Cerita Lucu Sakit Mata Paling Aneh

Cerita Lucu Tentang Mata – riajenaka.com. Ternyata di indonesia ada juga lho sakit yang paling aneh .. Mau tahu seperti apa kisah lucu antara ibu dan anak bersama dokter mata.

Bermula dari mata sang anak yang melotot keluar dan ibunya pun langsung membawanya ke dokter mata. Lantas apa yang dilakukan Dokter mata itu sehingga mata sanga anak bisa kembali sehat? Ikuti kisahnya dalam Cerita Lucu Sakit Mata Paling Aneh dijamin bakal ketawa ketiwi tanpa henti..!!!

Di pagi hari yang cerah, seorang ibu beserta anak perempuannya mengunjungi ke sebuah klinik dokter mata didekat rumahnya. Jam masih menunjukkan pukul 07.00 sedangkan dokter mata itu biasa buka praktek pada pukul 09.00.

Dengan raut wajah yang sangat panik, ibu itu mencoba mengetuk pintu klinik dokter tersebut dengan sangat keras hingga berulang kali juga sambil menggendong sang buah hati dengan mata melotot yang hampir mau copot keluar.

Ibu : “Permisi Dok.. Dok tolong anak saya segera dok.. saya mohon dok.. Buka pintunya Dok.. (Sambil mengetuk pintu denagn keras & muka penuh kepanikan).”

Dokter : (membuka pintu klinik) “Waduhh.. maaf sekali bu.. saya belum buka praktek ini masih terlalu pagi.. Ibu bisa kembali lagi nanti di jam 9 pagi saja..”

Ibu : (Tetap bertahan kokoh) “Yaudah begini saja .. saya akan bayar dokter berapapun, asal dokter mau menangani anak saya sekarang juga..!!”

Dengan perasaan iba akhirnya dokter itu pun mau menangani anak dari ibu tersebut.

Dokter : “Baiklah kalo begitu .. Mari silahkan masuk, biar saya periksa terlebih dahulu..”

Setelah menunggu selama beberapa menit sang Dokter pun keluar bersama sang anak yang terlihat sehat dan ceria. Ibunya pun langsung menghampiri anaknya tersebut.

Ibu : “(Heran, sambil memeluk sang anak) Wahh., Dokter memang benar benar hebat, syukurlah sekarang anak saya sudah tidak melotot lagi matanya malahan dia terlihat sangat ceria sekali.. Jadi saya harus membayar berapa jasa dokter ini?”

Dokter : “(Sambil Tersenyum) Ibu tidak perlu membayar sama sekali.. saya berikan gratis untuk ibu dan anak ibu ini..”

Ibu : “AHHH.. yang benar saja Dok… Dokter serius?”

Dokter : “Saya serius Bu.. Tapi saya perlu ingatkan kepada ibu.. Kalau mau masang bando itu jangan terlalu kencang ya.. Kan kasihan anaknya samapi matanya melotot kaya tadi..”

Ibu : “APAHH..!!!!”