Cerita Lucu Kebun Dan Densus 88

Cerita Lucu Kebun – riajenaka.com. Ceria Humor kali ini datang dari kebun jagung. Cerita ini akan membuat kalian semua yang membacanya akan tertawa ngakak. Sebab cerita yang disediakan kali ini penuh dengan kekonyolan yang akan membuat mood anda akan membaik dari sebelumnya. Tanpa panjang lebar, Langsung saja kita simak cerita lucu kebun berikut ini.

Cerita Lucu Kebun Dan Densus 88

Suatu hari, seorang Bapak yang sudah agak tua sebut saja Semar, menulis surat untuk anaknya Bagong, yang sedang di penjara karena kasus terorisme.

(Isi surat Semar)

‘Bagong anakku, Bapak ini kan sudah tua. Dan sekarang sedang musim tanam jagung. Kamu malah di tahan di penjara. Terus siapa yang mau mencangkul kebun yang luas itu. Bapak sudah engga kuat nyangkul sendirian’

Lalu Bangong pun menerima surat tersebut dan membalasnya.

(Isi surat Bagong)

‘Pak, saya mohon, Bapak jangan mencangkul kebun itu ya, karean sudah bagong tanami Bom dan senjata, banyak sekali di sana”

Rupa-rupanya surat bagong, telah di sensor oleh petugas RUTAN,dan sehari setelah Semar menerima surat Bagong. Pasukan densus 88 langsung bergegas ke rumah Bagong untuk mencangkul seluruh kebun jagung tersebut. Dan ternyata hasilnya nihil. Lalu satuan anti teror itu pun balik.

(Isi surat Semar)

‘Gong, setelah bapak terima suratmu, esoknya datang satu peleton petugas mencari senjata di kebun jagung kita. Mereka mencangkul seluruh kebun, namun tanpa hasil. Apa yang harus bapak lakukan sekarang?’

(Isi Surat Bagong)

“Nah, sekarang Bapak mulai tanam jagung saja. Kan sudah dicangkul sama petugas Densus 88. Jangan lupa, kalau ketemu para petugas itu, ucapkan terima kasih kepada mereka. Jangan lupa juga sampaikan salam dari saya.”