Cerita Lucu Tentang Jodoh Yang Bikin Ketawa

Cerita Lucu Jodoh – riajenaka.com Jodoh adalah sebuah misteri dalam hidup. Jodoh berada di tangan tuhan, kita tidak pernah mengetahui siapa jodoh kita dan kapan akan datang. Namun, jika jodoh tidak datang-datang membuat kita merasa semakin ngenes. Apakah kamu termasuk orang yang belum menemukan jodoh ? berikut ini adalaah cerita lucu jodoh yang tentunya akan menghibur kamu. Yuk baca cerita dibawah ini!

cerita lucu jodoh

Cerita Lucu Tentang Jodoh

1. Perjalanan Mencari Jodoh

Di sebuah kota Jakarta, ada perempuan bernaman Oneng yang sampai saat ini belum mendapatkan jodoh. Saat di cafe, ia bercerita kepada temannya yang bernama Nunung. Oneng berkata “Nung , gue sedih kenapa sampai sekarang belum nemuin jodoh gue.”
Nunung pun menjawab “Jangan sedih neng, kemarin gue barusan daftarin lo ke biro jodoh, sebentar lagi ada laki-laki yang datang kesini buat nemuin elo, sana dandan yang cantik.” Kemudian Oneng pergi ke toilet untuk berdandan. Namun, tak lama kemudian datanglah seorang laki-laki biro jodoh yang bernama Petruk dan duduk disamping Nunung. Namun, tak lama kemudian juga datang lagi seorang laki-laki yang bernama Gareng. Mereka berdua mengira bahwa Nunung adalah Oneng.

Gareng : “ternyata kamu cantik, saya tidak salah untuk memilih kamu.”
Karena merasa duluan mendekati Nunung, Petruk tidak terima dan akhirnya mereka bertengkar Nunung pun akhirnya melerai mereka berdua.
Nunung : “Sudah jangan bertengkar! Saya bukan Oneng tapi temannya. Yang mau bertemu kalian adalah teman saya yang masih di toilet.!”
Gareng : “Baiklah, kalau lo cantik pasti temen lo lebih cantik.”
Petruk : “Enak aja kan gue duluan yang datang! Oneng buat gue!”
Nunung : “Sudah biarkan Oneng yang memilih. ”
Oneng pun akhirnya muncul dari toilet dengan memakai cadar di wajahnya.
Oneng : “Maaf sudah menunggu lama, saya senang bisa direbutkan oleh dua orang.”

Petruk dan Gareng masih membayangkan wajah Oneng yang kemungkinan lebih cantik daripada Nunung. Mereka berdua berlomba-lomba memperebutkan Oneng dengan berbagai gombalan maut yang membuat Oneng menjadi semakin salah tingkah dan malu-malu.
Selain itu mereka juga menunjukkan berbagai macam kelebihan mereka dan pekerjaan mereka agar Oneng tertarik dengan salah satu dari mereka.

Petruk : “Oneng, kalau kamu memilih abang, hidup Oneng pasti akan bahagia. Di Desa, Abang punya banyak lahan dan sawah untuk kebutuhan kita saat menikah nanti. Masa depan Oneng pun pasti terjamin.”
Gareng : “Yaelah sawah milik ortu aja bangga! Oneng sama abang aja, abang punya mobil mewah yang siap membawa Oneng kemanapun pergi. ”
Nunung merasa bosan dari tadi, akhirnya ikut buka suara agar cepat selesai.
Nunung : “Sudah, Neng mending lo buka cadar lo dan milih salah satu dari cowok ini yang pantas buat lo!”
Akhirnya Oneng membuka cadarnya. Namun setelah membuka cadarnya, Petruk dan Gareng melongo dan tidak percaya. Karena Oneng berdandan dengan sangat menor, dan wajah asli Oneng jauh dari ekspetasi mereka berdua.
Oneng : “Kenapa melongo ? kalian kagum dengan kecantikan saya ? keputusan saya, saya akan memilih….”
Petruk : “Buat elu aja reng, gue iklhas lahir batin kok.”
Gareng : “Kalau model begini mah gua ogah daripada sama dia mending gua sekarang kabur!!”
Petruk pun ikut menyusul gareng dan mereka berdua lari terbirit-birit menjauhi cafe setelah mengetahui wajah Oneng. Sementara Oneng, ia pun merasa sangat sedih karena melalui biro jodoh pun tidak ada yang mau dengan dia.