16 Cerita Lucu Banget Tentang Kambing

Kumpulan Cerita Lucu Hewan Kambing – Definisi Cerita Humor adalah cerita singkat dan pendek dengan struktur naratif yang bertujuan membuat orang tertawa ngakak terbahak-bahak. Cerita humor lucu biasanya berbentuk cerita dialog yang diakhiri dengan kalimat lucu yang dihasilkan lewat permainan kata, ketidakcocokan dengan logika, bualan atau hal lainnya. Mayoritas cerita lucu / humor yang banyak ditemui di situs cerita lucu adalah cerita humor singkat atau cerita humor pendek.

riajenaka.com pada artikel ini mencoba untuk membagikan kumpulan cerita humor terbaru yang kami kumpulkan dari berbagai sumber. Ini adalah koleksi cerita lucu banget, terbaik, yang sudah diseleksi. Semoga Anda bisa tertawa ngakak dan menikmati kumpulan cerita lucu binatang Kambing dibawah ini.

16 Kumpulan Cerita Lucu Banget Tentang Kambing

1. Cerita Lucu Kambing Hitam dan Kambing Putih

Suatu hari, Ateng berpapasan dengan seorang gembala dengan kambingnya.

Ateng: “Pak, boleh nanya nih?”

Gembala: “Boleh.”

Ateng: “Kambing-kambing bapak sehat sekali,bapak kasih makan apa?”

Gembala: “Yang mana dulu nih? yang hitam atau yang putih?”

Ateng: “Mmmm.. yang hitam dulu deh..”

Gembala: “Oh, kalo yang hitam, dia makannya rumput gajah.”

Ateng: “Ohh…kalo yang putih?”

Gembala: “Yang putih juga…”

Ateng: “Hmmm…kambing- kambing ini, kuat jalan berapa kilo pak?”

Gembala: “Yang mana dulu nih? yang hitam atau yang putih?”

Ateng: “Mmmm Yang hitam dulu deh..”

Gembala: “Oh, kalo yang hitam, 4 km sehari”

Ateng: “Kalo yang putih?”

Gembala: “yang putih juga..”

Ateng: “Kambing ini,menghasilkan banyak bulu ngga pak, pertahunnya? ”

Gembala: “Yang mana dulu nih? yang hitam atau yang putih?”

Ateng: “(dengan kesalnya) yang hitam dulu deh…”

Gembala: “Oh, yang hitam, banyak.. 10 kg/th”

Ateng: “Kalo yang putih..?”

Gembala: “Yang putih juga”

Ateng: “BAPAK KENAPA SIH SELALU NGEBEDAIN KAMBING DUA INI, KALO JAWABANNYA SAMA??????”

Gembala: “Oh, gini dik, soalnya yang hitam itu,punya saya..”

Ateng: “Oh gitu pak, maaf kalo saya emosi., kalo yang putih?”

Gembala: “Yang putih juga.”


2. Cerita Lucu Juragan Kambing

Pak Petruk adalah salah satu juragan kambing paling sukses di kampungnya. Dia memiliki 300 kambing lebih di peternakan miliknya. Suatu hari, datanglah seorang petugas peternakan yang mampir ke tempatnya untuk mengecek kelayakan hidup hewan-hewan di peternakan pak Petruk. Mengetahui hal tersebut, Pak Petruk pun mengajak petugas tersebut mengelilingi peternakannya.

Petugas Peternakan: “Bagaimana kondisi kandangnya?”

Pak Petruk: “Setiap hari pegawai saya membersihkan kotoran-kotoran di kandang sampai bersih, Pak.”

Petugas Peternakan: “Kalau begitu bagaimana makanannya?”

Pak Petruk: “Saya kasih makan rumput saja pak, sehari dua kali.”

Petugas Peternakan: “Kalau begitu Anda kami denda karena tidak memberikan makanan yang layak kepada hewan ternak!”

Pak Petruk yang kaget mau tidak mau harus membayar dendanya. Tiga bulan kemudian petugas itu datang lagi untuk kembali mengecek kondisi peternakan Pak Petruk.

Petugas Peternakan: “Hewan-hewan ini makannya apa, Pak? Apa masih sama seperti yang kemarin?”

