7 Cerita Lucu Tas Yang Bikin Ketawa

Kumpulan Cerita Lucu Tentang Tas – Cerpen lucu atau cerita pendek lucu berikut ini dijamin membuat Anda tertawa. Silahkan disimak, dibaca lalu kemudian tertawa ngakak. Cerita lucu ini merupakan kumpulan cerpen lucu terbaru bertema Tas yang disarikan dari berbagai sumber yang sudah diuji kelucuannya.

Artikel cerita humor terbaru ini didalamnya terdiri dari cerita2, kisah2, kalimat2 dan kata2 lucu berkaitan dengan Tas yang disatukan menjadi sebuah kumpulan humor lucu dan cerita lucu yg bikin ngakak terpingkal-pingkal. Semoga Anda menikmati, terhibur dan menangis tertawa setelah membaca cerita lucu singkat, ataupun cerita lucu panjang yang kami sajikan berikut ini.

7 Kumpulan Cerita Lucu Tentang Tas Yang Bikin Ketawa

1. Cerita Lucu Pencuri Tas Belanjaan

Suatu hari, Semar pergi berbelanja di pasar. Karena barang belanjaannya sangat banyak, Semar yang sudah tua itu tidak kuat membawanya sendiri. Ia lalu mengupah seorang pemuda untuk membawakan tasnya. Keduanya berjalan pulang ke rumah Semar. Tapi di tengah perjalanan pemuda itu lari meninggalkan Semar sambil membawa tas belanjannya.

Minggu berikutnya, Semar pergi lagi ke pasar bersama temannya. Ternyata pemuda yang melarikan tas Semar itu juga ada di sana.

Semar: “Lihat, itu pemuda yang melarikan tas belanjaku!” (cepat-cepat bersembunyi dan baru keluar setelah pemuda itu pergi).

Teman: “Mengapa engkau berbuat seperti itu?”

Semar: “Pemuda itu membawa tas belanjaku sejak minggu yang lalu. Dia pasti akan meminta upahnya selama tujuh hari. Dibandingkan dengan isi tasku, maka upah yang harus kubayar jauh lebih besar!!”


 

2. Cerita Lucu Tas: Pembantaian Nenek Di Kereta

Alkisah terdapat kasus pembunuhan, seorang pria yang dengan sadisnya membantai seorang nenek di kereta, kasus ini sudah mencapai tahap pembuktian di pengadilan. Namun hakim hingga detik ini belum mampu mencari tau alasan kenapa pria ini membunuh nenek tsb.

Hakim: “Tolong saudara jawab dgn jujur, kenapa sodara sampai tega membunuh nenek yg tidak bersalah itu? Anda orang kaya dan tidak ada indikasi mencuri, Dan dari data yg kita punya, anda pun tidak pernah dendam kepadanya.”

Tersangka: “Ceritanya begini pak, waktu itu saya dari jakarta akan berangkat ke surabaya dengan menggunakan kereta api, saya naik kereta satu gerbong dengan nenek itu. Saya duduk di dekat jendela & nenek itu berada tepat di sebelah saya. Setelah kereta melewati pemberhentian pertama, datanglah pria yang akan memeriksa karcis kami. Nenek itu lebih dulu dimintai karcis, kemudian nenek itu mengeluarkan tasnya yg besar dan di dalam tasnya yg besar dia mengeluarkan tasnya yg kecil dan di dalam tasnya yg kecil dia mengeluarkan dompet yg besar dan di dalam dompet yg besar dia mengeluarkan dompet yg kecil dan di dalam dompet yg kecil ada dompet tangan dan di dalam dompet tangan ada karcis kereta tsb dan dikasihlah kepada si pemeriksa karcis, kemudian si pemeriksa karcis mendatangi saya dan saya berikanlah langsung karcis saya tersebut. Kemudian tidak lama setelah pemberhentian pertama kereta kembali berhenti di permberhentian kedua. Lagi2 di sana hadir pemeriksa karcis, nenek itu kembali didatangi lebih dulu dan kemudian dia mengeluarkan tasnya yg besar dan di dalam tasnya yg besar dia mengeluarkan tasnya yg kecil dan di dalam tasnya yg kecil dia mengeluarkan dompet yg besar dan di dalam dompet yg besar dia mengeluarkan dompet yg kecil dan di dalam dompet yg kecil ada dompet tangan dan di dalam dompet tangan ada karcis kereta tsb dan dikasihlah kepada si pemeriksa karcis, kemudian si pemeriksa karcis mendatangi saya dan saya berikanlah langsung karcis saya tersebut. Setelah 30 menit kemudian, kereta kembali berhenti untuk pemberhentian ketiga. Dan lagi2 datang si pemeriksa karcis, nenek itu kembali didatangi lebih dulu dan kemudian dia mengeluarkan tasnya yg besar dan di dalam tasnya yg besar dia mengeluarkan tasnya yg kecil dan di dalam tasnya yg kecil dia mengeluarkan dompet yg besar ada domp..”

