cerita Lucu Tentang Payudara Terbaru – Anda penggemar cerita lucu? Ingin membaca cerita pendek paling lucu yang konyol, gokil, dan kocak? riajenaka.com tempatnya. Koleksi cerita humor disini terdiri dari beragam topik yang bisa membuat Anda tertawa lebih ngakak dari sebelumnya. Setiap terbitan artikel cerita lucu humor hanya disajikan dalam satu tema supaya Anda lebih puas dan terhibur.

Posting terbaru kali ini mengupas cerita lucu Payudara. Silahkan disimak dengan baik dan siapkan ekstra energi untuk tertawa setengah mati. Kumpulan cerita lucu banget tentang Payudara dikumpulkan dari berbagai sumber gokil cerita pendek lucu. Tentunya cerita humor Payudara paling lucu yang dipilih sudah lulus uji standar kelayakan ngakak dan konyol minimum yang disyaratkan oleh pemerintah. Akhir kata, selamat menikmati cerita lucu gokil bikin ngakak dibawah ini.

11 Cerita Lucu Humor Payudara Yang Ngakak Banget

1. Cerita Lucu Payudara: Saya Tantenya

Seorang wanita muda membawa bayi ke Dokter Anak karena kurang gizi. Setelah tiba gilirannya masuklah wanita itu ke ruangan dokter yang masih muda dan
ganteng.

(Di ruang pemeriksaan).

Dokter: “Bayi ini minum susu ASI atau susu kaleng?”

Wanita: “ASI, dok.”

Dokter: “Oke, silahkan buka baju ibu.”

Wanita: (Menurut)

Dokter: “Saya mau periksa payudara ibu.”

Sang dokter pun mulai memegang dan memencet-mencet payudara si wanita muda.
Tidak keluar ASInya. Karena penasaran, si dokter lalu enghisap kuat-kuat puting susu wanita itu. Tetap tidak keluar ASInya. Setelah beberapa lama,
Dokter: “Pantes saja bayi ini kekurangan gizi. Payudara ibu ga ada isinya. Susu nya ga keluar.”

Wanita: (Sambil senyum simpul tersipu malu) “Saya tantenya dok.”


2. Cerita Lucu Payudara: Digosok-gosok

Guru: “Kenapa sapi menjadi stress setelah diperah?”

Murid: “Bu, jika payudara ibu digosok-gosok selama 2 jam dan kemudian ditinggalin pasti Ibu juga bakalan stress?”


3. Teka teki Lucu Payudara

Ukuran payudara perempuan bisa diketahui dari HP nya:

NOKIA: Nongol, Ketat, Indah dan Asli,

SIEMENS: Simple menjurus Sensual

ERICSON: Enak diraba, isinya cuma silikon

Samsung: Sangat Mantab Membusung.

Motorola: Montok Ora Ono Lawan.

LG: Lembek Gede.

Nah Kalo gak pake merk diatas, ma’af saja itu pasti payudara made in Cina.


4. Cerita Lucu Payudara: Penyakit Penular

Seorang wanita yang cantik dan seksi pergi ke Dokter untuk mengkonsultasikan penyakitnya.

Pasien: “Dok, payudaraku kok terasa keras sekali dan sakit ya?”

Kemudian si Dokter mulai memeriksa dengan memegang payudara wanita tersebut
untuk beberapa saat, dan si pasien kembali bertanya

Pasien: “Jadi bagaimana dok?”

Dokter: “Ini sepertinya penyakit menular. Sekarang penis saya yang keras dan
sakit”


5. Cerita Lucu Payudara: Duit Satu Juta

Seorang lelaki tua menghampiri perempuan muda yang montok.

Lelaki tua: “Aku akan membayarmu Rp 50.000 dan biarkan aku meremas payudaramu.”

Perempuan: “Dasar tua bangka tidak tahu diri. Pergi sana.”

Lelaki tua: “Bagaimana kalau seratus ribu?”

Perempuan: “Tidak bisa. Kalau kamu tidak pergi dari sini akan saya panggil satpam.”

Lelaki: “Setengah juta deh dan biarkan aku meremas payudaramu, sebentar saja. Nggak lama-lama kok.”

Perempuan: (Masih menolaknya).

Lelaki tua: “Ya udah, bagaimana kalau satu juta?” (Bersihkukuh).