Pak Petruk: “Tenang, Pak! Sekarang mereka saya kasih susu, keju dan roti.”

Tapi ternyata si petugas masih saja mendendanya dengan alasan memberikan makanan tidak sehat untuk hewan ternak. Tentu saja hal ini membuat si juragan kambing kesal.

Saat hari pengecekan selanjutnya datang, Pak Petruk sudah menyiapkan jawaban yang pasti agar tidak lagi terkena denda.

Petugas Peternakan: “Bagaimana dengan makanan kambing-kambing ini pak?” Tanya petugas.

Pak Petruk: “Gak tau, Pak! Setiap hari kambing-kambing ini saya kasih uang Rp. 15.000 terserah mereka mau makan apa!”


3. Cerita Lucu Kehilangan Kambing

Suatu ketika di sebuah Desa terdapat anak yg bernama Gareng,, Dia adalah pengembala Kambing. Seperti biasa hari harinya di sibukkan mengembala kambing yg jumlahnya 100 ekor. Mengembala kesana kemari hanya untuk mencarikan rumput segar sebagai pakan ternaknya tsb.

Hari sudah siang,, Gareng merasa kelelahan dan capek, Ia pun berteduh sejenak di bawah pohon rindang sambil mengawasi kambinya tsb yang sedang makan rumput dengan lahapnya,, sembari menghitung kembali jumlah gembalanya.

Gareng: “1,, 2,, 3,, dst,, 100.. Masih komplit.”

Tak lama menghitung,, Ia pun mengantuk dan tertidur dibawah pohon tersebut..

Singkat cerita,, Si Gareng Terbangun dengan kelabakan “Dia kaget karena tidurnya pulas sekali, hingga menjelang Ashar.. Sontak Ia melihat kambing kambingnya,, dan menghitung kembali,

Gareng: “1,, 2,, 3,, dst,, 99,, Lho kok kurang satu ekor..??”

Gareng pun menghitung kembali

Gareng: “1,, 2,, 3,, dst,, 99,, “Aduh,, kambingku benar benar hilang satu..”

Gareng pun mencari kesana kemari,, Sampai Ia memanjat Pohon kelapa, Pikirnya, mungkin dari ketinggian Ia bisa melihat Kambingnya,, Setelah Naik Pohon kelapa,, Gareng mengamati secara teliti, kekanan, kekiri, namun hasilnya Nihil.

Bebarengan itu juga, dibawah Pohon kelapa itu Datanglah Dua sejoli sepasang kekasih yg sedang dimabuk asmara duduk tepat di bawah pohon kelapa yg di panjati Gareng,, Gareng pun mengamati gelagat mereka.. Dan mendengarkan perbincangan mereka,, berikut perbincangan dua sejoli tanpa sadar ada Gareng diatasnya..

Cowok: Neng,, kata temen aku bilang,, Jika kita melihat “anu” nya pacarnya,, seperti melihat alam sekitarnya..??

Cewek: Ahhh..!!!! kamu pasti ngarang ya bang..???=

Cowok: Beneran,, neng,, abang bohong,, itu kata temen abang,?? kalau boleh nich,, abang liat dong “anu” nya Neng,, please,,

Cewek: Nggakkk..!!,, bohong itu mah..??

Cowok: Makanya,, untuk menghilangkan rasa penasaran ini,, ijinkan abang liat kepunyaan Neng..??

Cowok trus mendesak si Cewek,, dan akhirnya

Cewek: oke,, oke,, Tapi awas kalau abang kasih tau semua Orang..??!! ini Rahasia kita lho bang,,??

Cowok: Aseekk,, beres dech Neng,,??

Si Cewek mengangkat Roknya dan menunjukkan “anu”nya kepada si Cowok,, dan..??

Cowok: Woooooowwwwwww..!! Neng Bener bangett,,??!! Abang seperti Melihat Alam sekitarnyaaaa..!!

Mendengar Hal Tersebut si Gareng nyeletukk dari atas pohon kelapa..

Gareng: Bang,, Bang,, Bang,,!! Tolong Ente Liatin Kambing gwa dong..?? Mungkin nyasar ke “anu” nya si Eneng abang..???


