4 Cerita Lucu Humor Pelajaran Olahraga Yang Gokil

Kumpulan Cerita Lucu Pelajaran Olahraga – Cerpen lucu atau cerita pendek lucu berikut ini dijamin membuat Anda tertawa. Silahkan disimak, dibaca lalu kemudian tertawa ngakak. Cerita lucu ini merupakan kumpulan cerpen lucu terbaru tentang mata pelajaran/jurusan Olahraga yang disarikan dari berbagai sumber yang sudah diuji kelucuannya.

Artikel cerita humor terbaru ini didalamnya terdiri dari cerita-cerita, kisah-kisah, kalimat-kalimat dan kata-kata lucu berkaitan dengan pelajaran Olahraga yang disatukan menjadi sebuah kumpulan humor lucu dan cerita lucu yg bikin ngakak terpingkal-pingkal. Semoga Anda menikmati, terhibur dan menangis tertawa setelah membaca cerita lucu singkat, ataupun cerita lucu panjang yang kami sajikan berikut ini.

4 Kumpulan Cerita Lucu Humor Tentang Olahraga Yang Gokil

1. Cerita Lucu Malas Mengikuti Pelajaran Olahraga

Ketika sedang pelajaran Olah raga pak guru melihat satu murid yang nggak ikut olah raga. Di pinggir lapangan pak guru samperin.

Pak Guru: “Kenapa kamu nggak ikut olah raga bareng ma temen-temen mu?”

Murid: “Ogah.. Lagi males pak!!”

Pak Guru: “Apa kamu nggak pengin punya perut Kotak-kotak atau six pack?”

Murid: “Ogah ah Pak, nanti saya takut dikira pendukungnya JOKOWI!

Pak Guru: (dalam hati) “Dasar Koplak.”


2. Cerita Lucu Pelajaran Olahraga Kesukaan

Bu Guru: “Hari ini pelajaran olahraga! Kalo Ibu boleh tau apa sih olahraga kesukaan kalian?”

Nunung: “Emmm.. Kasih tau ga yaa?”

Petruk: “Olahraga otak Bu, misalnya catur, ular tangga, ludo, damdaman.”

Gareng: “Olahraga yg cowok bangetlah, yg membutuhkan nyali dan kecepatan, Balab karung gitu!”

Bagong: “Kalo gue olahraga lima jari.”

Bu Guru: “OTAK LO MIRING SEMUA YA?!” (banting menara pisa)


3. Kisah Lucu Pelajaran Olahraga: Rapat Guru

Ditengah suasana serius dlm rapat sekolah, tiba-tiba ada yg kentut. Inilah komentar setiap guru…

Guru Biologi: “Ini merupakan ciri2 makhluk hidup dlm melanjutkan hidupnya.”

Guru PKN: “Inilah salah satu ciri khas bangsa kita. Suka menahan diri sampe akhirnya kebobolan sendiri.”

Guru Fisika: “Inilah iner power. Tenaga yg dipakai tdk terlalu besar, tetapi hasilnya luar biasa.”

Guru Kesenian: “Bunyinya terletak di nada F.”

Guru Bhs Indonesia: “Aromanya sulit diungkapkan lewat kata2.”

Guru Agama: “Inilah salah satu yg membatalkan wudhu.”

Guru Geografi: “Posisi keberadaannya mengikuti arah angin.”

Guru Kimia: “H2S yg mengotori Atmosfer.”

Guru Ekonomi: “Inilah prinsip utama utk hasil besar dari pengeluaran sekecil2nya.”

Guru Matematika: “Baunya tdk dapat di_kali tapi bisa di-bagi.”

Guru Sosiologi: “Salah satu perilaku menyimpang pd sikap seseorang.”

Guru Sejarah: “Ini salah satu sebab terjadinya perang dalam sejarah dunia.”

Guru Olahraga Sepak Bola: “Umpan silang pemain menuju depan gawang sehingga menghasilkan bunyi tendangan yg dahsyat.”

Kepala Sekolah: “KURANG AJAAAAAARRRRR.. Rapat bubar!!”


4. Cerita Lucu Sehabis Pelajaran Olahraga

Ateng adalah seorang pesuruh di sebuah SMA swasta yang cukup terkenal. Suatu siang, Ateng melihat kerumunan puluhan murid dan beberapa guru di teras ruangan kelas pelajaran Fisika. Dari suara ributnya, mungkin ada kejadian luar biasa di situ. Ateng semula acuh tak acuh, namun akhirnya ia datang mendekat juga karena salah satu guru yang juga wakil kepala sekolah memanggilnya.

Setelah diusut, ternyata ada seorang siswa yang sehabis pelajaran olah raga menendang bola yang seharusnya dia bawa ke gudang. Sialnya bola tadi mengenai kaca jendela nako sampai hancur berantakan. Dasar sekolah swasta yang sudah terbiasa berdemokrasi, tidak heran kalau guru-guru di situ memberikan komentar atas kejadian tadi.

Lagi pula ini berhubungan dengan kurikulum baru yang berbasis kompetensi (KBK) di mana para siswa diharapkan tidak hanya tahu teori tapi juga harus tahu keadaan nyata dalam situasi apapun. Berikut ini adalah dialog dari beberapa guru yang ada di situ.

Wakil Kepala Sekolah: “Bagaimana pendapat atau komentar bapak-bapak guru tentang kejadian tadi?”

Guru Fisika: “Gerakan bola tadi merupakan contoh dari gerak balistik atau gerak peluru.”

Guru Kimia: “Massa kaca sebelum dan sesudah pecah sama.”

Guru Matematika: “Lintasan bola tadi pasti merupakan kurva melengkung parabola.”

Wakil Kepala Sekolah: “Bagus sekali komentarnya. Bagaimana menurut Pak Mono (Guru Ekonomi)?”

Guru Ekonomi: “Untuk mengganti kaca yang pecah perlu biaya Rp 100.000 pak.”

Wakil Kepala Sekolah: “Itu tidak masalah, kita bisa minta ke orang tua siswa yang menendang bola tadi. Bagaimana menurut Pak Ateng?”

Ateng kaget setengah mati karena tidak menyangka kalau akan dimintai pendapat atau komentar. Tapi untuk menjaga gengsi, lagi pula dia pernah ikut nguping waktu guru-guru ditatar KBK, Ateng memberikan komentar menurut disiplin ilmunya.

Ateng: “Kalau ditinjau dari disiplin ilmu saya pak, pecahan kaca tadi, eh, anu, menambah pekerjaan saya tapi tidak menaikkan gaji saya pak!”

Wakil Kepala Sekolah: “Pintar juga pak Ateng, ada musibah malah digunakan kesempatan untuk minta naik gaji.”