Pada tawaran ini si perempuan mulai ragu-ragu. Setelah ia melihat sekeliling dan ternyata tidak ada orang lain di situ,

Perempuan: (Setuju).

Ia membuka blus dan BH-nya kemudian membiarkan lelaki tua tersebut meremas-remas payudaranya.

Lelaki tua: “Ya Tuhan, Oh my God, ya Tuhan, Oh my God.” (Gumamnya ketika meremas payudaranya).

Perempuan: “Kenapa sih Bapak terus-terusan mengatakan Oh my God, ya Tuhan?”

Masih sambil terus meremas payudara tersebut,

Lelaki tua: (Bergumam lebih keras) “Oh my God, Ya Tuhan darimana saya akan mendapatkan duit satu juta?”


6. Cerita Lucu Siapa Yang Menggambar Payudara

Seorang ibu guru yang tidak pandai menggambar melukis sebuah gunung di papan tulis. Setelah selesai menggambar,

Ibu guru: “Ini gambar apa anak-anak?”

Anak-anak: (Serempak) “Payudara ibu guru.”

Ibu guru kaget dan langsung menangis karena para murid salah menjawab. Ia lantas berlari ke ruangan kepala sekolah untuk mengadukan hal tersebut. Kepala sekolah kaget setelah melihat ibu guru menangis. Setelah mengetahui murid-murid yang melakukan hal itu, tanpa ba bi bu ia langsung menarik ibu guru ke ruangan kelas. Kepala sekolah lantas memarahi semua muridnya,

Kepala sekolah: “Kenapa kalian bikin ibu guru menangis?”

(Salah satu siswa).

Bagong: “Gak tau pak guru. Ibu guru nangis setelah nyuruh kami menebak gambar di papan tulis.”

Kepala sekolah kemudian menoleh ke arah papan tulis dan kembali marah2.

Kepala sekolah: “Apa-apaan ini? Siapa gambar payudara disini?”

Ibu guru langsung pingsan setelah mendengar perkataan bapak kepala sekolah.


7. Cerita Lucu Payudara: Buah Mangga Baru Putingnya

Semar: “Kamu sudah tahu belum pemenang kontes payudara terbesar yang diadakan di Pantai kemarin?”

Pteruk: “Belum tuh, bagaimana hasilnya?”

Semar: “Pemenang ke tiga ternyata seorang wanita yang mempunyai payudara sebesar kelapa yang masih di pohon.”

Pteruk: “Oh, besar sekali?”

Semar: “Tetapi juara ke dua sebesar buah semangka.”

Pteruk: “Terus juara pertama, sebesar apa?”

Semar: “Sebesar buah mangga.”

Pteruk: “Ngaco kamu! Itu tidak benar, juara pertama kok sebesar buah Mangga!”

Semar: “Entar dulu, kawan. Anda kan tidak tahu bahwa yang sebesar buah mangga itu baru bagian putingya.”


8. Cerita Lucu Payudara: Butuh Berapa Tahun

Capek menjawab pertanyaan istrinya tentang penampilannya, seorang lelaki membelikan sebuah cermin besar untuk seluruh badan. Ternyata usahanya itu hanya sedikit saja membantu, si istri gemar bercermin dan kerap bertanya kepada suaminya tentang tubuhnya.

Suatu hari dia merasa payudaranya terlalu kecil.

Suami: “Usaplah sela-selanya pakai tisu toilet dua atau tiga kali sehari.”
Istri: (Agak keheranan, tapi dicobanya juga).

Beberapa hari kemudia,

Istri: “Berapa lama efek usapan tisu itu akan muncul? Kok sampai sekarang nggak ada tanda-tanda pembesaran?”

Suami: “Kira-kira butuh satu atau dua tahun.”

Istri: “Kamu yakin?”

Suami: “Lha pantatmu itu dulu butuh berapa tahun?”


9. Cerita Lucu Pembesar Payudara

Pasangan ini sedang bersiap-siap untuk pergi tidur dan ketika tiba-tiba suami yang baru keluar dari kamar mandi menjumpai istrinya menggosok krim seluruh payudaranya.

Suami: “Apa sih yang kamu lakukan?”

Istrinya bilang bahwa dia tidak senang dengan ukuran payudaranya dan krim ini seharusnya membuatnya lebih besar.

Istri: “Tapi itu tampaknya tidak berhasil.”

Suami: “Tunggu sebentar aku punya ide.”

