7 Cerita Lucu Seragam Yang Lucu Banget

Kumpulan Cerita Lucu Tentang Seragam – Cerpen lucu atau cerita pendek lucu berikut ini dijamin membuat Anda tertawa. Silahkan disimak, dibaca lalu kemudian tertawa ngakak. Cerita lucu ini merupakan kumpulan cerpen lucu terbaru bertema Seragam yang disarikan dari berbagai sumber yang sudah diuji kelucuannya.

Artikel cerita humor terbaru ini didalamnya terdiri dari cerita2, kisah2, kalimat2 dan kata2 lucu berkaitan dengan Pipa yang disatukan menjadi sebuah kumpulan humor lucu dan cerita lucu yg bikin ngakak terpingkal-pingkal. Semoga Anda menikmati, terhibur dan menangis tertawa setelah membaca cerita lucu singkat, ataupun cerita lucu panjang yang kami sajikan berikut ini.

7 Kumpulan Cerita Lucu Tentang Seragam Yang Lucu Banget

1. Cerita Lucu Seragam Pramuka

Suatu hari, Mono dan Omas lagi jalan-jalan ke mall. Mono berniat mau ngebeliin Omas baju buat ke pesta ulang tahun Omas. Mono mau, saat hari spesial Omas, Mono mau Omas memakai hadiah yang spesial juga dari dia.

Mono: “Kamu mau baju warna apa sayang?” (senyum senyum).

Omas: “Warna coklat muda aja deh sayang, boleh ya?”

Mono: “Iya boleh kok apa yang nggak buat kamu sih (sambil cubit pipi) terus, terus, kamu mau rok warna apa?? Hehe.”

Omas: “Emmphh.. Aku mau rok warna coklat tua, boleh yahh?? Hehe..”

Mono: “Ohh gitu.. Yaudah aku beliin seragam pramuka aja ya??”

Omas: “@#$%^&*#$%^&*_#$%^&*+”


2. Cerita Lucu Menyamar Pakai Seragam

Seorang preman yang menyamar menjadi polisi gadungan ditangkap oleh polisi sesungguhnya. Lalu terjadilah interogasi pak polisi terhadap preman tersebut.

Polisi: “Kenapa kamu menyamar dengan menggunakan seragam polisi?”

Preman: “Loh, memangnya kenapa pak? Bapak sendiri juga menyamar dengan menggunakan pakaian preman, lalu kenapa saya tidak boleh menyamar dengan menggunakan seragam polisi?”

Polisi: (Ngunyah Borgol).


3. Cerita Lucu Seragam: Anak Pelupa

Seperti biasanya, Ateng yang duduk di kelas 5 SD minta izin kepada ayahnya untuk pergi ke sekolah.

Ateng: “Pak, saya ke sekolah dulu ya?”

Bapak: “Iya, berangkat sana! jangan ada yang lupa! Eh,, celana kamu mana? kenapa nggak dipakai?”

Ateng: “Oh iya! pak, saya lupa pakai celana..”

Bapak: “Dasar pelupa!” (sambil marah-marah).

Keesokan harinya Ateng mau berangkat ke sekolah, seperti biasa ia minta izin.

Ateng: “Pak, saya mau ke sekolah dan hari ini sudah tidak ada lagi yang ketinggalan.”

Bapak: “Yakin? Lalu buku gambarmu mana?”
Ateng: “Oh iya! saya lupa pak!”

Bapak: “Kamu ini! masih kecil saja sudah pikun, bagaimana kalau gede nanti?” (sewot).

Keesokan harinya Ateng minta izin lagi pada bapaknya.

Ateng: “Pak, hari ini saya mau berangkat ke sekolah dan semuanya sudah komplit, mulai seragam sekolah, tas, sepatu, buku gambar dan penggaris semuanya udah oke pak.. Tidak ada yang lupa lagi.” (dengan nada yakin dan penuh percaya diri).

Bapak: (Dengan iba-tiba “PLAKK!!!” memukul ateng dari belakang). “Dasar pelupa! ini hari minggu tahu!”


4. Cerita Lucu Seragam: Tulis Nama Kamu Disini

Siapapun pasti senang jika bisa masuk ke sekolah impian dengan nilai yang amat memuaskan. Perasaan senang itulah yang dirasakan Petruk sekarang. Tahun ajaran baru kali ini ia berhasil masuk ke sebuah SMA ternama di kota tempat tinggalnya. Dan sebelum kegiatan belajar-mengajar dimulai, para murid baru diwajibkan untuk mengambil seragam sekolah mereka di koperasi sekolah.

Petugas Koperasi: “Petruk, ini seragam kamu”.

Petruk: “Ya, Bu. (Setelah menerima seragam tersebut Petruk terdiam sejenak) Oiya Bu, seragam ini mesti diapain, ya?”

Petugas Koperasi: “Hmmmm, begini Petruk, seragam sekolah ini kan belum ada badge kelas dan nama kamu, jadi kamu bikin sendiri, ya. Terus jangan lupa, tulis nama kamu di sini.” (Sambil menunjukkan letak badge nama pada seragam tersebut).

Petruk: “Oh begitu.. baiklah bu, kebetulan bapak saya tukang bordir baju, pasti akan selesai cepat.”