Hakim: (PLANNKK!! mengetuk palu) “Tolong ya! Saya mohon sodara lebih serius sedikit di pengadilan ini! Jangan main2 ya!”

Tersangka: “Tuh kaan.. Baru sampe stasiun ketiga aja pak hakim udah sewot!! Saya sampai Surabaya Pak Surabayaaaa!!


3. Cerita Lucu Menemukan Tas Yang Hilang

Seorang wanita kehilangan tasnya dalam hiruk-pikuk belanja saat liburan Natal. Beberapa waktu kemudian, tas itu ditemukan oleh anak kecil yang jujur yang mengembalikan kepadanya.

Wanita: (Sambil mencari di tasnya) “Hmmm, Ini lucu. Ketika saya kehilangan tas saya ada uang Rp. 100.000 di dalamnya. Sekarang jadinya ada 10 lembar uang Rp.10.000.”

Anak: “Itu benar, Nyonya. Terakhir kali saya menemukan sebuah tas wanita, dia tidak memiliki uang kembalian sebagai ucapan terima kasih.”


4. Kisah Lucu Tas: Atlet Petinju Vs Atlet Pelari

Suatu hari di Bandara, seorang Atlet Tinju buru-buru masuk WC karena kebelet. Dia menyimpan tas bawaannya di luar, kemudian mengambil kertas dan ditulisi “JANGAN DIGANGGU. MILIK PETINJU NASIONAL!!”

Sekembalinya dari WC, sang Petinju kaget karena tas miliknya sudah tidak ada di tempat. Disana hanya ada kertas dengan tulisan “JANGAN DIKEJAR. YANG NYURI PELARI NASIONAL!!


5. Cerita Lucu Tas: Pria Idaman Wanita

Sore Ini Gareng bersama adiknya, Petruk, pergi ke sebuah taman hiburan. Mereka berdua merasa bosan jika terus berada dirumah pada hari libur. Atas saran Petruk tadi pagi, Gareng bersama adiknya yang berumur 7 tahun itu pergi ke sebuah taman hiburan.

Bukannya terhibur, Gareng malah dibuat iri dengan banyak pasangan yang berkencan dan bergandengan tangan di tempat itu. Terlebih ketika Gareng melihat ada seorang lelaki yang berjalan di kerumuni oleh banyak wanita. Gareng jadi berhasrat ingin seperti laki-laki itu.

Petruk: “Kenapa tampang kak Gareng murung begitu? Kakak gak seneng ya kita ke tempat ini?”

Gareng: “Gak kok. Kakak gak murung. Kakak seneng.”

Petruk: “Kakak jangan bohong. Bohong itu dosa lho kak,”

Gareng: (Sambil menghela napasnya, menatap laki-laki yang dikerumuni banyak wanita itu) “Kakak gak murung, kakak cuma sedih. Coba aja kakak bisa kaya cowok itu. Jadi pria idaman wanita yang banyak dikejar-kejar kaum hawa. Kamu tau gak dek, kakak ini udah jomblo selama 20 tahun!”

Petruk: “Lho, bukannya umur kakak pas ulangtahun minggu kemarin genap 20 tahun?”

Gareng: “Iya, terus kenapa?”

(Keduanya saling diam dan memilih duduk di bangku-bangku taman hiburan).