Jadi dia pergi ke kamar mandi dan kembali dengan gulungan kertas toilet dan mulai menggosok seluruh payudaranya.

Istri: “Apa yang kamu lakukan?”

Suami: “Yah, saya pikir kamu telah menyeka pantatmu dengan ini selama bertahun-tahun dan melihat bahwa sekarang semakin besar!”


10. Cerita Lucu Payudara: Seperti Pohon Natal

Sebuah keluarga sedang ngobrol di meja makan.

Anak putra: (Kepada ayahnya) “Ayah, berapa banyak jenis payudara yang ada?”

Ayah: (Terkejut) “Mungkin ada tiga jenis payudara. Dalam usia  20-an payudara wanita seperti melon, bulat dan kencang. Dalam usia 30 tahun sampai 40, mereka seperti pir, masih bagus namun tergantung sedikit. Setelah 50, mereka sama seperti bawang.”

Anak putra: “Bawang?”

Ayah: “Ya, kamu melihat mereka dan mereka membuat Anda menangis.”

(Istri dan putrinya juga tidakmau kalah).

Putri: “Ibu, berapa jenis batang pria yang ada?”

Ibu: (Terkejut, tersenyum) “Yah sayang, seorang pria berjalan melalui tiga tahap. Dalam usia 20 nya, itunya nya seperti pohon beringin, kuat dan keras. Dalam usian 30 dan 40-an, itu seperti sebuah terong, fleksibel, namun dapat diandalkan. Setelah usia 50, itu seperti Pohon Natal.”

Putri: “Sebuah pohon Natal?”


11. Teka teki Lucu Payudara

Tanpa isi ulang.

Tidak pernah basi dan tidak akan pernah basi.

Kemasan menarik dan elastis.

Diremas-remas tidak pecah.

Tidak tumpah waktu dibuka, dibolak-balik juga tak akan tumpah.

Tanpa zat pewarna.

Langsung ada sedotannya.

Tidak mengandung formalin atau za-zat yang berbahaya lainnya, murni dan alami.

Mudah dibawa dan praktis, dan

Punya stok cadangan. Kalau yang kiri habis tinggal pindah ke kanan.

Multi fungsi alias bukan cuma bisa diminum, diapain aja masih tetep enak.

Cocok untuk segala usia. Dari balita samapi dewasa hingga lanjut usia.

Kualitas diakui seluruh dunia.

Mau diminum dengan cara apapun rasanya selalu nikmat.

Bebas dari BAKTERI SAKAZAKI.

Mengandung banyak gizi dan multivitamin.

Bisa bikin melek terus-terusan tapi tidak mengandung kafein.

Gampang ditemukan di belahan bumi manapun.

Sebagai penahan benturan dari depan (Airbag).

Sekali mencoba dijamin ketagihan walaupun bukan termasuk cairan yang mengandung zat adiktif.

Murah meriah.

Besar atau kecil ukurannya tidak mengurangi rasa.

Gratis dan selalu bikin penasaran.

Dapat melatih genggaman tangan.

Dapat melatih otot jari dan otot lainnya.

Tidak kena pajak.

Tidak terjangkau kucing.

Sebagai pandangan hidup pria (Dipandang langsung hidup).

Bisa bikin pria awet muda, dan

Dijamin HALAL.

Tidak lengket di tangan.

Tidak perlu dihangatkan dan selalu siap saji.


12. Kisah Lucu Susu: Penawar Racun

Seorang bocah sangat menginginkan sebuah sepeda baru untuk hadiah ulang tahunnya.  Karena itu, ia menyiapkan segelas susu untuk ayahnya yang ia harap sepulang dari kerja sang ayah melihatnya dan kemudian memberikannya sebuah sepeda baru. Dan benar, saat ayahnya pulang kerja begitu larutnya, sang ayah pun melihat segelas susu dengan label (Untuk Papaku Tercinta) tersebut, ia sangat senang. Di malam yang dingin, ia pun meneguk habis susu  hangat yang disiapkan oleh anaknya tadi. Setelah menghabiskan susu segelas itu, ia menemukan sepucuk surat di samping gelas susu tadi, tertulis:

“Papa, jika papa menaruh sebuah sepeda baru di depan kamarku, aku akan berikan penawar racun yang aku campur dalam susu yang papa minum. Mukiran.”


13. Cerita Lucu Susu: Hanya Buat Dipegangpegang

Seorang laki-laki muda masuk ke sebuah Pub dan disambut oleh seorang pelayan wanita.