Keesokan harinya saat hari pertama sekolah dimulai, murid-murid baru lainnya melihat Petruk dengan berbagai macam tatapan. Ada yang mengerutkan kening, menyipitkan mata, hingga menahan tawa. Petruk pun sebenarnya juga bingung kenapa mereka bersikap seperti itu. Tak lama kemudian seorang perempuan cantik berambut panjang, teman sebangku Petruk, melihat bordiran nama pada seragam Petruk yang bertuliskan: ‘Nama Kamu Di Sini’.


5. Cerita Lucu Sapi Pake Seragam

Hari sabtu ini adalah hari pemabagian raport di sekolah Gareng. Gareng ketakutan setengah mati saat pembagian raport itu karena dia yakin nilai dia sangat jelek dan gak berbentuk seperti mukanya (kasian Gareng). Gareng duduk disebuah bangku dikelas-nya sambil menunggu dengan perasaan yang gak karuan, dan keringet dingin, ibaratnye die lagi pup di WC umum tapi kagak punya duit buat bayar WC-nya.

Guru: “Lionel Garen..”

Gareng: “Iii,, iiiiyaa buuu.”

Guru: “Bujuk busyet Gareng,, sebelum saya ngasih tau hasil raport kamu saya mau bilang sesuatu dulu boleh gak??”

Gareng: “Mau bilang apanya emang bu??”

Guru: “Ini kok Nama sama Muka kamu gak pas yaa? Namanya tuh bagus banget Lionel Gareng, tapi kok Mukannya kayak Gareng pelawak itu? Kenapa bisa kayak gitu?”

Gareng: “Bu, walaupun saya buruk rupa gini, tapi ibu jangan bilang gitu ke saya dong.”

Guru: “Hahaha iya, iya, bercanda aja saya kok, jangan cemberut gitu dong mukanya makin jelek tauu! Oke ini saya kasih tau yaa, raport kamu tuh jelek bangett, duhh. Tapi lebih jelekkan muka kamu sih! Sebenernya kamu belajar gak sih dirumah?? Suka minum susu sapi gak??

Gareng: (Cuman bisa diem aja dibully sama gurunya) “Engg, saya belajar bu dirumah ampir tiap hari, kalo minum susu sapi, saya jarang sih bu..”

Guru: “Waduhh, pantesan aja kamu ini bodoh banget, jarang minum susu toh! Mangkanya kamu harus rajin minum susu sapi biar pinterrr!”

Gareng: “Bu!! Sekarang saya Tanya ke ibu, apa ibu pernah liat Sapi sekolah terus berangkat sekolah pake seragam + Bawa tas dan belajar??”

Guru: “Eee, kamu ini bodoh bener, mana ada sapi bisa sekolah??”

Gareng: “Nahh,, jadi sekarang masih ada yang lebih bodoh dari saya kan? Saya masih mending sekolah, kalo saya minum susu sapi, entar saya ketularan bodoh kaya sapi lagii!”


6. Cerita Lucu Anak Lebih Pintar Dari Orang Tua

Ayah: “Petruk.. nih ayah belikan seragam sekolah, Petruk besok masuk sekolah ya, biar jadi anak pintar”

Petruk: “Apa ayah ikut sekolah?”

Ayah: “Oh tentu tidak, Petruk saja biar Petruk jadi anak pintar.”

Petruk: “Memang sih yah, kalau anak lebih pintar dari Orang tua.”

Ayah: “Kok bisa begitu?”

Petruk: “Yang belikan seragam ini kan ayah, yang belikan mainan Petruk juga ayah, yang ngasih uang jajan juga ayah,”

Ayah: “Nah, itu tandanya orang tua lebih pintar dari anak, siapa yang bilang kalau anak lebih pintar dari orang tua?”

Petruk: “Tapi ayah kan anak kakek, mengapa ayah lebih pintar dari kakek, seharusnya kakek yang belikan Petruk seragam..”

Ayah: “?/@?!O@#!”


7. Cerita Lucu Seragam: Kode Bercinta

Seorang lelaki yang bekerja di pemadam kebakaran bercerita kepada istrinya,

Suami: “Di sana kalau misalnya terdengar Bel Satu, itu berarti kita harus segera mengenakan seragam. Bel Dua berbunyi artinya semua harus segera menuju ke truk. Bel Tiga berarti semuanya sudah berada di atas truk dan siap pergi ke tempat kebakaran. Nah, aku ingin kita juga memakai sistem ini dalam bercinta.”

Istri: “Jadi kalau kamu bilang Bel Satu, aku harus segera telanjang. Bel Dua, segera ke tempat tidur dan Bel Tiga kita mulai bercinta? Baiklah kalo begitu.”

Keesokan harinya ketika si suami tersebut pulang kerja, ia berteriak,

Suami: “Bel Satu!”

Istri: (Langsung melepaskan semua bajunya).

Suami: “Bel Dua!”

Istri: (Lalu naik ke tempat tidur).

Suami: “Bel Tiga!”

Mulailah mereka memadu kasih. Beberapa saat kemudian isterinya teriak,

Istri: “Bel Empat! Bel Empat!”

Suami: “Apa maksudmu?”

Istri: “Perpanjang selangnya. Semprotanmu masih jauh dari api..”