Petruk: “Kakak tunggu sini yah. Pokoknya kakak jangan kemana-mana, oke?!” (Dan tak lama kemudian) “Nih, kak. Bawa aja tas ini.”

Gareng: “Ini tas siapa? Tas dari mana? Ini kan tas perempuan?” (heran melihat benda asing itu).

Selang beberapa waktu, si pemilik tas yang Gareng pegang tadi datang untuk mencari tasnya dan ketika tak jauh dari tempat Gareng berdiri, wanita itu melihat bahwa tasnya ada di tangan orang lain. Si wanita itu berteriak maling lalu mengejar Gareng. Mendengar kata maling, wanita-wanita yang tadi mengerumuni lelaki di taman hiburan itu ikut membantu mengejar Gareng yang lari.

Petruk: “Nah, sekarang udah dikerubutin cewek-cewek kan, kak.”

Gareng: “Petrukkkk!!”


 

6. Cerita Lucu Tas: Barang Selundupan

Seorang Palestina bernama Mono hendak melintasi pos perbatasan Israel–Palestina. Dia bersepeda dan membawa dua tas besar di pundaknya.

Tentara Israel: “Pinggirkan sepedamu itu. Saya ingin bertanya, apa isi kedua tas itu?”

Mono: “Pasir.”

Tentara Israel tidak percaya begitu saja. Mereka membongkar kedua tas itu dan benar mereka menemukan pasir didalamnya. Akhirnya mereka melepaskan Mono dan membiarkan dia melintasi perbatasan menuju wilayah Israel. Keesokan harinya, kejadian yang sama berulang kembali.

Tentara Israel: “Apa yang kamu bawa?”

Mono: “Pasir.”

Tentara-tentara itu memeriksa dengan teliti kedua tas itu dan tetap menemukan benda yang sama, pasir. Kejadian yang sama berulang kali terjadi hingga tiga tahun lamanya. Akhirnya, Mono tidak muncul lagi dan tentara Israel itu menjumpainya sedang bersantai ria di luar kota Yerikho.

Tentara Israel: “Hei, kamu yang suka bawa pasir itu? Saya menduga kamu selama ini membohongi kami saat melintas perbatasan. Tapi saya selalu menemukan pasir di dalam tasmu. Selama tiga tahun, saya sepertinya menjadi gila, tidak bisa makan atau tidur memikirkan apa yang kamu selundupkan. Baiklah, ini di antara kita berdua saja! Saya mau tanya, apa sih yang kamu selundupkan tiap hari selama tiga tahun ini?”

Mono: (Dengan kalem) “SEPEDA!”


7. Cerita Lucu Itu Tas Saya

Sebuah pesawat penumpang terbang diatas ketinggian 1000 kaki sedang mengalami kerusakan serius pada kedua mesin-nya. Berikut percakapan para penumpangnya.

Pilot: “Para penumpang sekalian saya mohon maaf, kedua mesin pesawat mati dan sebentar lagi akan menabrak gunung di depan kita, kita disini ada 5 orang sedangkan pesawat hanya punya 4 parasut, saya harus segera melapor ke pangkalan jadi saya pakai 1 parasut.” (Melompatlah terjun).

Wartawan: (dengan segera mengambil 1 parasut lagi) “Wah, saya harus segera mengabarkan kejadian ini ke publik, saya duluan.” (melompat).

Pejabat: (Dengan santainya) “Maaf, saya adalah orang penting bagi negeri ini, banyak yang harus saya urus demi kemajuan negri ini, saya juga mengemban mandat rakyat, tugas saya menyelamatkan mereka jadi saya ambil satu parasutnya.” (terjun).

(Tinggallah seorang anak pramuka bersama kakeknya).

Kakek: “Cucuku, kamu masih muda, perjalanan kamu masih panjang, parasut tinggal 1 pakailah, biar kakek berkorban untukmu.”

Anak Pramuka: “Kakek nggak usah khawatir, kita berdua pasti akan selamat.”

Kakek: (Bingung) “Tidak mungkin 1 parasut untuk 2 orang.”

Anak Pramuka: “Kakek tenang saja, yang dipake pejabat tadi bukan parasut, tapi tas ransel saya.”