3 Cerita Lucu Humor Lonceng Yang Bikin Ketawa

Kumpulan Cerita Lucu Tentang Lonceng Terbaru – Anda penggemar cerita lucu? Ingin membaca cerita pendek paling lucu yang konyol, gokil, dan kocak? riajenaka.com tempatnya. Koleksi cerita humor disini terdiri dari beragam topik yang bisa membuat Anda tertawa lebih ngakak dari sebelumnya. Setiap terbitan artikel cerita lucu humor hanya disajikan dalam satu tema supaya Anda lebih puas dan terhibur.

Posting terbaru kali ini mengupas cerita lucu Lonceng. Silahkan disimak dengan baik dan siapkan ekstra energi untuk tertawa setengah mati. Kumpulan cerita lucu banget tentang Lonceng dikumpulkan dari berbagai sumber gokil cerita pendek lucu. Tentunya cerita humor Lonceng paling lucu yang dipilih sudah lulus uji standar kelayakan ngakak dan konyol minimum yang disyaratkan oleh pemerintah. Akhir kata, selamat menikmati cerita lucu gokil bikin ngakak dibawah ini.

3 Cerita Lucu Humor Lonceng Yang Bikin Ketawa

1. Cerita Lucu Lonceng Kecil Di Dalamnya

Dalam Hutan Nasional Alaska, pemandu wisatawan memberi pengarahan kepada sekelompok wisatawan tentang hiking di wilayah beruang buas,

Pemandu: “Pertemuan dengan beruang sebagian besar terjadi ketika pejalan kaki, dengan ekstra tenang di sepanjang jalan dengan harapan melihat satwa liar, tanpa sengaja tersandung dengan beruang. Kejutan yang dihasilkan bisa menjadi bencana besar.”

Untuk menghindari hal ini, ia menyarankan agar setiap pejalan kaki memakai lonceng kecil di pakaian mereka untuk memperingatkan para beruang mengenai kehadiran mereka.

Pemandu: “Juga, (Katanya lebih lanjut) Secara khusus berhati-hatilah ketika Anda melihat tanda-tanda beruang di daerah tersebut, terutama bila Anda melihat kotoran beruang.”

Satu wisatawan: “Bagaimana Anda mengidentifikasi bahwa itu adalah kotoran beruang?”

Pemandu: “Oh, itu mudah. (Jelasnya) Biasanya kotoran itu berisi lonceng kecil di dalamnya!”


2. Cerita Lucu Lonceng: Berbunyi Keras

Suatu hari si Bagong hendak menjadi biarawan. Datanglah dia mendaftar. Tetapi ada 3 syarat yang harus di lalui

1. Tahan puasa selama 2 minggu

2. Berhenti merokok

3. Tahan godaan wanita

Ujian ke 1 dan ke 2 sudah terlewati namun yang ke 3 selalu gagal, hingga ia meminta bantuan pada kepala biarawan yang ada. Maka, didatangkanlah seorang wanita cantik untuk bertelanjang menari-nari di hadapan mereka.

Lalu di ikatkan lonceng kecil pada kemaluan mereka.

Biarawan: “Lihat lah saya, lonceng ini tidak berbunyi. Saya sudah terlatih untuk tidak tergoda wanita!”

Bagong: “Wah sulit bagi saya, lonceng ini tetap berbunyi.”

(Saking kencangnya lonceng bergetar sampai terlempar ke depan).

Biarawan: “Wah payah kamu, coba ambil kembali lonceng itu!”

Si Bagong beranjak kedepan dan hendak mengambil lonceng tersebut. Dan saat ia menungging untuk mengambil lonceng tersebut.

(Krincing, krincing, krincing).

Lonceng yang menempel di biarawan itu berbunyi keras.


3. Cerita Lucu Lonceng: Tidak Kelihatan Ada Bandulannya

Istrinya telah hamil, maka Petruk girangnya bukan main. Petruk dan istrinya berketetapan minta cuti panjang untuk pulang dan tinggal bersama di rumah ayah mertuanya, di sana mereka akan menunggu kelahiran anak itu.

Tidak terduga, waktu cuti Petruk telah habis, tetapi anaknya yang ditunggu-tunggu itu masih belum lahir.

Petruk: “Kelak bila putraku telah lahir, jangan telepon ke kantor mengatakan bahwa aku telah memiliki seorang anak laki-laki, karena aku tak mempunyai niat mengeluarkan sejumlah uang untuk menjamu mereka. Bapak cukup meluncurkan sepucuk SMS ke HP-ku, katakan bahwa kiriman loncengnya sudah sampai. Ini adalah kata sandi mengenai kelahiran anak kami yang kami setujui bersama.”

Akhirnya anaknya telah lahir, tetapi bukan anak laki-laki, melainkan seorang anak perempuan. Ayah mertua Petruk teringat pada pesan menantu lelakinya. Maka,

Ayah mertua: (Dalam hati sedang berfikir) “Jika aku memberitahu dia kiriman loncengnya belum sampai, ia tentu akan salah paham, dikiranya anaknya telah terjadi sesuatu sehingga ada kemungkinan ia akan segera kembali dengan tergesa-gesa. Andaikata di tengah jalan terjadi lagi hal-hal yang di luar dugaan, nanti kan tak baik jadinya.”

Maka itu, ayah mertua Petruk segera mengirim sepucuk SMS dengan isi sebagai berikut,

“Kiriman loncengnya sudah sampai, tetapi tidak kelihatan ada bandulannya.”