4. Cerita Lucu Menjual Kambing

Suatu hari Mono di suruh oleh ibunya untuk menjual kambing, dan pergilah Mono ke pasar kambing yang tidak terlalu jauh dari rumahnya itu. Selang beberapa jam Mono sudah kembali, dengan wajah senang karena kambingnya laku.

Mono: Mak, kambing kita laku jutaan..

Emak: Alhamdulillah..

Mono: Pertamanya dia cuma nawar 500rb mak.. Ihh enak aja, kambingnya ditawar murah banget, kagak Mono kasih.

Emak: Bagus tuh MON, emang pembeli jaman sekarang maunya murah mulu, terus Lu jawab apa wktu dia
nawar gitu.

Mono: Saya bilang, pesan emak kambingnya mesti dihargai jutaan pak.. Gitu mak. Alhamdulillah setelah mikir lama akhirnya dia mau juga harga jutaan.

Emak: Memang berapa le dia beli tuh kambing?? berapa juta??

Mono: Setengah juta mak.. Hebat kan.. sesuai pesan emak jutaan gimana?? puas mak??

Emak: #*@?&@#*-+???


5. Cerita Lucu Petani dan Kambing

Seorang petani dan seekor kambing sedang berkendara di jalan ketika polisi menangkapnya.

Polisi: “Tidakkah Anda tahu, itu adalah melanggar hukum untuk naik dengan kambing di kabin truk Anda?”

Petani: “Tidak, saya tidak tahu itu.”

Polisi: “Kemana bapak mau pergi?”

Petani: “Jogja”.

Polisi: “Aku akan membiarkan Anda lolos kali ini jika Anda berjanji untuk membawa kambing Anda ke kebun binatang Gembira Loka ketika Anda sampai ke Jogja.”

Jadi petani itu berjanji akan melakukannya. Beberapa hari kemudian polisi melihat petani dengan kambing mengemudi di jalan dan dia menangkapnya lagi.

Polisi: “Saya pikir saya bilang Anda untuk membawa kambing ini ke kebun binatang ketika Anda sampai ke Jogja.”

Petani: “Saya sudah lakukan dan kami sungguh bersenang-senang, dan hari ini aku akan membawanya jalan-jalan ke Borobudur.”


6. Kisah Lucu Daging Kambing Vs Tempe

Menurut riset terbaru mengkonsumsi Tempe bisa memicu darah tinggi dari pada makan Daging Kambing. Tempe yang selama ini dicitrakan sebagai makanan sehat ternyata lebih memicu darah tinggi dibanding daging kambing.

Riset sampling dilakukan pada 2 org (Semar dan Petruk) yang berusia 40-45 th. Makan hanya 1 kali sehari selama 6 hari.

Hari 1:

Semar makan Sop Kambing.

Petruk makan Tempe Goreng.

Reaksi Semar dan Petruk normal.

Hari 2:

Semar makan Gule Kambing.

Petruk makan tempe Goreng.

Reaksi Semar normal, Petruk mulai melirik2 makanan Semar.

Hari 3:

Semar makan Sate Kambing.

Petruk makan Tempe Goreng.

Reaksi Semar normal, sedangkan reaksi Petruk mulai gusar.

Hari 4:

Semar makan Kambing BBQ.

Petruk makan Tempe Goreng.

Reaksi Semar normal, sedangkan reaksi Petruk mulai marah.

Hari 5:

Semar makan Sop Kaki Kambing.

Petruk makan Tempe Goreng.

Reaksi Semar normal, sedangkan reaksi Petruk sudah marah2.

Hari 6 (hari terakhir):

Semar makan Kambing Goreng Kecap.

Petruk makan Tempe Goreng.

Reaksi Semar tetap normal walaupun sudah 6 Hari, akan tetapi reaksi Petruk membanting piring dan merampas sebagian Kambing Goreng Kecap sambil berteriak “Tempe lagi Tempe lagi.. gak ada yang lain apa..!!??”


7. Cerita Lucu Kambing Dan Dombek

Kambing: (Bernyanyi) “Malam ini malam.. terakhir bagi kita..”

Dombek: “Berisik lu!”

Kambing: “Biarin. Daripada situ, mau disembelih malah stres.”

