Kumpulan Cerita Lucu Bule

Cerita Lucu Bule – riajenaka.com. Saat orang asing atau yang disebut bule mengunjungi negara kita, tentu banyak terjadi kejadian yang sangat lucu dengan bule tersebut. Hal ini dikarenakan, seorang bule memiliki sebuah tradisi yang sangat berbeda dengan negaranya. Penasaran dengan cerita lucu bule ? berikut ini adalah cerita lucu tentang bule yang bisa membuat kamu tertawa.

cerita lucu bule

Cerita Lucu Bule

1. Bule Membeli Tiket di Bandara

Di sebuah bandara, terdapat seorang nenek tua yang menjual jamu. Nenek tua itu bernama Mpok Nori. Pada suatu hari, Mpok Nori didatangi oleh seorang turis yang membuatnya sangat kaget.

Turis bule : “Excusme madam, Do you have a direct flight to Jogjakrta tomorrow ? I’m need one.”
Karena sudah terbiasa menghadapi Turis dan mengerti bahasa inggris, Mpok Nori heran mengapa sang bule menanyakan tiket Jogjakarta kepadanya. Dan akhirnya Mpok Nori berbicara dengan terbata-bata menjawab pertanyaan bule tersebut.

Mpok Nori :“ what do you mean by ticket to jogjakarta? I do not understand”
Sambil menunjuk logo jamu Mpok Nori si bule berkata “Air Mancur’s is domestic flight, isn’t it ?”

2. Orang Bule Dengan Orang Jawa

Soimah adalah orang Jawa yang berasal dari pelosok. Ia tidak sekolah dan tidak pernah pergi ke kota. Suatu hari ia pergi ke Jakarta untuk mencari pekerjaan. Dan pada sebuah bangunan terdapat tulisan di pintu yang tidak bisa Soimah Baca, kemudian ia pun bertanya kepada seseorang.

Soimah : “Mas bertanya ? itu tulisan apa ya ?”
Orang Jakarta : “Itu bacanya ‘Open’ mbak.”
Soimah : “Oh itu open ya ? ”

Orang Jakarta tersebut langsung mengiyakan dan akhirnya pergi meninggalkan Soimah. Karena di kampungnya iya tidak bisa berbicara “v”, ia mengira bahwa Open adalah alat pemanggang. Dan bangunan tersebut adalah alat pemanggang yang sangat besar. Tidak lama kemudian terdapat seorang bule yang akan memasuki gedung itu. Dan ia berkata sesuatu kepada bule itu.

Soimah : “Mister jangan masuk situ, itu Open berbahaya.”

Turis Bule menjawab dengan kata “yes” karena ia tidak bisa berbagasa Indonesia dan hanya mengerti kata ‘Open’. Bule tersebut meninggalkan soimah dan masuk ke dalam bangunan tersebut. Dan tidak lama kemudian, keluar seorang bule yang berbeda namun berkulit hitam, Soimah kemudian berkata kepada bule itu.

Soimah : “Tuh kan, sudah saya bilangin itu open gak percaya. Jadi hitam kan kulit kamu. Mangkannya kalau ada orang bicara di dengerin. ”

Karena ia tidak mengerti dengan apa yang diomongkan Soimah, bule tersebut langsung pergi. Karena sangat ketakutan, akhirnya Soimah pergi ke apartemen teman kampungnya yang bernama Nunung. Nunung sudah sangat lama tinggal di Jakarta dan lebih modern daripada Soimah. Akhirnya, Soimah menceritakan kejadian tadi kepada Nunung.

Soimah : “Nung, aku tadi ketemu bule, orangnya ngeyel banget gabisa dibilangin.”
Nunung : “Ngeyel giamana to ?”
Soimah : “Tadi aku kan ke sebuah bangunan, di pintunya ada tulisan ‘Open’. Terus aku bilang ke Bulenya jangan masuk, itu ‘Open’ tapi tetap ngeyel aja. Pas keluar jadi item kulit si bulenya, salah sendiri di bilangin gak percaya.”
Nunung : “Oalah Soimah Soimah , ‘Open’ itu artinya buka, berarti bangunan itu sedang buka. Bukan Open alat pemanggang Soimah!”

Soimah pun merasa malu sambil menggaruk garuk kepalanya yang tidak gatal sama sekali.