Cerita Lucu Turnamen Sepakbola Anggota Napi

Cerita Lucu Sepakbola – riajenaka.com. Pasti sudah tidak asing lagi mendengar permainan sepakbola. Permainan ini adalah sebuah cabang olahraga yang memiliki banyak penggemar. Bahkan permainan ini termasuk dalam cabang olahraga yang mendunia. Tapi kalo permainannya dimainin sama Para Anggota Napi, gimana jadinya ya? Simak cerita humor ini di Cerita Lucu Turnamen Sepakbola Anggota Napi. Dijamin bikin kamu ketawa terus!!!

Cerita Lucu Turnamen Sepakbola Anggota Napi

Di Rumah tahanan Pondok Bambu sedang mengadakan acara turnamen Sepakbola untuk para anggota Napi. Ini bertujuan agar para tahanan tetap terlihat bugar.

Kali ini yang akan bertanding adalah regu kesebelasan mantan maling vs regu kesebelasan mantan narkoba. Pada pertengahan permainan, regu narkoba memimpin jauh sebanyak 4-2.

Komeng sebagai pemimpin regu maling sangat kesal. Saat istirahat ia mencoba memberi semangat kepada anggotanya.

Komeng : “Gimana sih kalian ini?! Kita kan maling. Kita punya kelebihan dari mereka..”

Anggota maling : “Memang apa kehebatan yang kita punya Bos???”

Komeng : “Kita itu memiliki kecepatan lari yang jauh lebih kencang daripada mereka. Tenaga yang kita punya juga jauh lebih kuat. Sudah semestinya kita lah yang memenangkan turnamen ini!!!”

Anggota Maling : “Tapi Bos, ada yang tidak kita miliki dari mereka..”

Komeng : “Apa itu..???”

Anggota Maling : “Tentang strategi Bos, Mereka sangat cerdas dalam menyusun strategi..”

Komeng : “Halah.. Kita ngga perlu pake strategi strategi segala. Bagaimana kalo kita main secara brutal saja, kalo perlu kita tendang saja anggota mereka bahkan kita celakai semua anggotanya. Setuju????”

Anggota Maling : “Tapi Bos, itu sangat berbahaya bagi regu kita. Bukannya kemenangan, tapi malah dapat kartu kuning atau bahkan bisa sampai kartu merah, bagaimana Bos???”

Komeng : “Hadeh… Kalian ini bagaimana sih?!! itu persoalan yang sangat mudah untuk kita. Lagian kita ini kan mantan maling. Tadi saat wasit sedang kekamar mandi kedua kartu itu berhasil aku ambil. Pasti mereka sudah tidak punya kartu itu lagi. Jadi, kita ngga akan dapat kartu merah atau pun kuning. Beres kan???”

Anggota Napi : “WEDYAANN Bos… Bos..!!!!!!”