Dombek: “Ya wajar dong! Besok tuh kita bakal dipenggal, kita bakal mati! Wajar dong kalau stres!”

Kambing: “Astagfirullah, Dombek..”

Dombek: “Kenapa?”

Kambing: “Harusnya kamu tuh bersyukur. Betapa mulianya para hewan yang disembelih di hari raya kurban. Insyaf lah, Mbek.”

Dombek: “Ah! Pikiran lu udah terdoktrin oleh manusia!”

Kambing: “Terdoktrin gimana, wahai saudaraku?”

Dombek: “Lha iya! Manusia sih enak, kita yang disembelih, mereka yang dapet pahala!”

Kambig: “Lho… kita kan bakal masuk surga. Iya kan?”

Dombek: “Iya, semua binatang juga bakal masuk surga, trus kenapa cuma kita yang mesti disembelih?Kenapa gajah, harimau, sama monyet nggak disembelih? Malah enak baget tuh babi sama anjing, bisa hidup tenang tanpa takut dijadiin sate.”

Kambing: “Masya Allah… kamu tuh belum bisa menerima kodrat, Mbek. Tuhan Mahaadil, pengorbanan kita pasti ada artinya. Lagipula kita sudah diberikan hidup oleh-Nya, maka kenapa kita harus takut mengembalikan hidup ini pada yang memilikinya?”

Dombek: “Gini deh, Mbi. Seandainya ya, seandainya kambing jadi manusia, dan manusia jadi kambing, kira-kira para manusia bakal ikhlas nggak kalau kita sembelih?”

Kambing: “Hmmm…. Tapi kita kan vegetarian, Mbek. Buat apa sembelih manusia?”

Dombek: “Ah capek lah ngomong sama kambing kaya lu!”


8. Kisah Lucu Kambing dan Singa di Restoran Hutan

Pada suatu hari, seekor kambing bersama-sama dengan seekor singa berjalan masuk ke sebuah rumah makan hutan.

Juragan rumah makan: “Bapak mau makan apa?”

Kambing: “Makanan paket satu porsi. Makasih.”

Juragan Rumah Makan: “Bapak singa mau makan apa?”

Kambing: “Apa pun dia tak mau. Makasih.”

juragan Rumah Makan: “Dia apakah benar-benar tak mau makan?”

Si kambing manggut-manggut mengiakan.

Juragan Rumah Makan: “Bapak sebaiknya berpikir sekali lagi, apakah singa betul-betul tak perlu pesan makanan?”

Kambing: “Kamu goblok betul! Kamu kira kalau dia lapar apa aku masih bisa dengan seenaknya berada di sini?”


 

9. Cerita Lucu Percakapan Antara Anak Kambing dan Mamanya.

Anak Kambing: “Ma, mengapa kita dilahirkan berbulu?”

Mama kambing: “Bersyukurlah nak, bulu kita tak separah dan selebat bulu gorilla.”

Anak kambing: “Ma, mengapa kita dilahirkan untuk mengembek?”

Mama kambing: “Bersyukurlah nak, kita mengembek, orang-orang tidak takut. Tidak seperti harimau, dia mengaum bikin orang takut.”

Anak Kambing: “Ma, mengapa kita dilahirkan dengan badan bau?”

Mama kambing: “Bersyukurlah nak, bau kita tidak sebau orang yang membaca cerita ini.


10. Cerita Lucu Pedagang Kambing

Pada suatu malam seorang ulama Sufi bermimpi jika ia sedang menjual seekor kambing yang gemuk.

Pembeli: “Berapa harga kambing ini?”

Pedagang: “Dua belas dinar.”

Pembeli: “Tujuh dinar.”

Pedagang: “Tidak boleh.”

Pembeli: “Delapan dinar.”

Pedagang: “Tidak boleh.”

Pada saat tawaran mencapai sembilan dinar, sang sufi terbangun dari tidurnya. Ia membuka kelopak matanya dan mengusapnya. Tak seekor kambingpun ia lihat dan tak ada calon pembeli. Cepat-cepat ia memejamkan matanya lagi sambil berkata.

Pedagang: “Kalau begitu, baiklah, sembilan dinar juga boleh kamu ambil.”