4 Cerita Lucu Harta Karun Bikin Ngakak

Cerita Lucu Harta Karun – Anda penggemar cerita lucu? Ingin membaca cerita pendek lucu terbaru paling konyol, gokil, koplak juga kocak? Situs cerita lucu riajenaka.com tempatnya. Koleksi cerita humor disini terdiri atas beragam topik diharapkan dapat membuat Agan tertawa lebih ngakak daripada sebelumnya. Setiap terbitan artikel cerita humor lucu singkat dibawah ini hanya disajikan dalam satu tema supaya agan-agan tambah puas ketawa serta terhibur.

Humor terbaru kali ini mengupas contoh cerita lucu tentang Harta Karun. Silahkan disimak dengan baik lalu siapkan ekstra energi untuk tertawa setengah mati. Kumpulan cerita lucu banget Harta Karun dikumpulkan dari berbagai sumber gokil cerita pendek lucu. Tentunya cerita humor Harta Karun paling lucu yang dipilih sudah lulus uji standar kelayakan ketawa dan konyol minimum yang disyaratkan oleh pemerintah. Tanpa panjang kata lagi, selamat menikmati cerita lucu gokil bikin ngakak berikut. Warning, bisa berisi bacaan sex, jorok atau dewasa.

Cerita Lucu Harta Karun

1. Cerita Lucu Harta Karun: Jin Lampu Ajaib

Seorang pria masuk ke dalam gua untuk mencari harta karun. Dia menemukan sebuah lampu tua, menggosoknya, dan jin keluar. Ternyata itu adalah lampu ajaib seperti di kisah aladin.

Jin mengatakan, “Saya akan memberikan anda tiga permintaan, tetapi mantan istri anda akan mendapatkan dua kali lipat.”

Orang itu setuju, dan berkata, “Pertama,, Saya berharap saya memiliki rumah mewah.” Jin memberikan itu, dan mantan istrinya punya dua rumah mewah.

Orang itu kemudian berkata, “Kedua,, Saya ingin uang satu triliun.” Jin memberikan lagi dan mantan istrinya punya dua triliun rupiah.

Kemudian jin berkata, “Apa permintaan terakhirmu?”

Orang itu lalu berkata, “Takut-takuti saya sampai setengah mati..”


2. Cerita Lucu Harta Karun: Jin Miskin

Pada suatu ketika ada seorang pemuda yang menemukan harta karun. Di antara hal-hal antik dan berharga ia melihat sebuah lampu usang. Dia mengusap lampu dan keluarlah sesosok jin.

“Ya tuan, beritahukan keinginan anda”, jin berkata.

Pemuda itu berkata, “Jin, berikan saya villa besar di mana saya bisa hidup bahagia selamanya dengan pacar saya”.

Jin menatap pria itu dengan keheranan dan berkata, “Wah, kalau saya bisa membuat sebuah villa seperti itu, Anda kira saya akan tinggal di lampu usang dan pengap ini?”


3. Cerita Lucu Harta Karun: Warisan Kapten Kapal Yang Sukses

Sekali waktu ada seorang kapten laut yang terkenal. Kapten ini sangat sukses selama bertahun-tahun membawa kapal dagangnya ke seluruh dunia dengan selamat. Tidak pernah badai laut atau perompak yang dapat mengungguli kepiawaiannya. Ia dikagumi oleh kru dan sesama kapten.

Namun, ada satu hal yang berbeda tentang kapten ini. Setiap pagi ia pergi melalui ritual yang aneh. Dia akan mengunci dirinya di kamar dan membuka brankas kecil. Dalam brankas itu adalah amplop dengan selembar kertas di dalamnya. Dia akan menatap kertas untuk satu menit, dan kemudian menguncinya kembali. Setelah itu, ia mulai melakukan tugas sehari-hari.

Selama bertahun-tahun ritual ini berlangsung, dan krunya menjadi sangat penasaran. Apakah itu sebuah peta harta karun? Apakah itu surat dari kekasih yang lama? Semua orang berspekulasi tentang isi dari amplop yang aneh itu.

