4 Cerita Lucu Humor Anak Alay Yang Gokil Abis

Kumpulan Cerita Lucu Tentang Anak Alay Terbaru – Anda penggemar cerita lucu? Ingin membaca cerita pendek paling lucu yang konyol, gokil, dan kocak? riajenaka.com tempatnya. Koleksi cerita humor disini terdiri dari beragam topik yang bisa membuat Anda tertawa lebih ngakak dari sebelumnya. Setiap terbitan artikel cerita lucu humor hanya disajikan dalam satu tema supaya Anda lebih puas dan terhibur.

Posting terbaru kali ini mengupas cerita lucu Anak Alay. Silahkan disimak dengan baik dan siapkan ekstra energi untuk tertawa setengah mati. Kumpulan cerita lucu banget tentang Anak Alay dikumpulkan dari berbagai sumber gokil cerita pendek lucu. Tentunya cerita humor Anak Alay paling lucu yang dipilih sudah lulus uji standar kelayakan ngakak dan konyol minimum yang disyaratkan oleh pemerintah. Akhir kata, selamat menikmati cerita lucu gokil bikin ngakak dibawah ini.

4 Cerita Lucu Humor Anak Alay Yang Gokil Abis

1. Cerita Lucu Anak Alay: Ntar Wauwnya Nyusul

Suatu hari di sebuah kota metropolitan.

Ustad: “Muridku, sudah berapa lama kamu belajar mengaji dengan saya?”

Anak Alay: “Helo? Pak Ustad emang gw harus ngitung hari kayak Kris Dayanti, please dechh?”

Ustad: “Bukan begitu muridku, murid Pak Ustad yang berumur 5th udah pandai mengaji, sedangkan kamu kan udah dewasa?”

Anak Alay: “Sumpeh loh? Emang Gue Pikirin pak Ustad? Masalah juga buat loh!”

Ustad: “Ga gitu juga, masa kamu kalah dengan mereka2 yang masih anak2? Mereka sudah lancar mengajinya, sedang kamu belum bisa, padahal sudah belajar dengan saya udah 3th lamanya.”

Anak Alay: “Terus! Gw haruus bilang wow gitoh?”

Ustad: “Ga usah dari Wauw dulu masih jauh, pelan pelan aja, mulai dar Alif, BA’, TA’, TSA’, Ntar Wauw nya nyusul.”

Anak Alay: !@#$%^&*


2. Cerita Lucu Anak Alay: Udah Pulang Aja

Dokter: “Apa yang anda keluhkan, Mbak?”

Remaja Alay: “Mau tau aja atau mau tau banget?”

Dokter: “Dua-duanya!”

Remaja Alay: “Terus kalau Pak Dokter tau, gue harus bilang Wow gituh!”

Dokter: “Mbak! Jangan becanda dulu napa!” (Mulai kesal).

Remaja Alay: “Emang kenapa? Masalah buat lo?”

Dokter: “Mbak! Tolong, jawab pertanyaan saya apa yang anda keluhkan?” (Tambah kesal).

Remaja Alay: “Ciyuz, miyapah?”

Dokter: “Aduh mbak! Serius! Mana yang terasa sakit?” (Makin kesal).

Remaja Alay: “Hmm, kasih tau gak yah?”

Dokter: “Hadoh! Lama-lama saya stress nih kalau semua pasien kayak ginih! Udah pulang aja mbak!”


3. Cerita Lucu Anak Alay: Di Interview Kerja

Interviewer: “Apa motivasi anda bekerja pada perusahaan ini?”

Alay: “Mau tau ajah apa mau tau banget?” (Sambil ngedipin mata kaya orang cacingan).

Interviewer: “Apakah anda type orang yang serius dalam bekerja?”

Alay: “Ciyuz, enelan.”

Interviewer: “Perlu anda ketahui bahwa perusahaan ini adalah PMA terbesar di Indonesia.”

Alay: “Teruz gue musti kaget kejengkang guling-gulingan di atas pecahan kaca sambil bilang wow gituh?”

Interviewer: “Maaf mba, disini kantor, bukan tuk pertunjukan debus!”

Alay: “Teruz masalah buat lo hah!”

Interviewer: “Maaf anda gak bisa di terima bekerja disini.”

Alay: “Helow, lo pikir lo tuh siapa? Masih banyak kale yang mau terima gue apa adanya, so what gitu loh!”

Interviewer: “Pintu keluar ada di sebelah sana, silahkan anda keluar!!”

Alay: “Cie, cie, cie, ngambek ni ye.”

Interviewer: “Heh centong aronan ELo gue End.” (Sambit sempak basah).

Alay: “Capcus bo, ada gorila papua ngamuk, yuk mari, yuk, yak, yuk!”

Interviewer: (Bongkar celengan buat beli Baygon).


4. Cerita Lucu Anak Alay: Makasih Infonya

Malaikat: “Siapa Tuhanmu?”

Anak alay: “Kasi Tau ga yaaa.”

Malaikat: “Siapa Nabimu?”

Anak alay: “Mau tau aja apa mau tau banget?”

Malaikat: “Kamu tau tidak, neraka jahannam panasnya 70 kali lipat api dunia!”

Anak alay: “Terus gue harus bilang wow gitu?”

Malaikat: “Saya pastikan kamu masuk Neraka Jahannam.”

Anak alay: “Ciyus?”

Malaikat: “Yaa, ini serius karena engkau telah berbuat sirik semasa hidupmu.”

Anak alay: “Miapah?”

Malaikat: “Demi Tuhan. Biarpun dosamu sebanyak buih di lautan Tuhan akan mengampuni kamu, namun jika kamu berbuat sirik maka itulah Dosa yang tidak akan mendapat Ampunam dari Tuhan.”

Anak alay: “Benelan?”

Karena terbawa suasana dengan kata kata Alay ABG ini, akhirnya malaikatpun ikutan menggunakan kata kata Alay untuk menjawab pertanyaan ABG ini.

Malaikat: “Ca oong cih. Ini Tuhan yang bilang Loh.”

Anak alay: “Amaca. Kalau begitu maacih infonya.”

Malaikat: “Macama.”