Cerita Lucu Nasehat Dari Ibu

Cerita Lucu Ruang Tamu – riajenaka.com. Cerita lucu singkat bikin ngakak kali datang dari seorang anak laki laki yang sangat patuh dan manut terhadap perintah ibunya. Setiap nasehat ibunya selalu dia patuhi dan laksanakan. Tetapi ada sebuah nasehat ibunya yang membuat dia salah tangkap. Sehingga terciptalah sebuah cerita yang mengocok perut ini!!

Seperti apa ya kisah lucunya? Penasaran kan.. Baca selengkapnya di Cerita Lucu Nasehat Dari Ibu dijamin bakal bikin kamu ketawa tanpa henti..!!!

Setiap hari minggu Bagong yang masih duduk di kelas 1 selalu membantu pekerjaan ibunya membereskan rumah. Saat itu ia sedang membersihkan ruang tamu yang terlihat kotor. Ibunya sedang mencuci piring di dapur. Ketika sedang asyik bersih bersih di ruang tamu. Ibunya memanggil dari dapur dan meminta untuk di belikan Sunlight di warung milik empo nori.

Ibu : “Bagong, Tolong kamu ke warung empo nori belikan ibu sunlight yang ukuran sedang aja, nah ini uangnya. Tapi kamu harus ingat warungnya empo nori itu melewati jalan raya. Pokoknya kamu harus hati hati kalo mau nyebrang, jangan nyebrang sebelum ada bis lewat ingat itu..!!!”

Bagong : “Siap Bu.. Bagong pergi dulu ya.. Assalamualaikum..”

Ibu : “Iya Waalaikumsalam…”

Akhirnya Bagong segera pergi ke warung empo nori. Hampir satu jam lebih ibu menunggu dan bagong tidak kunjung pulang kerumah khawatir terjadi sesuatu ibunya pun menyusul Bagong ke warung.

Ibu : “Bagong kok lama banget ya jangan-jangan dia ketabrak bus yang lewat lagi (Raut muka khawatir).”

Setelah sampai di pertigaan warung empo nori, ibunya sangat terkejut melihat anaknya berdiri terdiam di pinggir jalan.

Ibu : “Aduh.!!! Bagong kamu ngapain malah berdiri sendirian disini? Bukannya langsung pulang ibu sudah lama menunggumu dirumah..”

Bagong : “Abis dari tadi aku tidak bisa bisa menyebrangi jalanan ini bu.”

Ibu : (Tampak keheranan) “Lho mengapa tidak bisa? Jalanan ini terlihat sepi sepi saja kok..”

Bagong : “Memang iya bu jalanan nya sangat sepi. Aku ingin menyebrang tapi tidak ada satupun bus yang lewat sini.”

Ibu : “Memangnya apa hubungannya dengan bus yang tidak lewat??”

Bagong : “Lho tadi kan kata ibu menyuruhku jangan menyebrang sebelum bus lewat. Setelah 1 jam aku menunggu tidak ada satupun bus yang lewat sini. Oleh sebab itu jadi aku tidak bisa menyebrang jalanan ini..!!”

Ibu : “Owalah Bagong .. Bagong..!!! (Sambil mengelus dada).”