Suatu hari sang kapten meninggal dalam perjalanan di laut. Setelah melakukan upacara pemakaman di atas kapal, asistennya memimpin seluruh kru ke kamar kapten untuk menguak rahasia kehebatan sang kapten. Dia membuka brankas, mengambil amplop, membukanya dan…

Asistennya berubah menjadi pucat,, dan menunjukkan kertasnya kepada yang lain. Ada empat kata dalam kertas, dua baris dengan masing-masing dua kata, isinya:

Gas, Kiri
Rem, Kanan


4. Cerita Lucu Harta Karun: Harta Karun Di Belakang Rumah

Suatu hari Mono menemukan harta karun dengan nilai jutaan rupiah di Pantai Pangandaran. Karena tidak mau harta karunnya dicuri orang akhirnya Mono kubur harta karun di belakang rumahnya. Lalu dia tancapkan papan di atas tanah dengan tulisan “Tidak ada harta karun di sini.”

Besoknya datang temannya bernama Mukidi ke rumahnya. Lalu Mukidi lihat tulisan tersebut. Karena penasaran akhirnya dia menggali tanah tersebut dan menemukan harta karun. Karena takut ketahuan, akhirnya dia menuliskan sesuatu di balik papan tersebut yang isinya:

“Bukan Mukidi yang ambil!”

Advertisements

5 Cerita Lucu Petasan Paling Koplak

Cerita Lucu Petasan – Anda penggemar cerita lucu? Ingin membaca cerita pendek lucu terbaru paling konyol, gokil, koplak juga kocak? Situs cerita lucu riajenaka.com tempatnya. Koleksi cerita humor disini terdiri atas beragam topik diharapkan dapat membuat Agan tertawa lebih ngakak daripada sebelumnya. Setiap terbitan artikel cerita humor lucu singkat dibawah ini hanya disajikan dalam satu tema supaya agan-agan tambah puas ketawa serta terhibur.

Humor terbaru kali ini mengupas contoh cerita lucu tentang Petasan. Silahkan disimak dengan baik lalu siapkan ekstra energi untuk tertawa setengah mati. Kumpulan cerita lucu banget Petasan dikumpulkan dari berbagai sumber gokil cerita pendek lucu. Tentunya cerita humor Petasan paling lucu yang dipilih sudah lulus uji standar kelayakan ketawa dan konyol minimum yang disyaratkan oleh pemerintah. Tanpa panjang kata lagi, selamat menikmati cerita lucu gokil bikin ngakak berikut. Warning, bisa berisi bacaan sex, jorok atau dewasa.

Cerita Lucu Petasan

1. Cerita Lucu Petasan: Celaka Gara-gara Bermain Petasan

Suatu hari Iskhak ketemu ama temen lamanya namanya Mono. Pas ketemu mereka berdua pada kaget karena mereka sama-sama kepalanya pada bocel, mukanya gosong, ama giginya ompong.

Si Iskhak cerita kalo mukanya rusak, kepalanya bocel, ama giginya ompong gara-gara ngikut nyemprot kebakaran sambil mangap.

“Waktu gue mangap ngga taunya ada tabung gas elpiji mleduk…” kata Iskhak.

Trus Iskhak nanya ama Mono kenapa kok kepalanya bocel.

“Abis tarawih gue nyalain petasan pakai rokok, abis gue nyalain sumbunya, petasan gue lempar ke orang jual soto pikul trus gue sembunyi sambil ngisep rokok. Gak taunya gue ketahuan, gue dikejar-kejar trus kepala gue dipukulin ama pikulannya soto” kata Mono.

“Trus muka lu kenapa gosong?” tanya si Iskhak lagi.

“Habis kepala gue sembuh gue main petasan lagi, abis sumbunya gue nyalain pakai rokok, petasan gue lempar ama orang jualan bakso trus gue sembunyi lagi, sambil ngisep rokok. Eh gua ketauan lagi, gua dikejar trus disiram ma kuah bakso” kata Mono.