Waitress: “Silahkan duduk Mas.”

Pemuda: “Terima kasih.”

Waitress: “Mau pesan apa Mas?”

Pemuda: “Tolong saya pesan kopi + susu .”

(Tidak lama si waitress datang dengan membawa secangkir kopi +
secangkir (kecil) susu).

Dengan tenang si pemuda mulai menikmati kopi sajian si waitress. Sementara si waitress terusmenerus memperhatikan si pemuda yang asyik minum kopi, sementara susu yang dipesan tetap utuh dalam cangkir yang berada dalam genggaman tangan si pemuda. Dengan maksud untuk mengetahui apakah si pemuda ada masalah dengan susu tersebut, dengan sopan dan perlahan,

Waitress: “Maaf mas, dari tadi saya perhatikan kalau anda minum kopi, tapi kenapa anda tidak menikmatinya dengan susu, sementara yang anda pesan kan Kopi Susu.”

Pemuda: “Siapa bilang saya tidak menikmatinya.”

Waitress: “Lha itu, susu yang anda pesan tetap utuh di tempatnya.”

Pemuda: “Iya, kopinya saya minum, dan susunya hanya buat pegangpegang saja.”

Waitress: “Hah.” (Dengan wajah merah dia meninggalkan si pemuda).


14. Cerita Lucu Tiap Hari Minum Susu

Guru: “Naah jadi Petruk sebelum berangkat ke sekolah, minum susu jangan lupa biar cepat pintar dan pandai!”

Petruk: “Susu yang baik susu apa pak Guru.”

Guru: “Susu Sapi sangat bagus untuk pertumbuhan otak, agar cepat pandai, Petruk.”

(Seminggu kemudian begitu pelajaran IPA kembali, dan pak Gareng sedang melanjutkan pelajaran tentang masalah manfaat susu sapi).

Petruk: (Langsung mengacungkan tangan) “Saya tidak percaya dengan penjelasan bapak, dan itu salah semuanya serta tidak terbukti!”

Guru: “Loh koq kamu tidak percaya?” (Mulai geram).

Petruk: “Ia, tadi pagi sebelum berangkat ke sekolah, saya mampir di halaman tetangga yang punya ternak sapi dan saya tanya si anak sapi tersebut 2×2 berapa, tidak dapat menjawab, padahal ia tiap hari minum susu sapi (Induknya).”

Guru: (Keringatan, langsung semaput).


15. Cerita Lucu Susu: Keluyuran Kaga Pake BH

Kalo sapi dan kucing saling ejek kayak gini nih,

Sapi: “Cing. Lu mah aneh ya mase kecil udah kumisan!”

Kucing: “Dari pada Lu, udah tau susunya gede keluyuran kaga pake BH.”


16. Cerita Lucu Bedanya ASI dan Susu Kaleng

Mukidi: “Apa bedanya susu bubuk/susu kaleng sama ASI?”

Wakijan: “ASI lebih baik/bergizi dari pada susu kaleng.”

Mukidi: “Itu kan jawaban dokter, jadi salah.”

Wakijan: “Lalu apaan dong?”

Mukidi: “Susu kaleng kalau sudah habis, wadah sisanya bisa buat mainan anaknya. Asi kalau sudah habis, wadahnya buat mainan bapaknya.”

Wakijan: “Jorok lu!”

Mukidi: “Hehehe!”


17. Cerita Lucu Rute Ngantar Susunya

Mukidi sedang kritis di ruang ICU, dikelilingi oleh dua putranya (Mukiran dan Mukijo), satu putri (Mukirin) dan istrinya, Markonah.

Mukidi: “Mukiran, kamu putra tertuaku mewarisi Apartemen Menteng. Mukirin, kamu perumahan Kelapa Gading Indah. Mukijo, kamu perkantoran di Mulia Tower Lantai 4 s/d 15. Kamu istriku yang baik mendapatkan tiga komplek perumahan mewah di Pantai Indah Kapuk.”

(Suster perawat yang mendengar itu jadi takjub).

Suster: “Wow Bu, Ibu sungguh beruntung! Walaupun Bapak cuma pengusaha susu tetapi sangat kaya, bisa mewariskan semua hartanya untuk keluarganya.”

Markonah: “Kaya apaan. Yang diwariskan itu adalah rute ngantar susunya!”