“Ah lu tuh, gitu kagak kapok-kapok. Trus tu gigi lu napa kok abis semua” tanya Iskhak lagi.

“Oh yang ini critanya laen, waktu gue mau nyalain petasan pake rokok tiba-tiba ada orang pacaran lewat.”

“Nah lo, makanya jangan suka ngintip, paling lo ditonjok sama cowoknya gara-gara ngintip.” kata Iskhak sok tahu.

“Gak begitu critanya” kata Mono.

“Lha trus kenapa??” tanya Iskhak.

“Gue lupa…. rokok gue yang gue lempar….”


2. Cerita Lucu Petasan Bombat Super Happy

Di sebuah lokalisasi, terjadilah percakapan antara 2 Wanita Tuna Susila, Satu bernama Oneng dengan paras cantik, seksi dan bahenol. Dan satunya lagi bernama Omas, lumayan cantik juga, body biasa saja umurnya pun lumayan tua.

Si Oneng iri pada si Omas karena hampir tiap hari menerima tamu silih berganti tanpa henti. Sedangkan Oneng sesekali aja terima tamunya. Oleh karena itu si Oneng memberanikan bertanya pada si Omas…

Oneng: “Tin, tiap hari tamunya banyak..,resepnya apaan sih…?
Omas: “Aku pakai mercon cabe…” Dengan muka terheran-heran si Omas melanjutkan pertanyaannya,

Oneng: “Pakai mercon cabe?!. Maksud lo..?!”
Omas: “Ditengah-tengah begituan aku nyalakan petasan cabe, nanti kalo tamu bertanya jawab aja itu bunyi keperawanan yang pecah…”

Rasa percaya dan nggak percaya menyelimuti perasaan si Oneng. Tapi besoknya si Oneng mencoba trik jitunya si Omas. Tamu pertama masuk ke kamar Oneng. Selanjutnya, sambil maen Oneng nyalain petasan dan bunyi “der..!”

Tamu: “Apa itu Neng…??”
Oneng: (menjawab manja) “Keperawananku pecah, Mas?!”

Si tamu manggut-manggut kesenangan. Tamu kedua masuk, selanjutnya samalah seperti sebelumnya begitu seterusnya. Pagi harinya si Oneng mulai berpikir, semalem baru petasan cabe aja tamunya udah banyak banget, apalagi kalo petasan boombat, mungkin lebih banyak kali.

Malam harinya mencoba trik yang lainnya dengan petasan boombat (petasan besar). Tamu udah pada nunggu di luar kamar Oneng. Kegiatan rutin dimulai tamu pertama masuk, orangnya gendut, kumisan, tatoan dompetnya tebel. Begitu adegan dipertengahan si Oneng seperti biasa menyalakan petasan. Karena petasannya besar maka bunyinya.. “”Duorrrrr…. worrrrr…. worrrrrr…. worrrrr!!! (ada echonya).

Sambil menahan sakit, tamu yang gendut bertanya…

Tamu: “Itu apa sih, Neng…??”
Oneng : (menjawab manja) “Biasa lah Mas keperawananku pecah…”

Mendengar jawaban Oneng Si tamu langsung marah-marah…

Tamu: (menghardik sambil meninggalkan Oneng) “Bukan keperawananmu aja yang pecah, Neng!! Biji abang juga pecah tauuuu..
Oneng: “Aduh Gimana ini… Dasar Mercon Boombat sialannnnn..!!!”


3. Cerita Lucu Petasan: Gara-gara Petasan Penjara Seumur Hidup

Seperti kebiasaan pada umumnya didesa Suka Maju kelurahan Suka Mundur klo bulan ramadhan sehabis tarawih pasti banyak anak2 yang mainan petasan alias mercon. Kebetulan desa itu baru aja kedatangan warga baru pindahan dari kota, sebut aja Gareng (17 taun).

Singkat cerita, karna Gareng dari kota maka ia membawa petasan yg super besar dengan harapan bisa pamer dengan orang2 didesa yg barunya itu. Malam harinya Gareng bermaksud membunyikan petasan yang super gede itu di belakang sebuah gedung ga jauh dari tempat tinggalnya. Setelah petasan itu diletakkan diatas tanah lalu Gareng pun menyalakan petasan itu…

DUUUAAAAAAARRRRRRRRRRR!!!!!!!!!!

Gareng pun berteriak kegirangan sampai warga sekitar rumahnya pun keluar saking kagetnya. Singkat cerita, kegirangan Gareng pun berubah menjadi malapetaka ketika sirine mobil polisi berbunyi mendekati Gareng. Berikut percakapannya :

Polisi: “Selamat malam !”
Gareng: “Malem Pak, ada apa ya pak?”

Polisi: “Apa betul anda yg membunyikan petasan tadi??”
Gareng: (sambil senyum2 kecil) “Betul pak, iya pak saya tau saya salah, maaf ya pak heheh…”

Polisi: “Ya klo saya seh bisa memaafkan, tapi hukum tetap berlaku dek.”
Gareng: “Maksudnya apa pak?”

Polisi: “Anda kami tahan!! Dan kemungkinan besar anda akan dipenjara seumur hidup!”
Gareng: (kaget) “Haaaah???saya hanya menyalakan petasan tapi masa bisa mau dipenjara seumur hidup pak!” Bapak jangan ngaco ya, ayah saya pengacara lho pak!” (pikirnya dia gertak balik)

Polisi: “Ya benar anda memang cuma menyalakan petasan, tp anda sudah menghilangkan setidaknya 25 nyawa pasien!!!
Gareng: “Maksud bapak???”

Polisi: “Anda menyalakan petasan tepat dibelakang Gedung Rumah sakit Terapi Jantung, PAHAAAAM!!!”
Gareng: !@#$%^&*()_+


4. Cerita Lucu Petasan: Dicoba Dulu

Ateng sedang di pasar ingin membeli petasan buat persiapan puasa dan lebaran nanti. Karena gak mau rugi beli petasan yang jelek tapi mahal, maka dia bertanya dahulu sebelum membeli.

Ateng: “Bang, yang paling bagus mana?”
Penjual Petasan: “Oh, ini Boss.”

Ateng: “Berapa?”
Penjual Petasan: “Tiga ratus ribu.”

Ateng: “Mahal amat?”
Penjual Petasan: “Lha, tadi khan Boss nanya yang paling bagus?”

Ateng: “Bunyinya gimana, Bang?”
Penjual Petasan: “Bunyinya: dor. Namanya juga petasan.”

Ateng: “Masa tiga ratus ribu sepelan itu bunyinya?”
Penjual Petasan: “Ya lebih keras lah. Masa mulut saya yang jadi acuan?”

Ateng: “Iya dong.”
Penjual Petasan: (sambil teriak) “Bunyinya: DOOORRR!!!!“

Ateng: “Nah, itu baru mantap.”
Penjual Petasan: “Jadi, beli berapa, Boss? Nanti saya korting deh, sebagai penglaris.”

Ateng: “Beli satu aja. Tapi coba dulu dong, buat contoh. Ntar ternyata bunyinya kecil khan sayang duitnya, mahal begitu.”
Penjual Petasan: “Wooo….!!! Denger suara ini aja nih: ASSUUU..!!! Petasan kok dicoba dulu, ya saya rugi ya!!”

Ateng: “Nah, itu bagus. Yang bunyinya asu begitu pasti paling murah.”
Penjual Petasan: “!@#$%^&*()_+”


5. Cerita Lucu Petasan: Ledakan Jumlah Penduduk

Saat anaknya yang ke 10 dilahirkan, untuk merayakannya, serorang India menyulut petasan secara besar-besaran. Di tengah-tengah suara ledakan petasan itu, di bawah gedung terdengar dialog di antara dua anak-anak:

“Di atas gedung ini sedang terjadi apa?”

“Sedang terjadi ledakan jumlah penduduk.”